
Di balik tirai Gea masih belum sadarkan diri dan masih di bantu alat oksigen karna ia masih kesusahan bernafas di tambah keadaan nya memang tidak baik-baik saja sebelum nya.
Setelah menemui Syella putrinya kini Jonathan menemui Gea,"terimakasih nak,kau sudah menyelamatkan saudara mu!papa janji akan menebus semua nya,papa janji akan menjaga mu dengan baik mulai sekarang"ucapnya duduk di kursi samping tempat tidur Gea mencium tangan Gea dengan air mata yang menetes deras.
***
di tempat lain Qanaya yang sudah berhasil operasi dan sudah melewati masa kritis nya tiba-tiba saja kritis lagi bahkan keadaanya semakin memburuk membuat Dokter kebingungan apa yang terjadi sehingga mereka dengan cepat memakai kejut jantung.
setelah beberapa kali melakukan nya,namun tidak ada perubahan ia semakin parah dan alat pendeteksi jantung nya terus bergerak lurus, membuat dokter dan perawat yang ada di ruangan itu panik.
"alat-alat disini tidak begitu lengkap, sekarang apa yang harus kita lakukan pak?"tanya salah seorang dokter pada dokter yang datang bersama Jihan.
"kita lakukan semaksimal mungkin dulu,dan membuat kondisi nya sedikit normal dan kita akan segera bawa dia ke rumah sakit di kota dimana alat-alat nya lebih lengkap.
Jihan yang menunggu di luar sangat terkejut saat melihat operasi berlangsung padahal dua jam yang lalu operasi sudah berhasil.
1 jam kemudian
"Apa yang terjadi?kenapa kalian melakukan operasi lagi barusan?bukan kah tadi sudah selesai"tanya nya pada dokter yang datang bersama nya keluar baru saja.
"keadaan nya tiba-tiba drop dan menjadi kritis lagi bahkan ia kesusahan bernafas,kami pikir mempunyai masalah jadi kami melakukan operasi lagi untuk memastikan tidak ada yang salah"jelas dokter itu.
Jihan menangis mendengar nya ia sangat takut jika Qanaya kenapa-napa,"aku mohon jangan biarkan terjadi apapun padanya!!aku mohon dia harus baik-baik saja!"ucap Jihan dengan lirih dan memohon.
"aku akan mengusahakan nya!aku tidak ingin mengatakan nya tapi kau harus tahu dia tidak mempunyai semangat hidup lagi!.aku sudah melakukan operasi puluhan kali bahkan dan aku tahu setiap keadaan pasien termasuk semangat hidup mereka dan itu hanya akan membuat kondisi nya buruk"jelas dokter itu.
Windi yang mendengar nya begitu sedih,ia tahu ibunya pasti sudah sangat lelah dengan kehidupan nya selama ini karna itu tak mempunyai semangat hidup lagi.
"ku mohon jangan biarkan ibu ku kenapa-napa!!aku hanya mempunyai nya sekarang!"ia langsung sujud di kaki dokter itu membuat dokter dan Jihan terkejut.
Dokter itu membantu Windi berdiri,"jangan khawatir!kami pasti akan berusaha nak"ucapnya.
"kita harus segera membawanya ke rumah sakit yang lebih besar dan lengkap"ia mengatakan nya pada Jihan sembari menenangkan Windi.
__ADS_1
"Lakukan yang terbaik saja asalkan dia selamat"ucap Jihan dengan begitu tegas.
"kita harus berangkat malam ini juga!!karna dia tak punya banyak waktu lagi kami sudah melakukan pengontrolan agar dia bisa bertahan sampai ke rumah sakit yang lebih lengkap!"
"Baiklah!aku akan mengurus surat rujuk nya Sekarang!"Jihan berlari cepat ke meja resepsionis.
***
"habislah aku!!dimana lagi aku harus mencarinya"Deon frustasi tidak menemukan Gea sama sekali sejak tadi siang,ia bahkan sudah mengerahkan beberapa orangnya tapi mereka bahkan tidak mendapat kan Kemana Gea pergi.
