
Dan Malam itu menjadi malam paling bahagia untuk Qanaya sekaligus begitu terharu karena sang kekasih melamar nya dengan begitu romantis di bawah sinar bulan yang begitu indah.
sesampainya di rumah Qanaya yang begitu bahagia nya menceritakan hal itu pada sahabat nya Jihan.
"Ji kau tau aku di lamar sama Gala!!dia bahkan sudah menentukan pernikahan kami dan besok dia akan datang ke rumah ku untuk melamar ku dari mama sama papa aku!!"cerita Qanaya dengan begitu bersemangat dan bahagia.
Namun yang di ajak bicara hanya diam dan tak mengatakan apapun hanya menunjukkan senyum kecil.
Qanaya yang melihat nya langsung menggodanya,"kau iri kan,karna aku akan Lebih dulu menikah dari pada kamu"ledek Qanaya mencubit pipi Jihan dengan begitu gemas kemudian melompat-lompat di atas tempat tidur karena begitu bahagia.
"sudah,aku akan mencarikan pria yang cocok untuk mu dari sahabat Gala biar kita sama-sama terus"ucap Qanaya lagi melihat Jihan yang masih terdiam namun ia dengan begitu berfikir positif membujuknya.
"aku tahu kau juga pasti khawatir kalau kita tidak akan sama-sama lagi kan?aku juga tidak mau pisah dari kamu karna itu aku akan mencarikan pria yang tepat untuk mu yang pastinya teman dari Calon suami ku Gala"ucapnya berusaha menghibur Jihan.
"kau akan menikah di usia begitu muda bahkan usiamu masih 20 tahun?dan dia juga seorang duda"tanya Jihan dengan wajah yang tidak begitu semangat.
"tidak apa-apa,aku tahu dia sangat mencintai ku begitu pun dengan ku,aku juga memang berencana untuk menikah muda,aku juga memang ingin mempunyai anak tanpa melahirkan"ucap Qanaya dengan bahagia menjatuhkan tubuhnya kembali ke kasur.
"aku keluar dulu"ucap Jihan membuat Qanaya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Kemudian ia dengan cepat mengambil laptop nya dan melakukan video call dengan sang kekasih yang berwajah tampan dan tampak sempurna.
Jihan yang melihat itu begitu iri, bagaimana bisa kehidupan Qanaya begitu sempurna mempunyai keluarga yang kaya raya dan mendapatkan suami yang begitu sempurna tampan dan sangat kaya jauh di atas Qanaya.
Ia berlari keluar dan menangis dengan tersedu-sedu menyesalkan kehidupan nya yang begitu menyedihkan.
di saat itu juga ia mendapat kan telfon dari nomor asing dan membuat kesepakatan yang akan menguntungkan kedua belah pihak.
__ADS_1
ke esokan harinya setelah pulang bekerja Qanaya berencana untuk segera pulang ke rumah nya karna malam ini kekasihnya akan datang untuk melamarnya sebelum nya ia juga sudah memberitahu kedua orang tuanya untuk mempersiapkan semuanya.
Namun Saat akan pergi Jihan menyuruh nya untuk makan kue yang baru di buatnya,Qanaya tanpa ragu memakan nya dan begitu memujinya tapi selang beberapa saat tiba-tiba kepalanya pusing hingga membuatnya tak sadar kan diri.
Di saat itu juga Jihan tersadar dengan apa yang di lakukan nya,tapi ia sudah terlanjur Melakukan nya dan di saat itu juga seorang pria dengan wajah tampan dan tubuh yang sempurna datang dan mengangkat tubuh Qanaya kedalam mobilnya.
Jihan terdiam melihat nya dan terus meyakinkan dirinya bahwa itu tidak apa-apa.
...
ke esokan paginya Qanaya membuka matanya dan begitu terkejut saat mendapati dirinya ada di kamar hotel dengan seorang pria asing yang tidur di samping nya dengan tubuh tanpa busana,dan saat ia melihat tubuh nya ia langsung berteriak mendapatkan dirinya juga tanpa busana.
Pria itu langsung terbangun saat mendengar teriakan Qanaya.
