GEA

GEA
Gea gadis yang tenang


__ADS_3

Pria berkacamata itu berdiri di meja dosen dengan tatapan dingin dan tajam menyapu mahasiswa/siswi yang berada di ruangan itu membuat suasana menjadi hening dan mencengkam.


Hani merinding dengan tatapan dan aura dosen itu yang merasa kalau pria itu sangat galak dan menyeramkan.


kemudian pria berkacamata itu menatap mereka dengan tatapan tajam dan tegas,saat pria itu sudah mengalihkan pandangannya barulah Hani menghela nafas lega tapi tiba-tiba pria itu kembali menoleh melihat Gea dengan tatapan yang tak bisa di jelaskan tentu saja Gea bingung namun ia yang memang mempunyai kepribadian tenang dan tidak mudah gugup dan takut tetap berwajah biasa karena ia merasa tidak salah apapun jadi kenapa harus takut hanya dengan tatapan tajam itu.


melihat wajah datar dan tatapan tenang Gea membuat dosen itu tersenyum miring kemudian ia kembali mengalihkan pandangannya nya.


dengan dingin pria itu kembali mengalihkan pandangannya ke semua mahasiswa/siswi,"perkenalkan saya adalah Robert dosen yang mengajar ilmu komputer,saya tegaskan di kelas saya!saya paling tidak suka yang namanya berisik semua harus hening dan mendengar kan saya dengan baik jika tidak sanggup tidak usah masuk di kelas saya!",ucapnya dengan nada datar tanpa ekspresi membuat semua orang tak berani mengeluarkan suara apapun lagi.


setelah selesai kelas Gea dan Hani memutuskan untuk ke kantin,karna Hani begitu lapar karna terlalu gugup dan takut sepanjang dosen Robert menjelaskan.


Hani yang melihat Alden duduk dengan kedua temannya tadi langsung memikirkan sebuah ide,ia menarik tangan Gea dan duduk bersama ketiga pria itu.


"kak Al kami gabung ya!"ucap Hani sudah duduk di sebelah kedua teman Kakaknya sedangkan Gea di biarkan nya duduk di samping saudara kembar nya.


Gea duduk dengan tenang sembari membalas senyum kepada dua teman Alden yang duduk di depannya, saat ia menoleh ke samping nya Alden tampak dingin dan hanya menyantap makanannya.


Hani meninggal kan meja itu untuk memesan makanan mereka meninggalkan Gea bersama ketiga pria itu.


"Gimana kelas pertama kamu dik?"tanya salah satu teman Alden pada Gea.


"semuanya berjalan lancar kak"jawab Gea.


"kamu ambil jurusan apa?"


"jurusan IT"jawab nya lagi.


"jurusan kita sama"


"kenapa kau memilih jurusan itu?"tanya salah satu teman nya lagi ikut perbincangan Gea.

__ADS_1


"aku hanya suka saja jurusan itu"jawab Gea yang memang benar adanya.


"apakah Hani juga di jurusan itu?"


"benar kita mengambil jurusan yang sama"jawab Gea.


uhuk...uhuk...


Alden yang mendengar nya langsung tersedak karena makanan nya sendiri mendengar kalau saudara kembar nya masuk jurusan IT, ketiga orang itu serentak melihat Alden.


"Al kau tidak apa-apa?"tanya kedua temannya itu.


"tidak apa-apa!",jawab Alden cepat dan langsung meneguk air minumnya.


"apa dia bodoh kenapa mengambil jurusan IT"gumam nya mengumpat Hani dalam hati karna ia tahu sendiri kemampuan saudara nya.


"Gea ini sarapan kita!",ucap Hani membawa dua mangkok mie meletakkan satu mangkok di depan Gea kemudian langsung menyantap nya seperti orang yang kelaparan.


Hani tak memperdulikan tatapan saudara kembar nya yang sekarang begitu tajam padanya,ia menyantap mie nya semakin terlihat seperti orang rakus dan tersenyum sumringah kepada Alden membuat Alden kesal dan langsung pergi dari sana dan tanpa sadar menarik tangan Gea pergi dari sana.


