HAK PATEN MILIK MAFIA

HAK PATEN MILIK MAFIA
BAB R&V 38


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA RADER'S


vote, like komennya jangan lupa ya...


salam kenal semua...


ini mengandung kekerasan, bijak dalam membaca reader's


tidak untuk di tiru.


*****


"saya sudah tahu, kau tikus di perusahaanku, benar bukan?"ujar derren.


leo menyerangkan melihat matanya, leo terus saja mundur dari tuannya yang terus mendekatinya.le pintuo melihat ke arah pintu masuk ruangan ini terbuka lebar, dengan keberanian yang ada leo langsung ke arah pintu tersebut, derren yang bisa menebak dengan leo, langsung melemparkan belatinya ke leo yang berlari ke keluar ruangan ini.


JLLEB


"AAGH" teriak leo yang merasa nyeri di bagian punggungnya.derren tersenyum menang, dan menghampiri leo yang jatuh setengah badan


leo menggeram, menambah nafsu derren bertambah untuk membunuh,,


derren memaksa belatinya membuat sang empuknya berteriak teriak, derren langsung menendang leo


"Maafkan saya tuan, maafkan saya" ujar leo


"maaf, tapi anda tahu bukan, kalau saya bukan seorang yang pemaaf" ujar derren


"saya menyesal" ujar leo dengan penuh penyesalan.


"sama, saya juga menyesal" ujar derren mengangkat belatinya hingga sejajar dengan wajahnya yang penuhi darah "sudah memberimu pekerjaan" ujar derren


"saya mohon tuan, saya akan melakukan apa saja untuk anda" ujar leo


"oh, benarkah" ujar derren berakting seolah sedang melamar


"saya janji" ujar leo dengan menahan sakit di punggungnya


baju leo yang putih sudah di banjiri warna merah darah, bahkan hingga wajah leo memutih pucat.karena darahnya terus mengalir.


"oh, baiklah, saya ingin kau membuktikan janji mu saat ini, bisa" ujar derren


"baik, asalkan anda memaafkan saya"


bibir derren terangkat sebelah kiri mengungkapkan leo yang tidak berdaya." saya mau melukai dirimu sendiri di depan saya, baru saya akan memaafkanmu" ujar derren yang masih mengungkapkan ke bawah, ke arah eo yang terduduk lemas.


leo memukulkan matanya "cepat, kau bilang akan melakukan apa pun untuk maaf dariku" ujar deren sebelum leo mengeluarkan suaranya.


"leo membocorkan derren dengan sedu membuat derren menaikkan alisnya sebelah. "kenapa?ada yang salah?" tanya derren

__ADS_1


"jika kau tidak mau, maka saya yang akan membantu anda menepati janji anda sebelum anda ke neraka" ujarnya.


"baik bukan?"tanya derren.


"lama" ungkap raka langsung menyayat lengan leo


"AGHGGH" keluhnya sambil menutup lengannya yang mengeluarkan dara segar dengan tangan sebelahnya, melihat itu derren langsung menyayat tangan leo yang menutupi luka di lengannya membuat sang empuknya berteriak.


"BERHENTI, SAYA MOHON" ujar leo


"JANGAN BERTERIAK DI DEPANKU SERAKAH" bentak derren, yang tidak suka jika dirinya di bentak, apa lagi sama orang serakah kayak leo.


derren yang mendorong leo sampai leo masalah.derren sudah gelap bulu, tidak heran panggang, amarahnya semakin besar karena bentak kan leo yang membangunkan sisi gelapnya.


derren menangkap tancapan belatinya ke leo saat mendengar ponselnya digetarkan, dengan kesal derren menjauh dari leo, dan akan mengumpat orang yang mengganggu dirinya.


"PENGGANGGU" teriak derren mengangkat ponselnya tanpa melihat nama yang tertera.


"hahaha, kenapa?"tanya di seberang.


"****" umpat derren yang mendengar suara raka.


"ada apa?"tanya derren ketus


"lo di mana?"


"eksekusi"


"****" umpat derren kesal dan langsung mematikan sambungannya.