"Qanaya kenapa?"tanyanya dengan begitu tenang nya.
pria itu tiba-tiba memeluk nya,"maafkan aku Qanaya,tapi aku sangat mencintai mu aku tidak akan membiarkan mu bersama pria lain"ucapnya memaksa Memeluk Qanaya meski Qanaya memberontak.
Qanaya menggelengkan kepala nya kuat,"Tidak!!!tidak!!!kau Melakukan nya pada ku!!!aku menjijikkan!!"teriak Qanaya dengan perasaan hancur mendorong pria itu dan memakai pakaian nya lagi dengan terus menangis.
"Qanaya aku berjanji jika kau hamil aku akan bertanggung jawab!aku bersumpah"ucap pria itu yang bernama Jonathan Wilson.
"Kau pria bajingan!!kau sengaja melakukan ini!!aku tidak akan pernah memaafkan mu!!"teriaknya dengan begitu marah kemudian keluar dari sana dengan perasaan hancur.
ia pergi ke rumah nya dengan menaiki taxi, sesampainya di rumah ia begitu terkejut saat kedua orang tuanya begitu marah besar padanya.
bahkan papa nya mencambuknya dengan Ikat pinggang dan terus mengatakan kalau dirinya anak memalukan.
__ADS_1
"Dasar anak memalukan!!!kau menghancurkan nama baik keluarga!!"teriak sang papa terus mencambuk tubuh Qanaya.
"apa maksud papa?"tanya Qanaya dengan menangis tersedu-sedu karna kesakitan oleh cambuk ikat pinggang sang papa di tambah perasaan nya yang hancur karena sudah melakukan hubungan dengan pria lain padahal ia sudah berjanji akan memberikan kali pertamanya dengan calon suaminya Gala.
Sang mama menghambur kan foto-foto dirinya yang tidur bersama seorang pria yang di kabur kan wajah nya,Qanaya menutup mulutnya tak percaya melihat foto-foto itu.
memori semalam bermunculan di ingatan nya,ia menangis dengan terisak-isak dan memeluk kaki sang papa untuk meminta maaf tapi ia langsung di tendang.
"pergi dari rumah ini!!papa sangat malu mempunyai anak perempuan seperti mu!!!papa tidak mau melihat mu di rumah ini lagi pergi dari sini atau aku akan membunuh mu dengan ikat pinggang ini!!"teriak sang papa dengan emosi yang begitu menggebu-gebu dan langsung pergi dari sana.
Qanaya menangis dengan begitu hancur ia meminta maaf pada sang mama tapi mamanya juga tak mau memaafkan nya dan menyuruh nya pergi namun dengan suara begitu lemah karna begitu kecewa dengan putri bungsu nya itu.
"ma bagaimana dengan Gala?"tanya nya di tengah hancur nya hatinya.
Wanita paruh baya yang sudah berbalik itu berhenti,"dia menunggu mu sampai jam 11 malam di sini dan saat mendapati kiriman foto dan video ia langsung pergi tanpa berpamitan!!"ucap sang mama membuat Qanaya sekarang benar-benar hancur.
Sang mama melempar kan kopernya yang ternyata sudah di siapkan.
"Pergi dari sini jika tidak ingin di bunuh oleh papa mu!", ucapnya dengan menarik Gea keluar dan menutup pintu kuat.
Qanaya dengan perasaan hancur pergi ke rumah nya dengan Jihan,tapi saat ia datang Jihan tak ada di sana namun pintu tak terkunci hingga ia masuk dan bersiap untuk bekerja.
tapi saat di kantor semua orang menatap nya dengan jijik dan rendah, diri nya yang sebelumnya di pandang begitu tinggi dan di kagumi karna kemampuan nya dan di hormati karena pangkatnya yang tinggi sekarang di cemooh sekantor.
saat ia melihat ponselnya ia begitu terkejut melihat foto-foto nya yang tidur dengan seorang pria di kirim kan ke grup kantor,dan begitu terkejut dan tak percaya nya ia saat melihat si pengirim adalah Jihan sahabat nya sendiri.
bersambung....
__ADS_1