Hantu jaman now (Pertualangan Yura dan Kunti jaman now)

Hantu jaman now (Pertualangan Yura dan Kunti jaman now)
Bab 28. Arga dikerjain Kunkun dan Lola


__ADS_3

Pagi ini Yura,Arga,Yuri dan Kenaan berlari pagi.Yang awalnya Yuri hanya ingin 10hari saja dirumah Yura,akhirnya sudah hampir 3minggu Yuri masih betah menginap,Yuri khawatir meninggal Yura saat masih drop kemaren,Yura seperti trauma tapi sudah 2hari ini Yura sudah kelihatan ceria apalagi dengan tingkah-tingkah hantu-hantu tersebut.


Mereka berlari menuju lapangan bola kaki dekat dengan pelabuhan,jam masih menunjukkan pukul 6pagi,Yura dan Yuri sudsh berlari terlebih dahulu.Meskipun Yura dalam keadaan hamil muda tidak menghalanginya untuk tetap berolahraga.Arga dan Kenaan memilih hanya berjalan kaki saja sambil mengobrol tentang pekerjaannya.Saat dipersimpangan mereka melihat tukang jamu lewat bersama anaknya.


"Minum jamu dulu Key!"ajak Arga


"Boleh yuk,Yura dan Yuri seperti sudah tidak kelihatan Ga!"sahut Kenaan mengikuti langkah Arga menuju tukang jamu yang terduduk dipinggir jalan.tukang jamu itu memunggungi Arga dan Kenaan.


"Mbak jamu kunyit asemnya ya dua,minum sini aja ya mbak!"tukang janu itu hanya mengangguk tanpa menoleh,bahkan saat dia ingin meraih botol-botol berisi jamu-jamu itu pun dia tetap fokus melihat kedepan.Kulitnya tampak putih pucat,kukunya panjang.Arga menoleh melihat anak dari mbak jamu tersebut,bocah itu juga terlihat duduk tenang disamping sang ibu,rambutnya menjuntai kedepan sehingga menutupi seluruh wajahnya persis seperti ibunya.


"Mbak rambutnya kedepan semua begitu emang bisa lihat pas nuangi jamunya?"tanya Kenaan juga penasaran.


"bisa kok bang"jawabnya serak-serak basah dan terdengar sangat berat seperti nenek-nenek yang sudah sangat sepuh.


"Ini mbak-mbak atau embah-embah ya?"tanya Kenaan lagi.


"Kenapa Bang?"jawabnya sambil terus menuangkan jamu-jamu dalam botol itu kedalam dua gelas.


"Suaranya berat sekali!"jawab Kenaan sambil menerima gelas yang disodorkanbak jamu tersebut.Sementara itu Kunti sudah merasa khawatir,takut kepada Yura,mereka berniat ingin memcari mangsa disini seperti biasanya disetiap dini hari namun entah kenapa hari ini justru suami teman manusia nya yang muncul,Lola sudah tidak mau ikut campur saat Kenaan bertanya-tanya dia hanya diam bahkan menutupi wajahnya seperti yang dilakukan Kunkun.Kunkun tidak bisa menghindar lagi,maka dia melayani seperti apa yang diminta Arga,saat ingin menyerahkan uang Arga mencium sesuatu yang membuat isi perutnya ingin dikeluarkan.


"Key,lo mencium bau sesuatu gak?"bisik Arga pada Kenaan,Kenaan mengangguk.


"Bau bangkai dan kapur barus Ga!"


"Sudah jam setengah 6 emang ada begituan Key?"tanya Arga memepetkan tubuhnya pada Kenaan,Kenaan merasa risih.


"Lo cowok bukan si Ga,dengan bau begini saja lo ketakutan banget?"ucap Kenaan seraya mendorong tubuh Arga sedikit menjauh.


"Key,ini bukan masalah cewek atau cowok Key,tapi perasaan itu tidak bisa ditawar Key berlabuh pada siapa,perasaan takut maksud gue Key!"


"Sialan lo Ga!"


"Huus jangan mengumpat gue,ntar gue aduin keYura lo gak bakal disetujui dengan Yuri!"ancamnya


"Dasar provokator!"Kenaan menepuk keras bahu Arga.


"Heehee,takutkan?"ledek Arga.

__ADS_1


"Mbaknya mencium bau bangkai dan kapur barus khusus untuk orang meninggal gak?"tanya Kenaan pada mbak jamu tersebut.


"Gak kok bang,saya tidak mencium bau apa pun!"jawabnya.


"Oya emang Abang ini gak takut ya sama hantu?"tanya kunti pada Kenaan.


"Hanya laki-laki bencong yang takut sama hal seperti itu!"jawabnya jumawa,Arga kembali merapatkan dirinya dipunggung Kenaan.


"Key pergi yuk,gue kok semakin merinding ni"ujar Arga.


"Terus kembalian uang lo bagaimana?"


"Sudah ihklasi saja!"jawab Arga menarik tangan Kenaan ingin meninggalkan mbak jamu,namun urung karna mbak jamu memanggil dengan lembut tapi entah kenapa suaranya menggema dan memantul seperti didalam ruangan atau dalam goa.


"Bang,bang!"