Gea menggelengkan kepalanya dengan tersenyum tipis,"tidak apa-apa"jawabnya kemudian berbalik kembali ke meja Hani dengan dua teman Alden yang masih kebingungan.


Alden melihat punggung Gea yang begitu tegap berjalan dengan lurus dan tenang dengan tubuh yang sangat bagus,pakaian yang rapi terlihat seorang pembersih tubuh yang tinggi meskipun hanya sedadanya Karna ia mempunyai tinggi 180 cm sedang kan Gea mempunyai tinggi badan 165 cm.


Jantung nya tiba-tiba berdetak tidak jelas tapi ia langsung menepis nya dan pergi ke kasir kantin untuk membayar makanannya.


"kak sekalian bayar punya kami ya!"teriak Hani agar di dengar kakaknya namun justru semua orang menoleh ke arah Hani dengan tatapan aneh membuat Suasana tiba-tiba senyap.


Alden begitu malu di buat adiknya yang memang Barbar tidak jelas,ia bersumpah dalam hati kalau ia pasti akan memberikan pelajaran untuk Hani.


***

__ADS_1


sore hari setelah selesai kampus karna jarak ke perumahan mereka memang tidak begitu jauh kedua gadis itu memilih untuk berjalan kaki,mahasiswa/siswi di kampus memang kebanyakan tinggal di asrama jadi mereka juga berjalan kaki menuju asrama masing-masing jadi jalan.


lagi pula di kota itu memang lebih banyak berjalan kaki,kendaraan hanya sedikit sehingga polusi sangat bersih karena ada banyak pepohonan kecil di sisi jalan sehingga sepanjang pinggir jalan sangat banyak pejalan kaki baik itu ingin berkerja pulang kerja dan lain-lain.


"Gea mulai besok kita bawa sepeda aja yuk!"ajak Hani melihat beberapa orang yang naiki sepeda.


"aku tidak punya sepeda"jawab Gea.


"seperti nya aku punya dua sepeda di rumah kau bisa memakai nya satu!"ucap Hani bersemangat.


Gea mengangguk kan kepala setuju,"boleh"ucapnya.


"Hani!!"teriak Seseorang dari belakang membuat Hani menoleh ke belakang begitu pun dengan Gea.


"Alden"ucapnya bingung melihat kembaran nya itu yang berjalan ke arah mereka.


"kau pulang?"tanyanya saat Alden sudah berada di depannya.


"menurut mu!"ucap Alden kemudian berjalan mendahului kedua gadis itu.


Hani yang tidak percaya kalau kembaran nya itu pulang sangat bingung dan langsung menarik tangan Gea berlari mendekati Alden yang berjalan begitu cepat.


"apa kau benar-benar pulang?"tanyanya berlari kecil menyetarakan langkah panjang Alden.


"bawel banget nih anak!ya iyalah emang kamu pikir ini jalan ke asrama ku!", kesal Alden langsung menjitak kepala Hani membuat Hani tidak senang dan langsung memukuli pundak Alden tapi dengan cepat Alden berlari dengan tertawa girang karna berhasil menjitak kepala Hani cukup kuat.


citra pria dingin cuek Alden sudah hancur di mata Gea.


Hani tidak terima mengejar nya bahkan membuka sepatunya dan melempari Alden namun sama sekali tidak kena,ia terus mengejar karna ia tidak terima.


Gea tertawa melihat tingkah keduanya ia berjalan dengan santai mengikuti Alden dan Hani yang berlari,di saat bersamaan sebuah mobil mewah yang tadi pagi menghebohkan kampus lewat tampak pria paruh baya yang tadi pagi ada di mobil itu karna terlihat dari kaca mobil yang di buka lebar.

__ADS_1


"sebenarnya siapa pria itu kenapa tadi aku merasa aneh saat dia menatap ku dan juga dia menatap ku tadi agak aneh?"pikirnya sembari terus berjalan.


bersambung....


__ADS_2