
"baiklah!"Teresa sudah tidak tahan lagi ia merasa sangat di permalukan oleh Qanaya Belum pernah ada yang memperlakukan nya Seperti itu selama ini.berbicara tidak sopan dan membentaknya bahkan berbicara kasar padanya tanpa ada sedikit pun rasa hormat.
Ia berdiri dengan memasukkan kembali uang nya ke dalam tas.
"silahkan keluar"Qanaya dengan tatapan tajam mempersilahkan nya keluar.
"bersikap sopan lah! apakah anda tidak tahu dengan siapa anda berbicara?"ucap pengawal itu kesal Dengan Qanaya namun Qanaya sama sekali tidak peduli.
"aku tidak peduli,yang aku tahu kalau dia adalah orang tua yang tidak berhasil mendidik anaknya hingga merusak anak orang lain beserta merusak kehidupan cita-cita orang lain!"Qanaya ingin meluapkan semua nya di hadapan wanita yang merupakan ibu dari pria yang ia benci itu sampai membuat nya lega.
"saya tidak akan melupakan ini!!kau akan mendapatkan pelajaran karna mempermalukan saya!"setelah mengatakan nya Teresa Langsung pergi dengan sangat marah dengan di ikuti oleh kedua pengawal nya itu.
Tiba-tiba tubuh Qanaya lemas hingga tubuhnya ambruk di sofa dengan nafas besar ia memegang dadanya yang ternyata begitu berdetak kencang.
"Ibu kau tidak apa-apa?"Windi datang dan duduk di samping Qanaya.
"Ibu tidak apa-apa,apa kau takut?"tanya Qanaya dengan mengusap pucuk kepalanya membuat Windi menggelengkan kepalanya.
"Baguslah"
"Bu orang-orang itu tadi..."
"tidak ada,mereka hanya mengatakan omong kosong"Qanaya langsung memotong ucapan Windi ia tahu kalau Windi sudah mendengar semuanya.
"pergilah tidur ini sudah larut malam,ibu juga ingin tidur"ucapnya kemudian meninggalkan Windi yang masih kebingungan duduk di sofa.
***
"sudah lama Ibu tidak bertemu dengan Gea,rasanya ibu sangat rindu padanya dia juga tidak pernah mengangkat telfon ku"
Robert yang mendengar nya menghentikan tangannya yang akan memasukkan sarapan ke dalam mulutnya,ia juga sebenarnya bingung karna Gea tiba-tiba menghentikan kuliahnya selama sebulan entah karena apa.
"Robert bisakah kau katakan padanya nanti,ibu ingin bertemu Dengan nya di kafe dengan kampus?",
"dia tidak masuk kuliah selama sebulan ini"jawabnya dengan dingin kembali melanjutkan memakan sarapannya.
mendengar nya tentu saja nyonya besar Zenith terkejut,"kenapa bisa?dia pergi kemana?"tanya nya.
__ADS_1
"aku tidak tahu dia tidak mengatakan alasannya"
"... Robert apakah kita harus menyelidiki keluarga Gea?mama merasa kalau benar-benar dekat dengan Gea, rasanya bukan seperti orang biasa yang ku sukai tapi mama Lebih merasa kalau mempunyai hubungan darah dengan nya"
Robert menghentikan tangan nya,"maksud mama?"tanyanya.
"Mama ingat dulu penyebab Qanaya pergi karna berhubungan dengan seseorang hingga membuat papa sangat marah besar dan mengusirnya,jadi Mama pikir kalau Qanaya hamil dan...dan Gea adalah anaknya"
Robert terdiam sejenak namun tertawa sinis,"tidak mungkin itu sama sekali tidak masuk akal bagaimana mungkin hal itu terjadi"ucapnya langsung meletakkan sendok nya dan meneguk air minum nya kemudian pergi begitu saja meninggalkan ibunya.
Wanita tua itu menjadi murung, padahal ia telah memikirkan hal itu sejak lama dan entah kenapa ia yakin dengan hal itu,"apakah aku harus cari tahu sendiri?"gumam nya.
lagipula jika ia tidak bertindak sendiri siapa yang ingin ia andalkan, putranya? bahkan tak percaya padanya.
apalagi suaminya yang begitu jarang di rumah karna selalu sibuk dengan dunia perusahaan nya yang tidak ada penerus nya karna Robert tidak menginginkan nya karena Robert sudah mempunyai pekerjaan sendiri termasuk menjadi pemilik saham terbesar di kampus ternama di negara itu yaitu kampus dimana sekarang ia mengajar bahkan sekarang ia sedang berencana untuk menjadi pemilik kampus itu sendiri.
bukan hanya itu Robert mempunyai banyak rumah sakit yang bertebaran di negara itu dan mall-mall dan banyak aset-aset nya,bukan juga karna alasan itu ia menolak perusahaan ayahnya yang termasuk perusahaan raksasa di negara itu,alasan utamanya karna ia membenci ayahnya yang telah mengusir kakaknya dan kedua ia tahu kalau sebelumnya itu sudah di wariskan pada sang kakak jadi ia tidak ingin mengambil alih nya.
entah sampai kapan suaminya itu akan berhenti bekerja dan menikmati masa tuanya,sebenarnya ia sedikit kasihan pada suaminya yang begitu bekerja keras agar perusahaan nya terus berdiri.
