
Yura tak menyadari jika dia tergelak semenjak tadi membuat semuanya bahagia karena sejak kejadian dirumah Dewo Yura menjadi pemurung.Susah payah para penghuni rumah itu membujuk Yura,hari ini kebahagiaan itu datang kembali dengan suara cemprengnya.
"Haahaa bener kata Alea lo tinggal minta tanggung jawab aja gitu aja kok pusing!"Yura memandang sekilas Alea yang tampak menyedihkan tidak seperti biasanya.Yura meraih ponselnya entah kenapa tiba-tiba saja ingin menelfon Elkan.
'Tuut tuut tuut'
"Assalamualaikum Yah?"tampak. menyembul wajah sang ayah dibalik kamera.
(Waalaikumsalam,sehat ?)
"Alhamdulillah sehat Yah,Ayah sama Ibu sehatkan?"
(Sehat Ra)
"Oya mana El Yah,kangeen"Yura memasang wajah sok imut.
(El lagi main tu didepan rumah,tunggu sebentar ya?) Lintang bangkit jalan keluar,kamera diarah pada Elkan yang sedang bermain mobilan.
'ngeng ngeng ngeng,brum brum'suara El terdengar,Yura meneteskan air mata.
(Ih cengeng deh)
"Kangen Yah sama El"Yura bersungut.
(El,sini Mami mau ngomong)
Yura melihat bocah itu berlari menuju kamera yang yang diarahkan kepadanya,senyumnya mengembang melihat Elkan,Elkan mengahambur pada pelukan kakungnya.
(Halo Mami,mami cama adek dipelut cehatkan?)tanya nya dengan cirikhas cadelnya itu.
"Alhamdulillah Mami sehat sayang,mami kangen sama abang El!"
(El juga kangen Mami,mana papi mi?)
"Ada kok,eh Mami lupa!tadi Papi pergi dengan teman Mama Yuri!"Yura menepok jidatnya,menampilkan ekspresi lucu yang membuat Elkan tergelak,menggemaskan sekali.
(Mama Yuli dicana mi?)
"Iya sayang,Abang El jangan nakal ya disana,ntar Mami sama Papi jemput ya?"
(Iya Mi,El gak nakal kok)
__ADS_1
"Oke dah dulu ya,Mami mau bobok dulu ya,assalamualaikum?"
(Waalaikumsalam,bye Mami emmuuaacch)
Yura menyudahi telfonnya,baru saja ia menjatuhkan tubuhnya kesofa yang berada didepan TV terdengar suara ribut-ribut didepan.Yura segera menuju kedepan ingin melihat apa yang terjadi,Yuri tampak kewalahan mengahadapi hantu-hantu usil itu,dakron bantal sofa ruang tamu sudah berhamburan semua dilantai,Yuri terkekeh dengan kekacauan yang telah dilakukannya dengan hantu-hantu itu.Yura bergegas memgahampiri mereka.
"Apa-apaan ini?"Yura histeris.
Seketika Yuri menoleh pada suara yang melengking seperti petasan itu.Spontan mereka menutup telinga,Yura mengambil posisi duduk dikursi utama,dengan menyilangkan kakinya dan bersedekap didada.Yura seperti ingin memberikan ultimatum.
"Yuri,bisa jelaskan semua ini?"tatapannya membunuh satu tatapan yang ingin menantang tatapan tajam Yura yang menusuk.
"Tenang aja,ntar kita beresi kok,ya kan temen-temen?"jawab Yuri santai mulai mengintrupsi para hantu-hantu itu untuk membereskan kekacauan yang mereka buat.
Yuri dan para hantu-hantu itu pun dengan sigap membersihkan dan dengan sekejap mata lantai cling dan bantal-bantal tersebut sudah rapi pada tempatnya.
"Kumpul lo semua disini!"titah Yura.
Dan ajaibnya lima kunti dua hantu kakak beradik satu hantu ngesot yang lola banget dan plis kenapa siGindo itu ikut membuat kekacauan dengan para hantu-hantu wanita dan Yuri.
"Yuri juga,kenapa sih ikut membuat keonaran?"tanya nya dengan memalingkan tatapan nya pada Yuri,sedikit menciut Yuri melihat aura Yura sangat negatif,sepertinya sudah seperti akan meledak namun dengan gaya elegannya Yura berusaha untuk menguasai semesta alam.Eh ralat maksudnya menguasai dirinya sendiri.
"Yaelah Ra,kita cuma lagi seneng aja kok!"santai,Yuri menatap ponselnya lalu berbaring.
"Lo berduka apa Ra?"Yuri seketika terduduk kembali dan mengamati dengan lekat saudari kembarnya tersebut.Ia mendekati saudarinya.
"Ada apaan sih Ra?"Yuri yang semakin penasaran sedikit mengguncang tubuh Yura pelan.Namun Yura bergeming tak merespon pertanyaan-pertanyaan Yuri.Para hantu-hantu tersebut juga tampak resah,terdengar suara bisik-bisik mereka saling menyenggol dan bertanda tanya.
