
"saya mohon Bu!!saya janji pasti akan membayar nya"ucapnya meyakinkan tapi dirinya malah di cibir.
"heh,kau mau bayar pakai apa?kau baru bisa melunasi nya setelah 5 tahun lebih bekerja di sini"ucapnya menatap Gea dengan tatapan tak suka.
"Oh iya kenapa tidak minta dari sugar Daddy mu saja?"lanjut nya lagi membuat Gea mengangkat wajahnya.
"sugar Daddy?"tanyanya tidak mengerti.
wanita itu tertawa sarkas,"tidak usah berpura-pura bodoh!! wajah mu memang sangat cantik tapi itu hanya berlaku pada pria bukan wanita!!"
"oh apakah karna kau sudah di campakkan oleh tuan Deon sehingga tidak meminta uang darinya lagi?"
"apa maksud anda?"tanyanya dengan bingung.
wanita itu mendelik memutar bola matanya malas,"hei!!!kau gadis remaja sebaiknya bekerja bukan menjual tubuh untuk mendapatkan uang menjijikkan sekali!!"
Gea terkejut mendengar nya, bagaimana bisa ada manusia yang begitu tidak bisa menjaga ucapannya."saya bukan seperti yang anda pikirkan!!"ucapnya mulai geram.
wanita itu merespon dengan senyum sinis,"terserah! cepat keluar!"ucapnya acuh tak acuh.
"oh iya!!jual saja tubuh mu pada pria lain dan dapat kan uang yang kau butuhkan itu!!"ucap wanita itu dengan begitu enteng nya saat Gea sudah berdiri.
Gea menahan sesak,kenapa ada orang berlidah tajam yang bahkan tidak peduli dengan perasaan orang lain,dengan langkah berat ia keluar dari ruangan itu.
"Lalu darimana aku harus mendapatkan uang lagi"gumam nya.
***
setelah selesai bekerja seperti biasa ia berjalan ke depan untuk mendapatkan taxi,tapi Deon tiba-tiba muncul dari belakang nya.
"Gea!!"kejutnya tapi gadis itu sama sekali tidak terkejut.
"aku akan mengantar kan mu",tawarnya membuat Gea langsung menggelengkan kepalanya ia ingat ucapan atasannya tadi tentang dirinya yang menjual tubuh nya pada Deon.
"aku bisa naik taxi pak terimakasih atas tawaran nya"ucapnya membungkuk untuk berterima kasih kemudian dengan cepat berjalan meninggalkan Deon.
"Gea tunggu!"ucapnya memanggil Gea tapi gadis itu bahkan tidak ada niat untuk berhenti karna ia yakin ada beberapa orang yang di dapartemen sama dengan nya sedang melihat nya.
Sedangkan Deon mengejar nya dan langsung menahan tangannya saat sudah menangkap Gea.
__ADS_1
"aku akan mengantarkan mu pulang,mama berpesan pada ku untuk menjaga mu oke jadi kau harus menuruti ku"ucapnya menarik tangan Gea untuk masuk kedalam mobilnya.
Gea dengan pasrah mengikuti Deon lagipula ia tidak ingin seperti orang yang di paksa.
di dalam mobil,Gea duduk di sebelah Deon yang menyetir ia melihat ke luar dengan tatapan kosong ia tidak peduli apa yang akan di katakan orang-orang di dapartemen nya,sekarang ia hanya memikirkan darimana ia mendapat kan uang 500 juta.
"Mereka tidak menindas mu lagi kan?",tanya Deon memulai percakapan,tapi Gea hanya menjawabnya dengan gelengan kepala.
"jika mereka melakukan nya lagi katakan saja padaku oke?"ucapnya lagi.
"terimakasih"jawab Gea dengan tersenyum kecil,Deon memang begitu baik padanya tapi saat mengingat ucapan atasannya tadi membuat ada perasaan tidak nyaman,bagaimana tidak Deon adalah pria dewasa berusia 29 tahun yang sudah berjarak usia 11 tahun dengan nya.
"oh iya jika kau butuh apapun kau bisa mengatakan nya padaku"ucapnya lagi.
Gea terpikir apakah jika ia meminjam nya pada Deon pria itu akan memberikan nya atau malah ia akan menghina dirinya seperti yang di lakukan atasannya tadi atau ia akan di pandang sebagai wanita matre.
setelah beberapa saat mobil sampai di rumah Gea,tapi ia belum turun ia tetap duduk membuat Deon bingung.
"Gea ada apa?"tanyanya.
