Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 5


__ADS_3

"Gw ga ikhlas banget harus ngebagi mas Ferdy sama wanita kampungan itu" ucap Nika ke temannya.


Karna suci sedang berada tidak jauh dari tempat mereka berada, suci pun mendengarnya.


"Lagian kan Lo udah punya suami nik, Lo harus pilih antara mas Ferdy atau mas adit" ucap temannya.


"cih, apaan! gw gak mungkin ninggalin mas Adit dan lebih memilih si Ferdy itu. mas Adit lebih kaya dari mas Ferdy, bahkan gw sampai terkenal dan terpandang ini kan karna aku menikahi pengusaha sukses seperti mas Adit" ucap Nika sambil menyodorkan suatu majalah yang bergambar dirinya dengan Adit.


"Dan gw juga gamau ninggalin mas Ferdy karna gw gamau kehilangan kesenangan gw!" ucap Nika.


"gila ya Lo, serakah amat jadi cewe" ucap teman Nika sambil tertawa.


"nih ya, lagian gw sama mas Ferdy itu cuma bercanda, dia nya aja yang terlalu berharap sama gw. gw cuma anggap dia sebagai boneka gw doang" ucap Nika melanjutkan tertawanya.


suci yang mendengarnya pun terkejut, suci mau pergi dari tempat duduknya tapi dia takut kalau Nika mengetahui keberadaan nya, dan suci lebih memilih tetap duduk di tempatnya dan menunggu Nika pergi dari cafe itu.

__ADS_1


Untung saja tak lama dari itu Nika sama temannya pergi dari cafe itu, suci yang mengetahui hal itu dapat bernapas lega.


suci bergegas pergi ke rumahnya dan menunggu suaminya pulang, dia ingin menceritakan apa yang dia dengar tadi siang.


setelah pukul 5 sore, Ferdy pun pulang, suci yang mengetahui nya pun datang menghampiri suaminya.


"mas aku mau bicara" ucap suci


Ferdy hanya diam


Ferdy yang mendengar nya pun ber reaksi karna nama kekasih nya di sebut oleh suci


"Dia gak serius mas sama kamu, dia cuma anggap kamu sebagai boneka dia mas" ucap suci


"haha, kamu pikir saya akan percaya sama omong kosong kamu? saya lebih percaya sama Nika, Nika gak mungkin berbohong sama saya. urus saja urusan mu sendiri jangan ikut campur dengan urusan pribadi saya" ucap Ferdy, dan kali ini suara nya pun tinggi, rahang nya pun mengeras, mungkin karena kesal dengan kabar yang di ucapkan suci.

__ADS_1


"saya gak berbohong mas, saya berani sumpah. dia bicara di cafe itu dengan teman wanita nya mas" ucap suci sambil meneteskan air matanya


"kamu benar benar sangat murahan ya ci, kamu menjelek jelekan Nika ke saya karna agar saya membenci Nika dan menyukai kamu kan? jangan mimpi ci! saya tidak menyukai kamu sedikit pun. nikmati saja harta saya tapi jangan ikut campur tentang hubungan ku dengan Nika!" ucap Ferdy memegang dagu suci dan langsung menghempaskannya.


air mata suci sudah tidak bisa terbendung lagi atas ucapan dan prilaku dari suami nya itu.


"Aku tidak menginginkan harta ini semua mas. pernikahan itu sangat sakral pernikahan itu bukan mainan mas! iya benar ini bukan urusan aku, tapi kamu sudah membawaku ke permainan bodoh mu ini mas!" ucap suci sambil menatap serius terhadap saminya tak henti juga air mata yang terus terusan menetes di pipinya.


"haha tidak ada wanita yang tidak membutuhkan uang, kamu sungguh sangat munafik ci" ucap Ferdy sambil menuding kening suci dan pergi meninggalkan suci ke kamarnya.


suci hanya diam dan duduk ke sopa di dekatnya, hatinya sungguh sangat terluka atas ucapan Ferdy.


setelah kakinya tidak merasa terlalu lemas, suci pergi ke kamarnya untuk menenangkan diri. jam sudah menunjukkan waktu makan malam suci pergi ke dapur memasak untuk makan malam, suci makan tanpa menunggu Ferdy, ya karna dari awal menikah pun mereka tidak pernah makan bersama.


setelah makan malam suci pergi ke kamar nya dan tertidur, dia besok ingin pergi ke rumah ayah nya, ingin menceritakan tentang Ferdy yang menikahinya karena ingin menutupi hubungannya dengan istri sahabatnya.

__ADS_1


__ADS_2