Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 28


__ADS_3

"Ayok keluar, kita cari gaun untuk lusa" ucap Ferdy ketika melepas pelukannya tersebut.


"Kan cuma nikah siri, ko pake gaun mas?" tanya Nika heran.


"walaupun nikah kita cuma siri, tapi aku mau pernikahan kita berkesan nik" ucap Ferdy sambil tersenyum.


Nika pun mengangguk dan menuruti nya.


"Yasudah aku siap siap dulu ya mas" ucap Nika sambil pergi menuju kamarnya.


Ferdy pun mengangguk dan pergi ke ruang tv untuk menunggu Nika.


Setelah satu jam lebih Nika datang dari kamarnya untuk menemui Ferdy di ruang tv.


"Ayok mas" ucap Nika sambil menarik tangan Ferdy.


Ferdy pun berdiri dari duduknya dan mengikuti langkah Nika yang hendak keluar dari ruangan tersebut.


mereka pun keluar dari ruangan itu dan segera memasuki lift yang sudah ada di depannya.


"Kita ke cafe dulu ya, kita kan belum sarapan" ucap Ferdy sambil menggandeng lengan Nika.


"iya, karna kamu yang sudah mengganggu ku masak!" ucap Nika Ketus.


"karna aku tahu masakan kamu kurang enak, jadi aku jaga aman aja" ucap Ferdy sambil tertawa.

__ADS_1


Nika pun mengernyitkan matanya memberi tatapan sinis kenapa lelaki yang ada di sampingnya.


setelah pintu lift terbuka, mereka pun bergegas keluar. Mereka pun meninggalkan apartemen tersebut dan pergi ke parkiran untuk mengambil mobilnya.


mereka pergi ke suatu mall, tapi sebelum mereka pergi ke butik gaun pernikahan. mereka mampir terlebih dahulu ke sebuah cafe untuk sarapan.


makanan yang ia pesan akhirnya datang, dan dengan cepat mereka menyantap makanan tersebut. setelah perutnya sudah ter isi, mereka keluar dari cafe itu dan pergi ke suatu butik untuk memilih gaun pernikahan nya.


"Kamu mau yang mana nik?" tanya Ferdy setelah sudah berada di tempat khusus gaun pernikahan.


"gak tau mas, aku bingung" ucap Nika ketika sedang melihat lihat gaun tersebut.


"Gimana kalau ini?" tanya Ferdy ketika melihat ke salah satu gaun.


Nika pun mengangguk dan membalas senyuman dari Ferdy itu. Nika pergi untuk mencoba gaun pernikahan nya dan memperlihatkan kepada calon suaminya itu.


Mata Ferdy membulat ketika melihat Nika keluar dari ruangan itu.


"Sangatt cocok nik" ucap Ferdy tersenyum dan mengacungi 2 jempol untuk Nika.


Nika pun tersenyum, mungkin kali ini wajahnya berubah menjadi merah karna malu akan senyuman menggoda yang Ferdy buat terhadap nya.


Nika pun kembali untuk mengganti baju pengantinnya itu.


setelah selesai dengan gaun pengantin, Ferdy pun mengantarkan Nika ke apartemen nya.

__ADS_1


"Aku anterin kamu sampai sini ya nik, soalnya ada meeting" ucap Ferdy ketika sudah menghentikan mobilnya di depan gedung apartemen.


"Yasudah" ucap Nika menekuk wajahnya karna kesal.


ketika Nika sudah turun dari mobilnya, Ferdy pun dengan cepat pergi dari wilayah gedung apartemen itu.


waktu berjalan dengan sangat cepat, tidak terasa besok lah acara pernikahan Nika dan ferdy.


"tidak terasa besok sudah acara pernikahan ku dengan mas ferdy saja" ucap Nika sambil tersenyum ketika hendak mau tidur.


"Aku harus tidur yang cukup agar besok benar benar berpenampilan sangat maksimal" ucap Nika dan membenamkan wajahnya ke bantal guling.


Nika pun tertidur dan di selimuti dengan kedinginan malam yang akan menghantar kebahagiaan ke esokan harinya.


Nika terbangun ketika ada orang yang menelpon nya.


"Hallo, maaf ini siapa ya?" Tanya Nika di telepon.


"Ini saya orang yang bapak Ferdy kirim untuk merias mba" ucap seseorang di sebrang sana.


"eh iya gimana mba?" tanya Nika lagi.


"Saya sudah ada di depan pintu apartemen mba, tolong segera di buka ya" ucap orang tersebut.


Nika pun mematikan telponnya dan melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 7 pagi, dengan cepat Nika keluar dari kamar untuk segera membuka pintu apartemen nya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2