Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
Part 63


__ADS_3

Ketika Nika menyapu dan mengepel di tempat Aldy berada, Aldy pun selalu menggodanya dengan cara memberikan senyuman manis nya, yang mampu membuat hati Nika semakin berdebar kencang.


"Pulang sono!" Ucap Nika sambil menatap sinis ke arah Aldy yang tetap saja memperhatikan Nika.


"Pulang Al ih" ucap Nika lagi sambil menekuk wajah nya.


"Kenapa? Kalo lagi beres beres mah beres beres aja gak harus ngusir gw juga" ucap Aldy yang tidak mau kalah.


"Risih gw di liatin terus sama Lo tau gak!" Ucap Nika sambil menyemprotkan pembersih kaca ke arah Aldy.


Aldy tetap memperhatikan Nika dan menghiraukan ucapan Nika itu.


Setelah selesai membantu membersihkan rumahnya, Nika pun kembali duduk di dekat Aldy.


"Kenapa Lo masih Diem disini?" Tanya Aldy sambil mengernyitkan dahinya.


Nika pun menatap ke arah Aldy dengan penuh ke herannan.

__ADS_1


"Ayo jalan jalan nik, etttt dah ngeselin banget jadi cewek!" Ucap Aldy ketika melihat Nika masih tetap duduk di sisinya.


"Gw kira gak jadi" ucap Nika sambil tertawa.


"Gw mandi dulu, oke?" Ucap Nika sambil pergi ketika laki laki yang disisinya masih menatap sinis ke arahnya.


Setelah beberapa menit, akhirnya Nika pun kembali menghadap Aldy dengan sangat rapih. Akhirnya Nika dan Aldy pergi pada pukul 10:30 Karna menurut Aldy, Nika yang begitu sangat lelet menyebabkan waktunya terbuang sia sia.


Aldy membawa Nika ke suatu mall, Disana Aldy mengajak Nika melihat lihat barang yang mampu membuat Nika berdecih kesal.


Setelah cukup lama berkeliling di dalam mall yang begitu sangat luas, Aldy pun mengajak Nika makan di salah satu tempat makan yang ada di dalam mall.


Setelah selesai makan, Aldy pun membawa Nika ke bioskop yang ada di mall. Walaupun saat ini tidak ada film yang Nika sukai, tapi Aldy tetap mengajak Nika menonton.


Dari pertama masuk ke mall sampai saat ini mau nonton bioskop, Nika masih tetap bersahabat dengan keheningannya. Setiap memasuki tempat dimana Nika tidak menyukainya, Nika pun menatap sinis ke arah Aldy tapi genggaman tangannya tidak Nika coba lepaskan.


Raut wajah tidak sukanya sangat terpancar ketika sudah keluar dari mall. Sesekali Nika berhenti berjalan untuk memijat kakinya yang begitu sangat pegal.

__ADS_1


Ketika sudah di perjalanan, wajah Nika menjadi lebih kesal ketika mobil Aldy tidak berbelok ke arah dimana rumahnya berada.


"Mau kemana lagi sih!" Ucap Nika dengan nada ketus nya.


"Liat aja" ucap Aldy yang tetap tenang.


Kemarahan Nika pun semakin meluap luap ketika Aldy tidak memberitahu mau kemana dia akan pergi saat ini.


Nika pun membenarkan posisinya menjadi lebih menyerong ke arah pintu mobil yang disisinya.


"Kalo tau gini, gw tadi lebih memilih rebahan di rumah. Gak cape, gak pegel kayak gini! Nyesel gw ngikutin kemauan dia" ucap Nika di dalam hatinya.


"Bangun nik" ucap Aldy sambil menekan nekan pipi cabby Nika.


"Dimana ini!" Ucap Nika ketika melihat seisi luar yang terang karna cahaya bulan dan bintang.


Nika melihat ke jam tangannya, Nika terkejut ketika di jam nya menunjukan pukul 7 malam.

__ADS_1


Lamunannya memudar ketika Aldy menarik tangan Nika agar dapat keluar dari mobilnya.


__ADS_2