GEA

GEA
Ketakutan Qanaya


__ADS_3

"apa maksud mu?saya tidak mengerti?!"tanya Qanaya yang memang tak mengerti apapun dengan ucapan wanita di depannya yang bahkan tak ia kenal.


"hahaha kau mau berlagak sok polos di depan ku?!kau pikir aku tidak tahu kalau kau berselingkuh dengan suami ku!!dan apa kau tahu Dia sampai menceraikan ku karna kau!!"ucap wanita itu lagi yang tak lain adalah Tania.


Qanaya masih tidak mengerti,"Omong kosong apa yang kau katakan bahkan aku tidak mengenal suamimu!!"ucapnya dengan mengerutkan dahinya.


Tania tertawa mendegus,"Benarkah?kau tidak mengenal Jonathan Wilson?"tanya nya seketika membuat Qanaya terkejut.


"Dia Sekarang menceraikan ku!!!apa kau sudah puas sekarang setelah mendengar nya?!kau sudah berhasil menghancurkan keluarga kami?!!"ucap Tania mulai menangis membuat orang-orang disana menjadi prihatin padanya.


bahkan orang-orang disana mulai berbisik-bisik berbicara buruk mengenai Qanaya dan memandang nya rendah bahkan beberapa dari mereka sedikit tidak selera dengan makanannya.


"kalian berdua tolong bawa wanita ini keluar dia hanya mengatakan omong kosong!!",Ucap Anna pada dua karyawan laki-laki nya di sana.


"Jangan sentuh saya!!!saya adalah putri tuan besar Jackson Peruz!!"ucapannya mengancam mereka semua.


"yang seharusnya kalian usir adalah wanita pelakor tidak tahu malu ini!! setelah merusak rumah tangga orang lain begitu saja langsung melupakan nya dan berlagak sok suci!! dasar wanita pe**cur!!"ucapnya lagi meludah di depan Qanaya.


Qanaya terdiam bak patung,ia tidak ingin membenarkan diri dan ia juga tidak tahu cara membela diri dari istri sah Jonathan di depannya itu.


Anna yang mengerti dengan perasan Qanaya sehingga kembali menyuruh kedua karyawan nya untuk membawa pergi wanita itu.


"Cepat bawa dia keluar!! datang-datang membawa keributan di toko ku!!"teriak Anna.


"Tidak perlu mengantar kan ku keluar aku bisa keluar sendiri!"Tania kesal dengan wanita tua itu sehingga ia memakai kembali kaca matanya dan membawa tas nya.


"Ingat urusan kita Belum selesai!! Lihat saja apa yang akan ku lakukan padamu!! aku tidak akan tinggal diam aku tidak akan membiarkan hidup mu bahagia"Ancam Tania menunjuk wajah Qanaya.


"Jangan banyak bicara cepat pergi atau aku akan melaporkan pada polisi karna membuat keributan di Toko ku!!"Anna mengusirnya dengan cukup kasar.


"maaf semuanya ini hanya kesalahan pahaman dan semua yang dikatakan wanita itu tadi salah! lagipula bagaimana mungkin pria seperti tuan besar Jonathan Wilson memiliki wanita diluar nikah sedang kan dalam peraturan keluarga Wilson tidak dibenarkan hal itu!"ucap Anna tidak enak mengatakan nya tapi ia harus mengatakan nya agar orang-orang disana tidak memandang Qanaya sebagai wanita yang tidak benar.


Qanaya yang mendengar itu mengangkat wajahnya dan melihat ke arah Anna yang baru saja mengatakan itu.


Terlihat Anna juga merasa berasalah mengatakan nya tapi ia harus melakukan nya.

__ADS_1


"benar juga keluarga Wilson mempunyai peraturan keluarga yang ketat dan tak akan di langgar oleh penerus nya"


"iya aku baru ingat keluarga Wilson mempunyai peraturan seperti itu,jadi mana mungkin"


orang-orang mulai berfikir positif dan tidak memandang Qanaya sebagai wanita seperti yang dikatakan Tania tadi seorang wanita pe**cur dan pelakor.


Qanaya menelan Saliva nya,entah kenapa ia merasa ganjal dengan yang barusan dikatakan Anna,bukan karena ia mempunyai perasaan pada Jonathan melainkan ia akan menjadi wanita perbincangan buruk satu negara bahkan keluar negeri jika ia hubungan nya dengan Jonathan bahkan terungkap terlebih mempunyai seorang anak.


Ia berjalan pergi ke dapur dengan perasaan takut dan khawatir,jika itu sampai terjadi Gea juga pasti akan kena imbasnya sedangkan ia tidak ingin lagi Gea bersedih dan tersiksa lagi karna dirinya.


