Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 1


__ADS_3

Suci adalah anak satu satunya dari keluarga bapak Putra, ibu nya sudah meninggal disaat ia berusia 12 tahun. ayahnya bekerja sebagai staf di perusahaan dan suci yang sudah lulus kuliah, ya walaupun keluarga nya dari orang biasa biasa saja tapi suci anak yang rajin dan pintar, ia mendapatkan beasiswa dari universitas ternama, suci mencari pekerjaan ke setiap setiap perusahaan dan para akhirnya dia datang ke satu perusahaan.


"Permisi Bu apa disini ada lowongan pekerjaan?"


"Ada tapi sebagai Office Girl"


"Baik Bu, gapapa saya mau kok jadi office girl" setelah ia berpikir panjang dan memutuskan hal tersebut, karna ia tahu bagaimana susahnya keluarganya tersebut.


"Besok Jam 7 harus sudah disini ya"


"Baik Bu". Setelah suci mau menuju keluar ruangan tiba tiba dia tertabrak sama seorang peria dan sampai tas suci pun terjatuh.


"Maaf pak, saya tidak memperhatikan jalan"


"Tak apa, saya juga yang tidak hati hati". suci membalas nya dengan senyuman manis nya, dan ternyata laki laki itu mulai menikmati senyumnya.


"Yaudah, saya permisi ya pak"


"Iya silahkan".


❤️❤️❤️❤️


setelah beberapa hari suci bekerja sebagai Office Girl dan peria itu yang tak lain bos di perusahaan ini pun slalu memperhatikan nya.


"boleh saya bicara sebentar dengan mu?"


"Iya boleh pak"

__ADS_1


"Baik, saya tunggu kamu sehabis pulang kerja di cafe sebelah perusahaan ini ya"


"iya pak".


Suci setelah pulang kerja pergi ke cafe yang di janjikan bosnya tersebut, dan terdapat bosnya yang sedang duduk menunggunya.


"maaf pak, sudah menunggu lama ya?"


"ngga kok" jawab bos suci sambil meminum minuman nya.


"Eh kita belum kenalan secara resmi kan ya?, perkenalkan nama saya ferdy" ucap bos suci


"Nama saya Suci pak"


"Jangan panggil pak di luar kantor ya, panggil aja senyaman kamu apa, asal jangan panggil bapak" ucap Ferdy sambil tersenyum.


"Kamu tau ga kenapa saya ngajak kamu ketemu disini?"


"Ngga" ucap suci polos


"Langsung to the point aja ya, Sebenarnya saya menyukai kamu di awal kita ketemu, dan saya sudah memendam ini sebulan lamanya"


Suci yang mendengarnya nya pun langsung tersedak, dan menatap laki laki yang ada di hadapannya.


"Saya serius ci, saya menyukai kamu"


suci hanya menjawab dengan senyumannya.

__ADS_1


"Kalo kamu gak percaya, saya akan kerumah mu besok untuk mempersunting kamu"


Lagi lagi suci yang sedang minum pun tersedak.


"Kamu gapapa? maaf sudah membuat mu terkejut" ucap Ferdy duduk kembali setelah menepuk pundak suci.


lagi lagi suci hanya diam


"Kalo kamu gabisa juga gapapa ci" ucap Ferdy murung.


"Bukan gitu mas, apa ini tidak terlalu cepat?" ucap suci.


"Jika kita saling menyukai, lantas kenapa harus saling butuh waktu lagi? kita udah sama sama dewasa ci".


"Tapi aku belum mempersiapi semuanya mas, bahkan aku belum ada modal untuk hal itu"


"Biar besok saya yang tangani, kamu gak perlu melakukan apapun bahkan mengeluarkan uang sepeser pun, bolehkan saya besok kerumahmu, bertemu sama orang tuamu?, nanti saya yang membicarakan nya langsung ke ayah kamu" ucap Ferdy.


suci hanya menjawabnya dengan anggukan.


setelah selesai makan malam, Ferdy mengantar suci kerumahnya, dan bertemu ayahnya.


"pak Ferdy?" ucap ayah suci


"Bapak kenal sama mas Ferdy?" ucap suci bingung


"Dia temen rekan bisnis bos bapak ci, kebetulan bapak sering melihat dan berbincang di sana, dia orang nya baik ci" ucap ayah suci

__ADS_1


"hehe bapak bisa aja pak" ucap Ferdy sambil cengengesan.


__ADS_2