Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
Part 53


__ADS_3

Walaupun suci hamil tua, tapi suci tetap datang ke toko. Bukan karena suci tidak percaya sama karyawannya, tapi suci hanya selalu kesepian jika dia harus tetap diam di rumah.


Keadaan di toko pun seperti biasa, Nika dan karyawan yang lainnya bekerja dengan sangat semangat, apalagi melihat bos nya yang begitu baik.


Setelah sore, toko pun di bereskan kembali karna sudah waktunya tutup.


Nika pun bergegas pulang agar dapat bersiap siap untuk menghadiri ajakan Aldy waktu itu.


Tidak lama dari itu, Aldy datang untuk menjemput Nika.


Nika yang sudah dari tadi menunggu jemputan dan mendengar langkah kaki menuju rumahnya, Nika pun membuka kan pintu walaupun Aldy belum mengetuknya.


"Niat banget ya Lo" ucap Aldy sambil tertawa.


Nika pun hanya memutarkan bola matanya.


"Ayok" ucap Nika setelah mengunci pintu rumahnya lalu pergi menuju mobil Aldy.


Aldy pun berjalan mengimbangi langkah wanita yang ada di sampingnya.


"Gimana?" Tanya Aldy ketika sudah mengendarai mobilnya.


"Gimana apanya?" Tanya Nika heran.

__ADS_1


"Itu loh, jawaban kamu atas pertanyaan aku kemarin" ucap Aldy mengingatkan Nika.


Nika pun terkekeh geli mendengar ucapan Aldy yang memanggilnya aku kamu.


"Oh itu" ucap Nika yang masih terdapat sisa tawanya.


"Kalo masalah itu... Gimana ya ngomong nya" ucap Nika terhenti.


"Aku tau kamu butuh waktu nik, jadi gimana kalau kita Deket sebulan dulu. Jika kamu cocok sama aku, kita nikah dalam waktu satu Minggu lagi. Gimana?" Ucap Aldy sambil sesekali melirik Nika.


"Oke" ucap Nika setelah terdiam sejenak.


Aldy pun tersenyum. tangannya beralih mengelus pipi wanita yang ada di sampingnya, membuat Nika tersenyum tersipu malu atas apa yang di lakukan laki laki itu.


Aldy turun terlebih dahulu dari mobilnya untuk segera membuka kan pintu untuk Nika.


Setelah Nika turun dari mobilnya, mata Nika membulat ketika melihat Aldy yang meraih tangannya dan menggenggam erat tangan Nika.


Nika hanya mampu terdiam atas apa yang di lakukan oleh Aldy. Setelah Nika dan Aldy memasuki cafe itu, Nika terkejut melihat siapa yang akan di hampiri oleh Aldy dan juga Nika.


"Hey Aldy!" Ucap laki laki itu dan memberikan salaman khas nya para laki laki.


"Maaf ya udah ngebuat kalian nunggu lama" ucap Aldy.

__ADS_1


"Silahkan duduk" ucap laki laki itu.


keterkejutannya hilang ketika Aldy meraih tangan Nika agar duduk di sampingnya.


"jadi ini cewek yang Lo damba damba kan? cewek yang ngebuat Lo belum nikah sampe sekarang?" tanya Adit heran.


Nika hanya tersenyum malu. "kenapa temen Aldy harus mas Adit sih, dunia ini bener bener sangat sempit" ucap Nika di dalam hatinya.


"iya dit, cantik kan?" tanya Aldy sambil menaik turunkan alis nya.


"nggak! cantikan istri gw" ucap Adit sambil di iringi tawa renyahnya.


Nika pun mendengus kesal, bahkan tatapannya berubah menjadi tatapan sinis. berbeda dengan wanita hamil yang berada di sebelah Adit.


"Iya karna itu istri Lo!" ucap Nika yang tetap saja tidak menyingkirkan tatapan sinis nya.


"Kalian udah saling kenal?" tanya Aldy heran.


"hmmm" ucap Nika sambil meminum minuman yang sudah Adit pesan sebelum Nika dan Aldy datang.


"kok Lo gak bilang sama gw kalo Lo kenal sama Nika sih?" tanya Aldy kesal.


"Lo hanya cerita tentang dia, tapi Lo gak ngasih tau foto nya ke gw" ucap Adit acuh.

__ADS_1


__ADS_2