
Adit pun kembali fokus kepada clean yang sedang menjelaskan tentang kerja sama, setelah selesai Adit pun bergegas pergi keluar cafe untuk menemui seseorang yang ia cari.
tapi saat Adit sudah berada di luar cafe. Adit tidak melihat Nika, bahkan dia benar benar hilang dari pandangan Adit.
Adit pun pergi dari cafe itu, dia pulang ingin segera istirahat karna lelah. setelah Adit di rumah, Adit terus terus berfikir kenapa wanita itu kembali ke sini.
Adit pun tertidur karna lelah dan masih dengan pikirannya yang kesana kemari tentang Nika.
❤️❤️❤️❤️❤️
setelah dari cafe itu, Nika pergi ke taman dan mendapatkan laki laki yang sudah ia inginkan ketika di luar negeri.
Nika menghampiri laki laki itu dengan sangat cekatan, bahkan ketika sudah di dekatnya nika langsung memeluknya.
"Aku rindu kamu mas" ucap Nika ketika tangannya masih melilit di leher Ferdy.
"Cepat ada apa kamu mau mengajak ku kemari? tidak cukup dengan hal yang sudah membuat ku sakit waktu itu?" tanya Ferdy dengan mengakhiri dengusan kesal.
"Maafkan aku mas, aku tidak menemukan lelaki sepertimu, yang mencintaiku sepenuh hati" ucap Nika sambil mengeratkan pelukannya itu.
Ferdy membalas pelukan wanita yang sedang memeluknya itu. karna ucapan nya Nika itu membuat hati Ferdy kembali bergemuruh.
"Aku mau menikah dengan mu mas" ucap Nika mengangkat kepalanya, dan saat ini wajahnya pun berhadapan.
__ADS_1
Ferdy terkejut mendengar ucapan wanita itu, kini pelukan yang ia balas pun telah Ferdy lepaskan.
"Kenapa? kamu sudah tidak mau menikahi ku?" tanya Nika murung.
Ferdy masih terdiam karna merasa tidak percaya atas apa yang ia dengar tersebut.
"Bukan kah kamu menginginkan laki laki yang memberimu uang 5 milyar dan rumah yang lebih besar dari mantan suami mu?" tanya Ferdy ketika sudah berfikir cukup lama.
Nika terdiam, kali ini Nika menundukkan kepalanya sambil duduk.
"Maafkan aku" ucap Nika yang sekarang terdengar isakan tangis dari dirinya.
Ferdy pun ikut duduk di samping Nika dan memeluk wanita itu.
"Aku mau menikahi mu, tapi kamu mau gak menikah dengan ku secara siri?" tanya Ferdy dengan menggunakan nada yang sangat lembut.
Hatinya Nika terperanjat ketika mendengar apa yang sudah Ferdy ucapkan terhadapnya, Nika menatap Ferdy dengan ntah apa arti dari tatapan Nika tersebut.
"Kenapa?" tanya Nika setelah sekian lama terdiam.
Ferdy menghembuskan nafas berat, dengan cepat Ferdy meraih tangan Nika dan menggenggam nya.
"Karna aku belum berbicara kepada orangtuaku tentang penceraian ku dengan suci" ucap Ferdy terhenti.
__ADS_1
Nika masih terdiam atas ucapan ferdy itu.
"orang tuaku sangat menyayangi suci nik. aku tidak mau kalau orang tuaku sampai sakit bila mendengar kabar itu" ucap Ferdy sambil menunduk setelah menghembuskan nafas yang berat.
Nika lagi lagi hanya bisa terdiam.
"Aku janji! jika waktunya tepat aku akan membicarakan nya ke orang tuaku, dan aku akan segera menikahi mu secara resmi. aku janji Nik!" ucap Ferdy dengan bersungguh sungguh.
Nika pun masih tetap terdiam, dia tidak percaya dengan apa yang sudah Ferdy ucapkan itu.
"Aku mohon nik" ucap Ferdy, kali ini matanya sudah berkaca kaca.
Nika pun mengangguk ketika sudah menatap lelaki yang sedang menggenggam tangannya itu.
"Yes!" ucap Ferdy terbangun dari duduknya dengan bahagia.
"Ayo aku anterin kamu pulang, kamu pasti cape sudah menempuh waktu cukup lama" ucap Adit sambil meraih tangan Nika.
Nika masih terduduk di tempat nya sambil menunduk.
"Kamu kenapa?" Tanya Ferdy heran.
"Rumah ayahku sudah ku jual untuk modal waktu aku di luar negeri mas" ucap Nika ketika sudah terdiam sejenak.
__ADS_1
Ferdy lagi lagi menghembuskan nafas beratnya. "Yasudah, kamu tinggal di apartemen ku saja ucap Ferdy.
Nika pun mengangguk tanda setuju atas usulan yang Ferdy buat.