
Nika sangat kesal bahkan hatinya sangat ter iris ketika mengingat ucapan yang di lontarkan Ferdy dan wanita itu.
Air matanya tidak dapat terbendung lagi ketika melihat suaminya pergi bersama istri resminya meninggalkan dirinya sendiri.
"Apa ini yang di rasakan suci waktu itu ketika mengetahui bahwa suaminya sendiri memiliki kekasih, bahkan dia sering melihat kebersamaan kita dulu" ucap nika di sela tangisannya.
"Maafkan aku ci, maafkan aku" ucap Nika lagi
Walaupun nikah kita cuma siri, tapi aku mau pernikahan kita berkesan nik.
yang terpenting aku sudah memiliki mu seutuhnya.
jangan pergi dari apartemen ya, aku tidak mau kamu kenapa kenapa.
hatinya kembali sakit ketika mengingat ucapan manis yang sering Ferdy katakan terhadap nya.
"Apa arti dari ucapan manis mu? apa arti dari semua ciuman dari mu" ucap Nika yang tak henti menangis.
"Jadi ini arti yang suci dan Adit berikan ketika mereka melihat aku bersama Ferdy" ucapnya lagi.
"hebatnya diriku, yang menjadi simpanan seseorang tanpa di inginkan" ucap nya tertawa tapi matanya tetap menangis.
__ADS_1
"Bahkan aku sering memanggil suci wanita murahan tapi aku sendiri lebih dari itu" ucap Nika lagi.
"Aku benci kamu mas!" ucap Nika yang kini bangkit dari duduknya dan meraih foto Ferdy bersama dirinya.
"Aku tidak menyangka ini niat mu selama ini, pantas saja kau sangat baik terhadapku" ucap Nika sambil melemparkan foto tersebut.
Nika kembali terduduk di atas kasurnya, dia kembali menangisi kehidupan memalukan nya tersebut.
"pahh... maafkan Nika, maafkan Nika sudah tidak mendengarkan ucapan papah" ucap Nika yang masih tetap menangis.
"Nika kangen papah, Nika ingin meluk papah. Lihat lah pah anak papah sekarang ini, benar benar tidak punya siapa siapa lagi di hidupnya, hidupnya sungguh sangat menyedihkan" ucap Nika menangis sesekali tertawa di dalam pikirannya.
inilah balasan mu yang sudah mengkhianati laki laki yang baik terhadapmu
inilah balasan atas cacian yang kamu berikan terhadap laki laki yang mau menikahi mu dulu.
Nika kembali menangisi dirinya ketika ada ucapan tersebut yang terlintas di pikirannya.
Nika pun tertidur karena merasa sangat lelah, sesekali dia meneteskan air mata di dalam tidurnya.
sesekali Nika terbangun dari tidur menyedihkannya itu, Nika menangis ketika mengingat yang sudah Ferdy lakukan terhadapnya. Nika berharap bahwa semua ini adalah mimpi panjang yang sudah menggoreskan hatinya.
__ADS_1
tapi semua itu tidak seperti apa yang Nika harapkan. hari ini benar benar terjadi, hari ini benar benar memang adanya.
Nika melihat ke arah dimana Ferdy sering tidur bersamanya.
"Aku menyayangimu mas" ucap Nika kembali menangis sambil memeluk bantal yang sering Ferdy pakai untuk tidur.
lamunannya memudar ketika ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.
Nika membuka kan pintu tersebut dengan wajah yang sangat kacaunya.
Degg!
Hati Nika kembali trenyuh ketika melihat orang yang ada di balik pintu kamarnya.
"Untuk apa kamu kesini" ucap Nika.
"Aku mau berbicara, aku mau menyelesaikan ini semua" Ucap Ferdy.
Nika pun terdiam, air matanya terjatuh ketika mendengar ucapan itu. dengan cepat Nika pergi ke sofa agar Ferdy dan istri resminya mengikuti.
Ferdy duduk bersebrangan dengan Nika, "Lihatlah! kalian tidak punya malu! sudah menyakitiku tapi tetap beraninya saling memeluk satu sama lain di hadapanku" ucap batin Nika.
__ADS_1