
"Mas kamu disini?" ucap suci
"i iya, ada apa kamu mencariku?" ucap Ferdy
"tamu tamu mencarimu, dan menanyakan keberadaan mu mas"
"baik lah, ayo kita kedepan" ucap Ferdy melingkarkan tangannya ke pinggang suci sambil sesekali melihat kebelakang.
acara sudah selesai, malam pun datang, Ferdy membawa suci pulang kerumah pribadi nya itu, karna selama ia belum menikah pun Ferdy tetap tinggal sendiri, karna Ferdy mau mandiri.
setelah tiba di rumah besar dan mewah, Ferdy sikap nya pun berubah, dia menjadi laki laki yang sangat dingin, bahkan dia pergi masuk ke dalam rumah nya terlebih dahulu tanpa mengajak suci.
"Mau apa kamu kesini?" ucap Ferdy ketus yang membuat langkah suci langsung berhenti.
"Aku mau tidur mas" jawab suci
"Kamu tidur di kamar tamu"
"Lah kok, kenapa mas? bukan nya kita sudah sah menjadi suami istri"
"Saya menikahi kamu karna agar saya bisa bebas pacaran sama Nika"
"Bukannya nika itu istri sahabat mas ya?" jawab suci yang heran dan pastinya sakit mendengar omongan suaminya tersebut.
__ADS_1
"Banyak bicara kamu ya, pergi ke kamar tamu dan jangan lupa besok datang ke sini ambil semua barang barang mu"
"iya mas" ucap suci sambil tak henti menyeka air matanya yang terus terurai.
setelah sampai ia di kamar tidur, suci menjatuhkan tubuhnya.
"Begitu bencinya kah dia terhadap ku, lalu mengapa dia bicara menyukai ku dan datang kerumah ku untuk meminta restu ke bapaku" ucap suci sendiri yang sambil menangis.
Ntah berapa lama suci menangis dan bergumam seperti itu, sampai ia kelelahan dan tertidur.
Malam yang menyakitkan pun berlalu, setelah suci menyiapkan sarapan pagi di dapur, Ferdy pun datang dari kamar dengan pakaian yang sangat rapih.
"Sarapan dulu mas" ucap suci
suci pun mengikuti langkah yang di tuju suaminya, berniat mau mengantarnya ke depan rumah.
Setelah di depan pintu, Ferdy pun berhenti dan berbalik badan, kini tubuhnya berhadapan dengan suci.
"Kamu hanya jadi boneka disini, jangan berharap lebih terhadapku" ucap Ferdy sambil memegang dagu wanita cantik itu.
suci hanya terdiam
"Ini kartu untuk mu pergunakan semaumu" ucap Ferdy sambil menyodorkan kartu tersebut ke tangan suci.
__ADS_1
suci masih diam dan membisu
"Urusi saja urusan mu, jangan ganggu urusan ku, apalagi hubungan ku sama Nika. oh iya, masalah hubungan ku sama Nika kamu jangan bicarakan ke orang lain" ucap Ferdy sambil menuding kening suci cukup keras.
Lagi lagi suci hanya bisa terdiam sambil menahan air matanya, suci tidak percaya bahwa suami nya sekejam itu terhadapnya, pernikahan sakral yang ia harapkan tapi menjadi seperti ini.
"bye" ucap Ferdy sambil melambaikan tangannya ke suci dan Ferdi pun pergi meninggalkan halaman rumahnya.
Sesampainya di kantor Ferdy terkejut atas keberadaan Nika di kantornya.
"Kamu kok disini sayang" ucap Ferdy sambil melingkarkan tangannya ke pinggang Nika.
"Kamu kemana aja? aku rindu" jawab Nika yang dengan cepat memeluk Ferdy dan Ferdy pun membalas pelukan tersebut.
"kamu ngga ngapa-ngapain dia kan semalam?" tanya Nika
"Ngga lah sayang, bahkan dia tahu kalo aku menikahi dia karna agar hubungan kita tidak di ketahui suami kamu" jawab Ferdy
"Bagus dong kalo gitu" ucap Nika
setelah beberapa jam dan gak terasa waktu sudah sore, mobil mewah itu pun datang halaman rumah, Suci yang mengetahuinya pun langsung berdiri dan menghampiri nya kedepan rumah.
senyumannya memudar ketika suci melihat seseorang yang keluar dari mobil suaminya itu, yang tak lain Nika kekasih suaminya.
__ADS_1
Nika dan Ferdy masuk kedalam rumah dengan bergandengan tangan, suci yang melihatnya pun merasakan begitu sangat sakit, dan tanpa ia sadari air matanya pun menetes.