Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 10


__ADS_3

"sejak kapan kamu berhubungan dengan dia nik?" tanya Adit ketika melihat semua isi dari hp nya Nika.


"Jawab gw nik!" tanya Adit dengan nada kesal.


"sudah 3 tahun mas" jawab Nika sambil menunduk.


"sudah selama itu nik kamu khianati hubungan kita? bahkan hubungan pernikahan kita baru 4 tahun nik!" ucap Adit tegas.


"Maafkan aku mas" ucap Nika menunduk sambil menangis.


"jadi Ferdy nikahin suci cuma mau menutupi hubungan gak senonoh kalian?" ucap Adit, kali ini ucapannya sangat terdengar jijik.


"maafkan aku mass" ucap Nika menghiraukan pertanyaan suaminya tersebut.


Adit tidak menjawab ucapan Nika, Adit pergi kerumahnya meninggalkan wanita itu, tapi Nika tidak menyerah. dia mengikuti Adit sampai di rumahnya.


"mau apa kamu kesini?" tanya Adit sambil mendelik kan matanya.


"plis maafkan aku mas, aku khilaf mas" ucap Nika.


"pergi dari sini! saya sudah tidak mau melihat kamu" ucap Adit.

__ADS_1


"Kamu jahat banget mas, plis maafkan aku mass" ucap Nika memohon.


"minggir!" ucap Adit sambil menaiki tangga menuju kamar nya dan Nika.


"Jangan ikuti saya!" ucap Adit ketika Nika hendak ikut menaiki tangga.


"maafkan aku mass" ucap Nika sambil menangis.


Adit bergegas pergi ke kamar dan membereskan semua barang barang milik Nika, di menyeret sebuah koper milik Nika dan memberikannya.


"pergi dari rumah ini! surat penceraian akan segera saya kirim secepatnya" ucap Adit.


"kasih aku kesempatan sekali lagi mas" ucap Nika.


Nika pun pergi meninggalkan rumah Adit, dia memilih untuk kerumah almarhum ayahnya, walaupun rumahnya tidak sebagus rumah Adit, tapi rumah itu masih layak di pakai untuk di tempati.


di sepanjang jalan Nika menangis, menyesali akan perbuatannya tersebut. sesampainya di rumah ayahnya, Nika pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya dan segera tidur.


jam menunjukkan pukul 03 pagi, suci terbangun dari tidurnya ketika merasakan tangan Ferdy bergerak dari genggamannya, walaupun suci tidak di perlakukan baik. tapi suci tetap setia mendampingi Ferdy.


Ferdy membuka kan matanya, Ferdy sadar dari koma selama 2 hari tersebut.

__ADS_1


"Nika mana?" tanya Ferdy ketika melihat wanita yang di sampingnya itu bukan orang yang ia harapkan.


"kamu makan dulu aja ya mas" ucap suci tersenyum dan menghiraukan pertanyaan dari suaminya tersebut.


"aku gamau makan kalau bukan Nika yang nyuapin aku" ucap Ferdy memalingkan wajahnya ketika sendok hendak dekat dengan bibirnya.


suci tersenyum dan menyimpan kembali makanan yang ia pegang untuk menyuapi suaminya tersebut, walaupun hatinya sangat sakit atas ucapan suaminya itu.


"yaudah kamu tidur aja mas" ucap suci.


"Gila ya kamu! kata kamu, saya koma selama 2 hari. lalu kenapa sekarang kamu nyuruh saya tidur lagi? kamu tidak suka jika saya sadar?" tanya Ferdy kesal. walaupun suara nya terdengar lemas, tapi suci tahu kalau itu ucapan dengan suara tinggi jika dia sedang baik baik saja.


suci hanya diam dan pergi ke kamar mandi, karna dia tidak bisa membendung air matanya lagi.


suci menangis di kamar mandi menangisi dirinya sendiri.


"saya mencintai kamu dengan tulus mas" ucap suci pelan sambil menangis di dalam kamar mandi.


"kenapa kamu sejahat ini, kenapa kamu sebenci ini terhadap ku mas" ucapnya lagi.


"apa salah aku mas, apa kamu tidak bisa melihat sebuah ketulusan dari aku mas" ucapnya lagi sambil menangis.

__ADS_1


setelah suci mulai tenang dan dia puas melampiaskan kesakitannya, suci pun keluar dari kamar mandi.


air matanya jatuh ketika melihat Ferdy yang sudah tertidur kembali.


__ADS_2