Arga dan Kenaan bersamaan menoleh kebelakang namun betapa terkejutnya mereka melihat sebuah kepala yang berlumuran darah sedang terbang disekitar kepala dan jarak itu sangat dekat,Nasi sudah menjadi bubur fikir Kunti.Dia melanjutkan aksinya bersama Lola,dia akan menerima konsekuensi nanti jika Yura marah besar padanya.


"Bang tunjukin jalan pulang dong!" kepala itu bersuara,kedua kaki Arga tak sanggup untuk digerakkan,Kenaan juga mengalami hal yang sama seperti Arga,mereka berdua diam ditempat.


"Se-se-seetaaann"pekik Arga histeris terus menarik tangan Kenaan,Kunti dan Lola sengaja melepaskan kedua cowok tersebut.Setelah kepergian Arga dan Kenaan Kunkun dan Lola duduk kembali dengan wajah murung bahkan mereka tidak terlibat dalam percakapan,mereka hanya diam.


"Ho-oh!"


'Hiiihiiiihiiiiii'


Suara kunti yang lain menggema dan sangat mencekam digang yang sepi ini meskipun jam sudah menunjukkan pukul 6,tapi disini masih gelap berhubung lebatnya pepohonan.Kutu kupret dan bungkring menghampiri adik kelimanya dengan wajah yang ceria.Tapi setelah dekat dengan Kunkun dan Lola mereka saling pandang.Aneh.


"Lo berdua kenapa?"


"Gak dapet mangsa lo berdua?"


Kunkun dan Lola serentak menggeleng kekana kekiri bahkan kepala Lola hingga jatuh ketanah,Lola membiarkan itu kepalanyamenggelsinding sedikit menjauh hingga kekaki kutu kupret.


Bungkring dengan sigap memungut kepala buntung tanpa badan tersebut lalu menggendongnya.Kedua Kunti itu ikut duduk disamping temannya.


"Huuwaaaa,gue takut!"tiba-tiba Kunkun berteriak histeris,posisi nya yang sangat dekat dengan bungkring membuatnya spontan melayangkan tangannya dipunggung Kunkun.

__ADS_1


'Buuughh'


"Sialan lo,gue kaget!"emosi,dia mengusap dadanya,jantungnya yang sudah berhenti berdetak itu seakan ingin copot.


"Emang lo takut apaan sih Kun?"Kutu kupret juga hingga terlonjak karna kaget dengan teriakan Kunkun gak ada ahlak itu.


"Gue takut mbak yu,hiks hiks hiks!"Kunkun menangis.Bungkring memasang kepala Lola kembali.


"Hei Lola jelasin sama kita,apa yang terjadi sampe simanja ini lebay begitu?"kata bungkring setelah meletak kepala buntung tersebut pada tempatnya.


"Ehm,tadi kita mau cari mangsa disini mbak!"


"Terus kenapa sih manja ini lebay banget?"


"Sabar dong mbak,jangan dipotong dulu,biar Fika jelasin!"


"Fika,Fika.Nama lo tu Lola,faham?"tiba-tiba Kunkun menyahut.Lola ngesot memberengut.


"Dah lanjutin,Kun lo diem aja deh!"


Kunkun langsung aja terbang keasal arah,dia bertengger diatas pohong yang sangat tinggi.


"Ye malah kabur dia"Lola ngesot mencebik.


"Tadi tu ya kita berdua seperti biasa mangkal disini cari mangsa,tapi begitu kita siap-siap ada dua orang laki-laki datang..!"


"Dan laki-laki itu ditaksir sama Kunkun tapi ditolak,makanya dia sedih dan lebay gitu,haaahaaaa!"Kutukupret memotong cerita Lola,dia tertawa keras hingga giginya hampir copot.Air liurnya hang berwarna hijau dan berbau busuk menetes dari sudut bibirnya dan membasahi bibir dowernya.


"Bukan!"sela Lola,seketika Kutukupret menghentikan tawanya dan menatap Lola,kini Bungkring yang gantia tertawa melihat ekspresi Kutu kupret yang sedang kalah malu itu.


"Si alan lo Bungkring!"Kutukupret menjitak kepala Bungkring dengan keras.


"Mau lanjut gak ni ceritanya,jika tidak gue mau pulang,ngantuk ?"tanya Lola sersya bangkit,tapi diurungkan oleh kutukupret,dia menarik dres mini Lola yang hanya sebatas lutut itu.Lola terduduk kembali.


"Duduk lanjut ceritanya!"


"Jadi dua cowok itu ternyata Arga dan Kenaan,terus kita gak tau harus apa,sudah terlanjur juga kan,Arga dan Kenaan juga sempat minum jamu yang dicuri mbak Kun dari Mbok jamu didesa sebelah,Arga dan Kenaan ketakutan setelah melihat kepala terbang dan wajah mbak Kun!"Lola menjeda ucapannya sebentar.

__ADS_1


"Nah mbak Kun itu takut jika Yura nanti memberikan hukuman sama kita berdua!"Lola mengakhiri ceritanya dengan wajah lesu.


"Yaelah,bisa-bisa lo berdua dimasukin guci dan dilemparkan kelaut,ih takut!"Kutukupret semakin menakut-nakuti Lola,Lola tampak risau.


__ADS_2