"biarkan saja mereka yang mencari!!kita masih ada urusan penting"ucap Nick pada Deon.
"tidak bisa Nick, bagaimana jika terjadi apa-apa pada gadis itu,mama meminta ku untuk menjaga nya!"kukuh Deon.
"lalu bagaimana dengan urusan Gerald?"tanya Nick.
"cari saja gadis itu dulu!kau juga bantu cari dia"ucap Gerald yang baru saja turun dari mobilnya.
"kami akan bantu mencarinya"ucap Gerald meskipun terdengar dingin dan datar.
"Nick kerahkan beberapa orang untuk mencari gadis itu"suruh nya pada Nick memaksudkan orang-orang nya.
Hani dan Alden tiba-tiba datang dengan mobil, membuat tiga pria jangkung itu melihat ke arah mereka.
"Kak Deon biarkan kami ikut mencari Gea"ucap Hani dengan mata berkaca-kaca.
"terserah kalian saja"ucap Deon langsung masuk ke dalam mobilnya untuk mencari Gea begitu pun degan Gerald dan Deon.
Alden dan Hani juga langsung masuk ke dalam mobil untuk segera mencari.
...
"nyonya sesuai dugaan kita,gadis itu benar-benar di cari sekarang bahkan ada banyak orang yang mencari nya"
__ADS_1
Tania yang mendengar nya tersenyum,untung saja sebelum membawa Gea pergi ia sudah melakukan persiapan matang sehingga tidak akan ada yang bisa melacaknya.
"bagus!jangan biarkan sampai mereka menemukan nya"ucap nya kemudian memutuskan telfon.
"sudah ku duga!!anak tiri Jihan itu pasti akan mencari nya"ucapnya tersenyum miring.
"mom!Daddy dimana?"tanya Syella yang beberapa menit lalu sudah sadar.
"tunggu sebentar ya sayang, mommy akan panggil Daddy"ucapnya kemudian menghampiri Jonathan yang sekarang berada di ruangan Gea,dimana memang ruangan Gea dan Hani sudah di pisah Beberapa menit lalu.
"dok,kira-kira kapan dia akan pulih total?",tanya Jonathan pada dokter yang berada di sana untuk memeriksa intens keadaan Gea selama 24 jam.
"untuk pulih total dan kembali seperti biasa di butuhkan waktu setahun ataupun lebih lebih!!tapi untuk bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan normal dibutuhkan waktu selama 3 atau 4 bulan pulih,dan untuk sadar mungkin akan membutuhkan waktu tiga hari dan kami juga harus melakukan perawatan padanya selama sebulan berturut-turut untuk memastikan keadaan nya"jelas dokter itu.
"lakukan terbaik untuk nya"ucap Jonathan.
"kami pasti akan melakukan nya pak"jawab dokter itu.
"papa!!"panggil Tania dengan volume suara tinggi membuat Jonathan dan dokter itu terkejut.
"apakah kau tidak bisa mengecilkan volume suara mu!!"kesal Jonathan dengan suara tajam dan tatapan mendelik.
"lagian papa terus saja di sini!anak sendiri yang sudah sadar bahkan tidak tahu!"balas Tania dengan suara yang tetap dengan volume tinggi.
Jonathan yang begitu kesal di buat langsung menarik nya keluar dari ruangan itu.
...
"apa-apaan kau ini ma!Gea masih dalam proses penyembuhan ketat"tegas Jonathan.
"apa peduliku dia juga bukan putri ku!"ucap Tania dengan begitu enteng nya.
"tapi dia putriku!dia juga mendonorkan ginjalnya untuk Syella!"geram Jonathan dan langsung meninggalkan nya untuk menemui Syella.
__ADS_1
"apa peduliku dia hanya putri haram,dia juga mendonorkan ginjalnya tidak gratis"ucap Tania sinis kemudian mengikuti pergi ke ruangan Syella.
bersambung....