Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 7


__ADS_3

Ferdy pun kembali ke rumah dan mencari seseorang yang sedang ia tuju waktu perjalanan, dia mendapatkan yang ia sedang cari ketika melihat sosok wanita cantik, anggun dan sederhana yang sedang duduk di depan tv.


Dia mau memarahi wanita itu tapi Ferdy mengurungkan niatnya karena Ferdy gak mau suci tahu kalau ia sempat mempercayai nya, karna Ferdy pikir itu akan membuat dia merasa menang sudah menjelek jelek kan Nika terhadapnya. (walaupun itu fakta)


Ferdy bergegas ke kamarnya ingin segera istirahat dan menenangkan hatinya yang sedang kacau tanpa mempedulikan wanita yang sedang duduk disana.


❤️❤️❤️❤️❤️


"aku cinta banget mas sama kamu" ucap Nika ke Adit.


"aku juga cinta banget sama kamu sayang" jawab Adit memeluk sang istri dan mencium keningnya.


"Aku beruntung dapat suami seperti kamu mas" ucap Nika dan lebih meng eratkan pelukan yang ia balas dari suaminya.


ketika Nika dan Adit mau hendak tidur tapi terdapat suara telpon di atas meja. Nika pun pergi mengangkatnya


"Hallo iya?" ucap Nika


"APA? papah meninggal?" ucap Nika kaget, dan tentu saja lutut nya tiba tiba lemas dan Nika yang awalnya sedang berdiri pun langsung terduduk dan menangis.

__ADS_1


Adit yang mendengarnya pun menghampiri sang istri. "kamu kenapa?" tanya Adit khuatir.


"papahku meninggal mas" jawab Nika tetap menangis


Adit pun memeluk sang istri agar ia tenang dan tak lupa untuk mengelus lembut rambut istrinya.


Nika dan Adit pergi ke kediaman papahnya Nika. menlpon orang orang terdekat, tak lupa juga dia menlpon sahabat nya yaitu Ferdy.


Ferdy yang mendengar kabar itu pun bahagia, karna ntah kenapa baginya itu kabar bahagia.


pagi pagi sekali Ferdy dan suci pergi menuju rumah papah nya Nika, sampai papah nya Nika di makam kan pun Ferdy sama suci tetap berada di sana.


Nika mengambil bunga dan menabur kan nya di atas pemakaman ayahnya, tapi dia tetap menangis. setelah selesai Nika pun terjatuh ke pemakaman ayah nya.


"paah, kenapa papah secepat ini ninggalin Nika" ucap Nika menangis sambil memeluk batu nisan sang ayah.


"Nika masih ingin melihat papah di dunia ini pah"


"bagi Nika ini patah hati yang terhebat pah buat Nika" ucap nya lagi.

__ADS_1


semua orang sedih melihat hal itu tapi berbeda dengan Ferdy, dia hanya tersenyum melihatnya, karna Ferdy pikir ia akan segera menagih janji nya


Adit yang melihat sang istri yang sangat terpukul itu ikut menunduk dan memegang pundak Nika.


"sabar sayang, papah pasti bahagia di sana" ucap Adit dan membantu Nika berdiri.


"ayo kita pulang, kamu jangan nangis kasian papah" ucap Adit lagi.


"yaudah kami pamit pulang dulu ya dit" ucap Ferdy sambil menepuk pundak Adit.


"saya turut berduka cita mba atas meninggalnya papah mba" ucap suci sambil memegang tangan Nika.


tapi Nika tidak menjawab omongan suci, malah lebih memilih melepaskan tangan suci dari tangannya.


Adit yang melihat sikap istrinya itu menjadi merasa tidak enak hati.


"maafkan istri saya ya Fer, ci" ucap Adit.


"gapapa gw ngerti ko" ucap Ferdy.

__ADS_1


mereka pun pergi meninggalkan pemakaman ayahnya Nika dan pulang ke rumahnya masing masing.


__ADS_2