"Itu kak Deon aku...aku boleh kah..."Baru saja ia akan mengucapkan nya ponsel Deon tiba-tiba berdering membuat nya langsung berhenti.
"Halo Nick ada apa?"tanyanya kemudian mendengar apa yang dikatakan Nick dari balik telfon dan tampak ia terkejut.
"baiklah aku segera ke sana"ucapnya langsung memutuskan telfon, setelah itu ia langsung menoleh ke arah Gea.
"maaf Gea kau bisa mengatakan nya besok,aku akan datang menjemput untuk ke kampus"ucapnya berbicara dengan terburu-buru.
Gea mengangguk cepat dan keluar,"baik,terimakasih"ucapnya kemudian menutup pintu mobil dan segera masuk setelah itu mobil Deon langsung pergi dengan mengebut.
"aku akan meminjam nya besok dari kak Deon!!"gumam nya meyakinkan diri.
baru saja ia masuk ke rumah ponselnya tiba-tiba berdering,ia mengangkat nya saat melihat yang menelfon nya adalah nomor ibunya yang ia tahu itu adalah Windi adik tiri nya.
"Halo kak Gea"
"iya ada apa?apakah ibu sudah di Operasi?"tanya nya langsung.
"Ibu dia baru saja di operasi?ada seorang dokter dan wanita yang datang dan mengatakan kalau dia adalah sahabat mama dan akan menyembuhkan ibu, apakah itu benar?"tanyanya.
__ADS_1
"benar,dia adalah Tante Jihan dia memang Sahabat ibu,dia membawa dokter untuk mengobati ibu"ucapnya begitu senang akhirnya ibunya akan di operasi dan akan segera sembu
"tapi kak Gea bagaimana dengan hutang bank? mereka akan menagihnya dua hari lagi jika tidak setelah ibu sembuh ibu akan dituntut dan mereka bersumpah akan memenjarakan ibu dan aku"ucapnya dengan menangis.
deg...
"kau tenang saja,aku pasti akan mendapatkan uang nya aku hanya meminta satu hal padamu untuk menjaga ibu ku dengan baik"Gea mengatakan nya dengan tegas dan serius.
"iya,bagaimana pun dia juga sudah ku anggap seperti ibu kandung ku!dia juga ibu ku aku akan menjaga nya dengan baik"jawab Windi dengan lirih namun begitu serius.
"terimakasih",setelah mengatakan nya ia langsung memutuskan telfon, kemudian pergi ke kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
"Gea serahkan semua pada tuhan!dia pasti akan memberikan jalan keluar!sekarang tidur lah"gumam nya meyakinkan dirinya yang tidak bisa memejamkan mata karna terus memikirkan hal itu.
***
pagi hari datang lagi,Gea sudah bersiap untuk ke kampus ia juga sudah bersiap mengatakan apa untuk meminjam uang dengan jumlah yang tidak sedikit pada Deon.
ia kini berdiri di depan gerbang menunggu Deon datang yang berjanji akan menjemput nya ke kampus,tapi lebih 10 menit ia sudah menunggu Deon tak kunjung datang juga ia terus berusaha sabar menunggu Deon sampai 10 menit berlalu lagi.
"Mungkin dia sangat sibuk"ucapnya akhirnya ia pergi ke kampus dengan menggunakan sepeda.
Gea sampai di kampus,dengan cepat ia memarkirkan sepedanya di tempat parkir sepeda lainnya,dan buru-buru berlari menuju kelas nya karna ia sudah terlambat 10 menit.
tapi ponsel di tangan nya tiba-tiba berdering saat melihat itu dari Deon ia langsung berhenti dan membuka pesan nya.
#Gea maafkan aku,aku tidak bisa menjemput mu aku juga baru bisa mengatakan nya karna aku sangat sibuk#isi pesan Deon.
"apa sebaiknya aku mengatakan nya lewat pesan saja?",pikirnya.
"ya sudah lewat pesan saja"ucapnya kemudian mengetikkan pesan meminjam uang 500jt dengan begitu deg-degan ia mengirim kan nya.
ia langsung memasukkan ponselnya kedalam saku begitu takut bagaimana respon Deon setelah membaca nya,tak ingin memikirkan nya lagi ia langsung bergegas lari untuk pergi ke kelasnya tapi betapa terkejut nya ia saat melihat wanita paruh baya yang ia temui dua hari lalu berada dua langkah di depannya.
senyum wanita itu begitu menyeramkan membuat Gea yang melihat nya langsung terkejut bahkan ia spontan mundur beberapa langkah.
"kita bertemu lagi!"sapa Tania dengan senyum penuh arti.
bersambung.....
__ADS_1