"aku memang harus mencari tahunnya sendiri"gumam nya, sebenarnya bisa saja ia membayar orang untuk mencari tahu tapi ia tidak ingin orang-orang tahu masalah ini.
akhirnya Gea sekarang merawat diri selama sebulan di rumah sakit full,ia begitu senang akhirnya ia bisa pulang dan melakukan aktifitas nya dan bertemu sang ibu.
di perjalanan pulang ia mampir untuk membelikan oleh-oleh untuk ibu dan juga adiknya,ia mampir di toko kue yang dulu pernah ia singgahi bersama Jihan saat ia baru datang di kota itu.
"tunggu sebentar ya pak"ucap nya pada supir taxi kemudian langsung turun dari taxi.
ia sedikit bingung kenapa-napa orang-orang di dalam toko itu tampak berkumpul,karna memang seluruh dinding toko itu adalah kaca jadi Bisa melihat dari luar dan juga bisa melihat ke dalam.
tapi ia ingin cepat-cepat jadi ia sedikit berlari dan langsung pergi ke kasir dan langsung meminta padanya.
karna pesanan nya sedang di buat ia sedikit penasaran dan menoleh ke belakang nya dimana orang-orang berkumpul begitu rame dan tampaknya mengelilingi sesuatu.
"Kenapa kau merusak hubungan Daddy dan Mommy ku!!!!kau membuat mereka sekarang bercerai!!!kau adalah orang jahat kenapa kau mendekati Daddy ku!!"
"aku tidak melakukan nya"
__ADS_1
Gea yang sudah membayar pesanan nya dan menerima nya berbalik melihat kembali kerumunan itu saat mendengar suara yang tidak asing baginya.
ia melangkah kan kaki nya perlahan mendekati kerumunan itu,dan mencoba menerobos kerumunan yang cukup ramai dan memvideokan nya.
"Kau adalah orang jahat orang kejam!!kau merebut kebahagiaan ku!apa tidak ada pria lain untuk kau dekati sehingga mendekati Daddy ku?!!"Isak tangis menggelar di sana.
"ternyata wanita yang waktu itu datang kemari dan membuat keributan soal merebut suaminya itu benar"
"benar-benar kasihan sekali mereka,karna wanita ini istrinya kehilangan suaminya dan anaknya kehilangan keluarga yang lengkap"
"aku sangat membenci orang-orang seperti ini"
"benar sekali, mudah-mudahan orang-orang seperti nya cepat meninggal karna hanya tahu merusak hubungan keluarga orang saja"
"kasihan sekali anaknya"
"berarti keluarga Wilson tidak sebaik yang di kira, keluarga Wilson Benar-benar memalukan"
"benar mereka hanya mengatakan omong kosong"
"hahaha yang katanya mempunyai moral tinggi"
"kembali kan hubungan Daddy dan Mommy ku wanita jahat!!"gadis itu memukuli Qanaya yang terdiam dan menunduk karna ia mendengar orang-orang berkata buruk tentang nya dan juga memvideokan nya,dan ia mempunyai ketakutan yang berlebihan dengan orang-orang yang bersamaan mengatai tentang nya, lebih tepatnya ia mempunyai panik attack sehingga ia akan menjadi sangat ketakutan tak terkendali saat ada banyak orang yang berbicara buruk tentang nya di sekitar nya.
"wanita jahat mati saja kau!!!"teriak gadis itu mendorong Qanaya hingga jatuh dan membenturkan kepalanya pada sudut meja di belakang nya.
Gea yang sedari tadi berdiri di sana karna begitu syok melihat nya dan mendengar semuanya berdiri bak patung hingga ia tersadar saat ibunya di dorong sehingga ia langsung berlari dan menghampiri ibunya.
"ibuu!"teriaknya dengan menangis dan memeluk sang ibu.
"heii kau hentikan!anak kecil tapi begitu bersikap kasar!!"Anna marah pada Syella yang sudah mendorong Qanaya.
Qanaya begitu terkejut melihat Gea tiba-tiba ada di sana.
"ibu tidak apa-apa?"tanyanya dengan mata berkaca-kaca memeluk sang ibu dan menghalangi orang-orang yang mengambil gambar sang ibu.
namun Syella tak mau berhenti sampai di situ saja,"Apakah kau anaknya?kenapa kau membiarkan mommy mu berselingkuh dengan Daddy ku sehingga merusak hubungan mommy ku dan Daddy ku?!!"ucap Syella yang sebenarnya tidak tahu marah namun karna hasutan ibunya dan karna amarah nya tentang orang yang sudah merusak keharmonisan keluarga nya,dan Tania yang sudah mengatakan banyak hal tentang wanita yang merusak hubungan nya dan sang Daddy.
__ADS_1
"kau mengatakan omong kosong!!ibu ku adalah orang baik dan tidak akan pernah melakukan itu!!"teriak Gea menangis.
bersambung....