Hantu jaman now (Pertualangan Yura dan Kunti jaman now)

Hantu jaman now (Pertualangan Yura dan Kunti jaman now)
Bab 60


__ADS_3

Malam ini beberapa pihak aparat sudah melakukan penyamaran,bahkan Adrian ikut serta kelokasi,dan tidak lupa sihantu-hantu kepo itu pun sibuk ikut serta.


"Serius lo ganteng mau ikut menyamar jadi pelanggan,bukankah rencana penggerebekan itu besok ya?"cerocos Tambun.


"Jika malam ini bukti itu sudah jelas,malam ini juga bisa kita ringkus semua komplotan mereka"jawab Adrian.


"Adrian,gue takut"keluh Alea.


"Apaan sih,gue lulusan sabuk hitam loh?"


"Gue cuma takut Yura kenapa-kenapa,bukan lo"sungut Alea.


"Sudah jangan berantem,sebentar lagi kita sampai dilokasi ni"tegur Kutu kupret.


"Nah tu dengeri"tunjuk Adrian.


"Oya Upin dan adik-adiknya mana?"tanya Adrian,karena 3bocah botak itu sangat penting juga.


"Ada,ni"sahut bungkring menunjuk kearah bawah,ketiga tuyul tersebut duduk dengan santai walaupun kejepit.Adrian hanya geleng-gelang kepala melihat tingkah hantu-hantu tersebut.


"Sudah lo tenang aja deh Yan,kita formasi lengkap kok,cuma ngesot sama Gindo saja yang tinggal dirumah"sahut Alea.


"Lagian lo hantu gak tahu diri,ngapain juga ikut,lo juga gak punya kekuatan apa-apa kan?"Adrian memojokkan Alea.Adrian masih merasa kesal saja pada Alea karena saat itu memang gak tau diri banget.


"Hei,lo ngomong apa barusan?"tanya Alea lalu menghembuskan nafasnya kearah Adrian,tiba-tiba saja Adrian merasa sangat mengantuk,beberapa kali dia mengerjapkan matanya.


"Gila lo Al,kalau kenapa-kenapa sama kita gimana nih?"seru Cungkring karena melihat Adrian memejamkan matanya.


"Kita kan hantu,gak bakal mati jika hanya kecelakaan mobil doang"Alea santai.


"Al,sadarkan Adrian sekarang juga,emang bener ya lo ini gak tau diri banget"gertak Kutu kupret yang terkenal hantu paling pedas mulutnya jika berbicara.


"Atau kita semua akan bujuk Yura untuk tidak bantu lo dan anak lo"ancam Tambun mencengkram bahu Alea.Mobil yang dikendarain Adrian sudah tidak karuan,belok kesana kemari,masih untung jalanan sedikit lengang.Alea tidak bergeming sama sekali.


"Alea,buruan"bentak Kunkun bersuara.


"Yura paling dengeri omongan gue,gue akan bilang sama Yura apa yang telah lo lakuin pada Adrian,lo tau kan Yura sangat menyayangi Adrian"pekik Kunkun lagi,kini posisinya sudah ada didepan Alea tangannya telah mencekik leher Alea,Alea sangat terkejut dengan pergerakan Kunkun yang tiba-tiba.


"Ok,lepasin gue"bentak Alea.

__ADS_1


"Sadari Adrian dahulu"Tambun menjambak rambut Alea hingga kepalanya mendongak keatas.


"Iya lepasi gue,bagaimana gue mau bekerja jika lo berdua giniin gue"suara Alea bergetar karena cekikan Kunkun dilehernya sedikit nyeri.


Perlahan Kunkun dan Tambun melepaskan tangan mereka dari tubuh Alea.Lalu Alea segera menyadarkan Adrian dengan hembusan nafasnya kembali.Ketiga tuyul tersebut hanya mengamati tingkah hantu-hantu dewasa tersebut.Setelah Adrian perlahan mengerjapkan matanya kembali lima madu pahit merasa lega.


"Hiiihiiihaaahaa,bagaimana akting kita,kerenkan mbak Yu?"tanya Kunkun lalu menendang Alea hingga menembus kursi,ia tembus hingga kejok belakang,Alea pasrah.


"Keren-keren"Cungkring mengacungkan kedua jempolnya.Kunkun lalu duduk disamping Adrian dengan mengubah wujudnya menjadi wanita cantik tapi tidak seksi.


"Astaghfirullah"Adrian langsung menginjak pedal rem setelah menyadari laju mobilnya tidak beraturan,Adrian lalu menghentikan mobilnya.


"Gue ngantuk banget"ucap Adrian lalu menenggak kratingdaeng yang tadi sengaja dibelinya agar tidak merasa mengantuk.


"Lo ngantuk gara-gara hantu gak tau diri itu"tunjuk Kunkun kebelakang.


"Astaga,lo siapa?"Adrian terkejut karena melihat wanita cantik dengan berpakaian sangat sopan duduk disebelahnya.


"Gue Kunkun kali Yan,masa gak kenal sih!"jelas Kunkun,dia pun lupa jika dia telah merubah dirinya menjadi wanita cantik semasa hidupnya dulu.


"Kunkun,bukankah bentuknya Kunti-kunti itu buruk-buruk semua ya"gumam Adrian.Kunkun baru tersadar setelah mendengar gumaman Adrian,bahwa ia telah merubah dirinya menjadi Maimunah.


