Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
Part 60


__ADS_3

Nika pun keluar dari kamarnya untuk pergi ke dapur. Tapi langkah nya terhenti ketika melihat wanita yang di selimuti sebuah kain di atas sofa.


"Bi, kok tidur disini?" Tanya Nika yang sudah menghampiri wanita itu.


Bi asih pun terkejut dan terduduk dari tidurnya.


"Tidur di kamar aja bi, masih ada satu kamar disini" ucap Nika


"Ngga deh neng, bibi tidur disini aja" ucap bi Asih.


"Kalo gitu, aku gak akan bisa tidur dengan tenang. Aku mohon bi, tidur di kamar. Jangan tidur disini" ucap Nika dengan penuh harapnya.


Bi asih pun mengangguk dan tersenyum.


"Yaudah aku beresin dulu ya kamarnya" ucap Nika yang hendak berdiri dari duduknya.


"Jangan neng, biar bibi aja" ucap bi asih.


Nika pun mengangguk, dan mengantarkan bi asih ke kamar yang satunya lagi.


"Ini ada selimut, pake aja bi. Disini gak pake AC juga soalnya dingin" ucap Nika sambil memberikan selimut yang sudah dia ambil dari lemari.

__ADS_1


Setelah bi asih menerimanya, Nika pun keluar dari kamar itu dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air.


Setelah selesai minum, Nika pun kembali ke kamarnya. Nika kecewa ketika melihat handphone nya yang masih saja belum terdapat jawaban dari Aldy.


Nika menatap dan membaca salah satu nama kontak sambil tersenyum senyum.


"PA NGE RAN KU" ucap Nika mengeja ucapannya sambil tersenyum senyum sendiri.


"Alay banget, dasar cowok gila" ucap Nika sambil tertawa melihatnya.


Tapi Nika tidak mengganti nama di kontaknya itu, namanya tetap PANGERANKU.


Nika pun tertidur dengan handphone yang masih ada di dalam genggamannya.


Ketika Nika keluar dari pintu kamar, Nika pun takjub atas kebersihan isi rumahnya.


"Dari semenjak mamah meninggal, rumah ini tidak pernah sebersih dan Serapi ini" ucap Nika di dalam hatinya ketika matanya sudah menyapu seisi rumahnya.


Nika pun pergi ke kamar mandi. ketika Nika melewati dapur, Nika melihat bi asih yang sedang sibuk membuat kan makanan.


"Bi, bibi udah bekerja sangat keras. Kenapa tidak istirahat terlebih dahulu?" Tanya Nika ketika sudah menghampiri bi asih.

__ADS_1


"Nggak kok neng, bibi sudah terbiasa dalam hal ini. Malah kalo bibi diem diem di rumah, badan bibi ngerasa gak enak gitu" ucap bi asih sambil tersenyum menatap ke arah Nika.


Nika pun mengangguk tanda mengerti lalu pergi ke kamar mandi.


Setelah selesai membereskan tubuhnya dan bersarapan bersama, Nika pun berpamitan untuk segera pergi ke toko suci.


"Heh" ucap laki laki yang baru datang ke rumah Nika.


"Apaan sih Lo" ucap Nika sambil menutup kembali pintu rumahnya.


Setelah menutup pintu rumahnya, Nika pun bergegas pergi menuju mobil Aldy. Ya walaupun Aldy belum menyuruhnya untuk segera masuk ke dalam mobilnya.


"Muka Lo kusut bener nik pagi ini" ucap Aldy ketika sudah berada di tengah perjalanan.


"Lo kenapa?" Tanya Aldy lagi ketika belum mendapat jawaban dari Nika.


"Cerita sama gw, Lo kenapa? Lo risih ada bi asih di rumah Lo?" Tanya Aldy.


"Apaan sih. Bukan itu!" Ucap Nika, pertanyaan Aldy barusan mampu membuat Nika membuka mulutnya.


"Trus?" Tanya Aldy lagi.

__ADS_1


"Se nggak penting nya gw di hidup Lo ya Al, sampe pesan gw aja nggak Lo bales" ucap Nika ketika sudah menghembuskan nafas berat nya.


__ADS_2