"maafkan aku Qanaya,tapi aku harus mengatakan nya agar mereka tidak berfikir buruk tentang mu"ucap Anna yang ternyata menghampiri Qanaya ke dapur.


Qanaya berbalik dan memasang senyum nya,"akh tidak apa-apa nyonya Anna,saya seharusnya berterima kasih pada anda karna membantu saya"ucapnya dengan senyum cerah.


"akh iya saya harus mengantar kan pesanan lagi,saya permisi nyonya Anna"ucapnya kemudian pergi dengan membawa kue pesanan.


***


Ting...


sebuah pesan masuk ke dalam ponsel nyonya besar Teresa, ia melihat pesan itu dan saat melihat itu dari Tania ia tidak berniat membukanya tapi saat melihat sedikit isi pesannya ia menjadi penasaran jadi ia membukanya.


Teresa mengerutkan keningnya dan membuka gambar yang di kirim mantan menantunya itu karna sebenarnya ia juga penasaran seperti apa dan wanita seperti apa wanita yang mempunyai anak dengan putranya itu.


betapa terkejut nya ia saat membuka foto itu dimana seorang wanita yang tampak nya berusia 35 ke atas berpakaian pelayan.


"yang benar saja selera Jonathan begitu buruk sampai pada seorang pelayan!"gerutunya tidak suka.


"pokoknya hal ini tidak boleh diketahui Siapapun jika tidak reputasi keluarga Wilson akan rusak!"ucapannya memijat kepalanya Karna begitu pusing memikirkan semua itu.


#aku bisa saja memberitahu kan pada semua orang tentang masalah ini sebagai balasan penghinaan yang kau berikan pada keluarga ku beberapa hari yang lalu nyonya besar Teresa#


pesan itu di kirim lagi oleh Tania membuat Teresa terkejut dan menjadi marah,"wanita ini!apa sedang mengancam ku!"


ia langsung menelfon Tania,hingga Tania langsung mengangkat nya karna itulah memang di ingin kan nya.

__ADS_1


"Tania!!jika kau berani melakukan nya keluarga Peruz serta perusahaan keluarga kalian akan hancur pikir kan itu!!"ancam Teresa balik setelah Tania mengangkat telfon nya.


Tania cukup terkejut dengan ancaman itu.


"haha saya boleh saja tidak peduli dengan itu, bagaimana dengan keluarga Wilson yang akan sangat hancur martabatnya jika hal itu terjadi!!"ucap Tania tak mau kalah.


"sialan wanita ini!"*gumam Teresa geram dibuat oleh Tania.


"Kita bertemu sekarang"ucapnya tak boleh tinggal diam saja.


"hahaha baiklah nyonya besar Wilson,saya akan menunggu anda di tempat makan kita biasa!"jawabnya dengan tertawa sinis kemudian langsung memutuskan telfon.


....


Teresa kesal karna ia sudah sampai di tempat yang mereka janjikan tapi Tania membuat nya menunggu hampir satu jam lebih.


"maaf membuat anda menunggu lama"ucap Tania setelah ia sampai dan tanpa rasa bersalah.


Teresa mendegus pelan,ia benar-benar tidak suka jam Karet.


"Katakan apa yang kau inginkan aku akan memberikan semua nya yang kau mau!! asalkan kau tidak memberitahu masalah ini!"ucapnya langsung to the point.


Tania tersenyum,"apa Kita ini sedang bernegosiasi?bisa saja aku tidak memberitahu nya asalkan..."


"jangan banyak bertingkah,jika kau tidak setuju aku bisa melakukan hal yang lain sehingga membuat mu tak mendapat kan apa-apa dan justru aku akan membuat mu menderita!!"ucapnya dengan tatapan tajam dan tegas.


"sialan wanita tua ini kenapa susah sekali!!"kesal Tania.


"baiklah aku setuju tapi aku akan meminta nya jika nanti aku sudah membutuhkan nya"ucapnya tak bisa berkutik di depan wanita tua itu.


"baik aku setuju,aku akan membuat perjanjian nya nanti untuk kau tandatangani!"Ucap Teresa lagi membuat Tania terkejut.


"satu lagi aku ingin tahu dimana wanita itu sekarang?"tanya nya membuat Tania tersenyum.


"ini kesempatan bagus,aku harus membuat wanita tua ini begitu membenci wanita sialan itu!!",gumam nya.

__ADS_1


"Dia bekerja di toko roti X dan tinggal di gang T jalan xx dengan nomor rumah 12"ucapnya dengan lengkap karna ia ingin wanita tua itu memberikan pelajaran pada Qanaya.


bersambung....


__ADS_2