"Gak usah ganjen Mai,ntar Mas Dion untuk gue sendirian ya"tegur Bungkring merasa cemburu dengan kata-kata Adrian,karena secara tidak langsung Adrian memuji Kunkun cantik.


Adrian hanya menjadi pendengar setia perdebatan lima madu pahit tersebut.Tapi Adrian mengakui bahwa wujud manusia Kunkun sangat cantik dan manis.


"Oom,memang wanita itu sulit dimengerti ya Oom"Upin bertanya pada Adrian.


"Bener,contohnya kayak mereka ini"Adrian membenarkan kata-kata bocah gundul itu.


"Ayo Oom kita jalan lagi,sudah dekat sebentar lagi kita sampai kok,depan belok kanan lalu lurus saja ya oom"ajak Ipan sambil menunjukkan jalan.


"Ok"Adrian menyalakan mobilnya kbali,dia tidak memperdulikan perdebatan kunti-kunti tersebut.Namun yang membuatnya heran,Alea hanya duduk diam tanpa ikut nimbrung pada Kunti-Kunti tersebut,padahal biasanya tidak paling suka mengobrol.Adrian melambatkan laju mobilnya ketika setelah belokan tadi masuk sekitar 2km disana tampak segerombol wanita berpakaian sangat seksi.Namun setelah Adrian mengamati dengan seksama mereka bukanlah manusia.


"Astaghfirullahalazdim"Adrian mengusap wajahnya kasar.


"Hati-hati Yan,mereka bukan manusia"Kunkun memperingati.


Segerombol wanita-wanita itu mendekat,ada yang menentang kepala,ada yang mengesot karena kakinya sudah tiada,bahkan ada juga tangannya yang buntung.Kulit wajah mereka mengelupas.Berbagai rintihan terdengar sangat menyayat hati.Namun ditengah-tengah kekalutan Adrian,ada 2orang diantara mereka maju,wajah mereka sangat mirip dan terlihat sangat pucat,jarak antara mobil Adrian dengan hantu-hantu tersebut cukup jauh namun dalam satu kerjapan mata 2sosok wanita serupa tersebut telah duduk di atas kap depan mobil Adrian.Mereka menyeringai lidah salah satunya menjulur sangat panjang dan ujung lidah itu bercabang dan membentuk seperti ular.

__ADS_1


Ketiga tuyul tersebut cepat bertindak dengan sikap mereka menyingkirkan dua sosok hantu kembar tersebut.


"Siapa kalian?"bentak Upin,sementara Ipan berlari dengan kekuatan super mengelilingi mobil Adrian untuk melindungi Adrian dari serangan hantu-hantu wanita itu.Beberapa dari mereka mencoba mendekat namun terpental sangat jauh karena perlindungan yang dibuat Ipan.


Alea yang sejak tadi hanya diam dan memejamkan matanya,kini merasa heran kenapa Adrian menghentikan laju mobilnya,ia membuka matanya dan mengamati apa yang terjadi didepan sana.Lima madu pahit sudah berformasi mengelilingi mobil Adrian,tiga tuyul tersebut menjadi tameng didepan.


Alea bergegas turun untuk melihat apa yang sedang terjadi.Matanya terbelalak melihat segerombolan hantu wanita.


"Siapa mereka Yan?"Alea mendekati Adrian yang berada didalam mobil.


"Mana gue tau,tiba-tiba saja mereka menyerang kita"Adrian sangat panik.Alea maju kedepan disamping Upin,tapi tunggu dulu.Alea melihat 2wanita yang siang tadi sempat bertemu dengannya dan Lola.Upin dsn kedua adiknya sudah siap siaga akan memulai serangan.


"Tunggu dulu"cegah Alea.


"Kenapa tante?"tanya Ipin polos.


"Sepertinya tante mengenal mereka"Alea menunjuk dua wanita yang tadi sempat naik dimobil Adrian,dua wanita tersebut juga mengamati wajah Alea.


"Alea"


"Kiran,Karin"


"Teman-teman mereka yang akan menolong kita,mereka bukan tim lawan"pekik Karin.Kiran dan Karin maju kedepan.


"Al,ada apa kalian malam kesini?"tanya Karin memeluk Alea.


"Kami semua disini akan menolong lo berdua dan yang lainnya"jawab Alea.


"Ehem-ehem,cowok yang didalam itu manusia ya?"tanya Kiran sambil berjijit karena ingin melihat Adrian didalam mobil sana.


"Iya"


"Ganteng ya Al"celetuk Karin.


"Kalian ini ya"Alea mengepalkan tangannya geram melihat hantu-hantu itu melirik Adrian,dia cemburu.


"Upin buruan selesaikan,kita harus segera sampai dimarkas Romi"teriak Adrian.


"Siap Bos"Upin menarik tangan kedua adiknya lalu naik kemobil,lima madu pahit juga sudah berada didalam.

__ADS_1


"Al,lo mau ikut atau tinggal bersama mereka"tawar Tambun,Alea tidak menjawab namun dia naik dan duduk kembali di belakang.


Mobil melaju membelah jalanan perkebunan sawit yang sangat luas dan gelap gulita,pencahayaan hanya berasal dari mobil Adrian.


__ADS_2