"dasar rakanjing" kesal derren.


derren melangkah lagi ke leo yang pingsan" cih lemah" ujar derren


derren mengambil air jeruk yang dingin untuk membangun kan leo."AGGHH" teriak leo merasa perih yang sangat menyakitkan dirinya.


ponsel derren kembali ramai, setelah melihat nama yang tertera, derren dengan mengangkat panggilannya.


"gua sibuk" ujar derren


"gua mau bantai kelompok mafia yang nyerang mansion gua, lu ikut apa gak?"


"ya jelas ikut ah" jawab derren dengan antusias, "kapan?"tanyanya dengan senang, seperti di ajak jalan jalan keliling dunia.


"nanti malam, sekarang lo temui gua di markas" ujar raka yang langsung memutuskan sambungannya.


derren tersenyum senang dan memasukkan kembali ponselnya ke saku, derren membalik-balik dan mengungkapkan leo yang berada di sana.derren menghampiri kabarleo ." berterima kasihlah kepada sahabatku yang memberikan baik, jadi kau tidak perlu merasakan sakit yang terlalu lama. dan semua kesalahan kau, sudah saya maafkan " ujar derren.


"benarkah?"tanya leo dengan wajah yang berbinar.sambil menahan rasa sakit di tubuhnya

__ADS_1


"terima kasih tuan" ujar leo bahagia.


"tapi kerugian perusahaan, harus kau ganti" ujar derren


"baik, saya akan mengganti semuanya" ujar leo


"sebagai penghargaan, nyawa anda" ujar derren


mata leo menyerang, dan saat itu pandangannya gelap, saat derren menembakkan peluru dengan jarak dekat ke kepala leo.


"selesai" ujar derren,


derren keluar dari ruangan itu dan jangan lupa menghubungi orang suruhannya." bereskan dia, jual organ yang bisa di jual," ujar derren, lalu menutup sambungan.


derren berjalan ke kamarnya untuk membersihkan dirinya yang sudah lengket dengan keringat, sebelum menuju markas raka.


******


Raka memandang fotonya yang ada di ponselnya, rindu itu yang raka rasakan, baru saja gambar gadisnya tidak di gambar itu membuat dia seperti hampa.


"WOI" ujar derren mengagetkan raka.


raka langsung mengarahkan pistolnya secara reflek ke arah derren yang sudah angkat tangan."santai bro" ujar derren


raka dan langsung memasukkan kembali pistolnya ke dalam jas miliknya.derren ikut duduk saat raka kembali duduk di sofa.


"gila bahaya juga lo ya kalau kaget" ujar derren yang melihat raka fokus dengan ponselnya. derren yang penasaran langsung melirik sedikit ke ponselnya raka yang terdapat foto vio sendang kesal.


"ya elah ka, baru juga di tinggal sudah galau begini, " ujar derren. "ke mana raka yang ga kenal, kayaknya dulu lo gak pernah tuh galau begini" ujar derren


raka menatap tajam derren, membuat yang di tatap hanya cengengesan. "lo belum pernah ngerasain' ujar raka


"ogah gua, gua ini anti yang kayak begituan' ujar derren. "lagian nih ya ka, lo jangan lupa lo itu siapa, lawan lo siapa" ujar derren mengingatkan raka.


"itu yang gua pikirkan, sekarang gua sedikit tenang gadis gua ada di sana" ujar raka. "gua akan segera membumi habiskan musuh gua" ujar raka penuh niat.


derren tersenyum senang, " btw, kapan kita gerak?" tanya derren


raka melihat jamnya yang melingkar di pergelangan tangannya. "1 jam lagi" jawab raka.


derren ikut melihat jamnya dan menganggukkan kepalanya.


"bagaimana urusan lo?" tanya raka


"clear" ujar derren sambil tersenyum bangga.


raka tersenyum remeh, dan menggelengkan kepalanya, raka menyilangkan kakinya dengan kaki satu yang menindih kaki lainnya sambil memainkan ponselnya. begitu juga dengan derren yang sibuk dengan ponselnya sendiri.


TBC

__ADS_1


see you dear


__ADS_2