"Gue laper!"ucap Yura tiba-tiba yang mengalihkan semua tatapan menuju kepadanya.
"Jika lo laper silahkan makan Yura,gak usah drama segala deh,bikin kita semua sport jantung deh lo!"timpal Yuri memutarkan bola matanya malas.Yang Yuri kira terjadi sesuatu pada janin Yura yang dalam perutnya.Eh justru ketika semuanya ketakutan dan khawatir,Yura drama.
"Ambilin!"Yura mendongakkan kepalanya lalu matanya berkedip-kedip sambil menatap Yuri.
"Mata lo kenapa Ra,kelilipan?"cuek,Yuri tidak menggubris dan tetap fokus pada benda pipihnya yang ada gambar apel separoh dan sudah digigik meong itu.
"Ri laper,ambilin ya?"menunjukan wajah sok imutnya sambil tersenyum sangat manis.Yuri dengan malas bangkit menujua kedapur.
"Iya-iya,manja!sebenernya gue atau lo sih yang kakak?"gerutu,mendengkus kesal.
"Sesekali boleh dong Ri!"Yura tersenyum menang.Tidak lama Yuri pun datang membawa sepiring nasi beserta lauk pauk dan segelas air dan menyerahkan pada Yura.Hantu-hantu itu tampak resah dan gelisah menunggu mu disini,eh malah nyanyi ya.Hiihii
__ADS_1
Terdengar bisik-bisik tetangga dari para perhantuan tersebut,mereka tampak khawatir.
"Lo kenapa sih,berisik banget sih?"pekik Yura,hantu-hantu tersebut langsung terdiam.Namun saat Yura sudah mengangkat kedua tangannya,ingin melangitkan suatu do'a,tiba-tiba sKutukup ret berteriak histeris dan panik.
"No,no Ra plis jangan sekarang kita tau salah,kita minta maaf Ra?"menangis,dengan menangkupkan kedua tangannya dia bersimpuh mendekati kaki Yura.
"Apaan sih,gue mau baca do'a makan dah laper banget ni!"Yura sengaja mengucapkan kata-kata do'a yang membuay semua hantu-hantu tersebut mengikuti kelakuan kutu kupret kecuali Alea dan Alexa.Kedua hantu kakak beradik tersebut hanya saling pandang.Dan Yuri juga merasa heran dengan tingkah para hantu-hantu tersebut.
"Woi,Yura itu hanya mau makan,kenapa tingkah lo seolah-olah lo semua yang mau dimakan Yura?"tegurnya sambil menatap aneh para hantu tersebut yang tampak sangat gelisah.
Yura tersenyum menang.
"Allahumma..!"ucap Yura.
"Jangaaaaaan stoooppp!" ucap hantu tersebut serempak,Yuri,Alea dan Alexa menatap heran,tapi tidak dengan Yura justru dia terus menggantung do'a makan tersebut berulang kali yang membuat hantu-hantu itu semakin ketakutan.
"Allahumma bari..!"
"Plis Yura jangan!"menangis,kutu kupret memohon dan terus bersimpuh dikaki Yura yang sudah bersimbah air mata.
"Lo semua kenapa sih,Yura cuma mau baca do'a makan,bukan mantra!"timpal Yuri.Tiba-tiba Yura dengan lantangnya melangitkan do'a makan tersebut.
"Allahhummabariklana fimma rozak tana wakinna aza bannar,aamiin!"
Maka semua hantu-hantu tersebut langsung hengkang dari hadapan Yura.
"Kabuuuuuuuuuuurrt!"teriak Kutu kupret terbang menembus tembok diikuti yang lainnya,kecuali Alea dan Alexa.Yuri keheranan dengan tingkah para hantu tersebut.Yura tertawa lepas.
'Haaaahaaahaaa'
"Hantu-hantu begok!"memegangi perut sambil terus tertawa yang ditatap aneh oleh Yuri,Alea dan Alexa.
"Kenapa?"
"Lo gak tau jika para hantu itu selain takut dibacakan ayat kursi ada suatu do'a yang membuat mereka lari tunggang langgang?"menatap tajam kepada Yuri,saudari kembarnya itu hanya menggeleng.
"Do'a makan"jawabnya santai lalu menyuapkan sesendok nasi kemulutnya.
"What,kok bisa?"tanya Yuri keheranan.
"Iya,para hantu itu takut dimakan oleh manusia,takut abis riwayat mereka didunia perhantuan!"Yura terus menyuapkan nasinya.Alea dan Alexa yang mendengarkan penuturan Yura merasa gemetar,lalu Yura menyeringai kearah Alea dan Alexa.
__ADS_1
"Kabuuuuuurrr"Alea terbang sambil menarik rambut Alexa dan membawanya pergi.
Yura tertawa sangat lepas..