Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 11


__ADS_3

Suci kembali duduk di samping Ferdy dan sesekali dia menyeka air matanya yang hendak terjatuh terus menerus.


karena saking lelahnya suci pun ikut tertidur sambil duduk di sampingnya Ferdy. Setelah jam 6 suci pun terbangun dari tidurnya dan bergegas pergi membeli sarapan untuknya dan juga Ferdy.


Ketika suci sudah kembali ke kamar rawat nya Ferdy, suci melihat laki laki itu sudah terbangun dan ia sedang berposisi duduk di tempat tidurnya.


"makan dulu mas" ucap suci tersenyum sambil membuka bungkus bubur untuk Ferdy.


"Saya cuma mau makan jika Nika yang ngasih saya makan" ucap Ferdy.


"Tapi mungkin dia gak kesini mas" ucap suci meyakinkan Ferdy, suci tidak memberi tahukan tentang masalah kemarin soal Adit yang sudah mengetahui hubungan gelap Ferdy dan Nika.


"Saya yakin Nika pasti kesini, menjenguk saya!" ucap Ferdy.


suci menyerah dan menyimpan bubur itu ke meja kembali. tak lama dari itu ada seseorang yang hendak masuk ke kamar tersebut.


"Kamu gapapa mas?" ucap wanita yang sudah masuk ke ruangan Ferdy.


"ngga kok nik" ucap Ferdy tersenyum lebar.


"syukur lah" ucap Nika langsung memeluk ferdy.

__ADS_1


tanpa rasa sungkan atau pun malu wanita itu tetap memeluk seorang lelaki yang sudah ber istri bahkan wanita itu memeluknya di hadapan istri Ferdy.


"maaf mba, ini sarapan mas Ferdy. tolong suapin suami saya ya" ucap suci tersenyum sambil menyodorkan mangkuk isi bubur tersebut.


tanpa sungkan Nika pun mengambil mangkuk tersebut dan menyuapi Ferdy hati suci sangat ter iris melihatnya, tapi suci tetap sabar dia tidak mau orang lain mengetahui bahwa dia sedang hancur.


"Sedang apa kamu disini?" ucap Ferdy ketika melihat suci yang masih berdiri mematung di sisi Nika.


"Aku nungguin kamu mas" jawab suci.


"saya sudah tidak membutuhkan mu! pergi dari sini" ucap Ferdy.


"maksud kamu apa ngomong gitu sama anak saya?" ucap laki laki yang berada di ambang pintu ruangan Ferdy.


mereka terdiam begitu juga suci yang kaget atas ucapan seorang laki laki yang hendak masuk tersebut.


"kenapa kamu tidak ngomong sama bapak kalo kamu tidak pernah di perlakukan baik sama orang ini?" ucap putra menatap suci sambil menunjuk laki laki yang sedang asik menikmati makanan yang di suapi wanita lain.


suci masih mematung dari tempatnya, tapi tatapannya berganti ke arah laki laki yang hendak menghampiri nya.


"kamu tega ci sama bapak!" ucap putra

__ADS_1


"kenapa bapak datang pas situasi nya lagi kek gini sih" ucap batin suci.


"ayo pergi dari sini! kita pulang!" ucap putra sambil menarik anaknya.


suci mengambil tas nya dan ikut mengikuti ayahnya tersebut.


tanpa merasa bersalah Ferdy pun acuh dan hanya memutarkan bola matanya itu.


di sepanjang perjalanan putra mendiamkan suci yang sudah berbohong kepadanya.


"maafkan suci pak sudah gak jujur sama bapak" ucap suci.


putra masih terdiam dan tetap fokus ke jalan.


"maafkan suci pak, suci gak mau jadi anak durhaka" ucap suci meraih tangan putra karna berniat untuk memohon kepada ayahnya.


putra yang tidak tega melihat putri nya itu pun langsung melihat ke arah suci.


"iya bapak maafin tapi bapak gak rela kalau kamu kembali lagi sama Ferdy!" ucap putra.


suci hanya terdiam karena tentu saja suci masih tetap mencintai Ferdy walaupun Ferdy tidak pernah berperilaku baik terhadapnya.

__ADS_1


__ADS_2