Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 27


__ADS_3

sesampainya di sebuah apartemen, Nika bergegas membereskan pakaian miliknya.


"Aku pulang ya nik" ucap Ferdy.


"Pulang ke rumah kamu waktu itu?" tanya Nika.


"Ngga nik, aku ke rumah temen ku dulu. soalnya kan kita belum menikah takut aku khilaf nik" ucap Ferdy meyakinkan.


"Yasudah, hati hati ya" ucap Nika sambil melambaikan tangan nya ketika Ferdy pergi keluar dari kamar tersebut.


Ketika Nika sudah menutup pintu apartemen nya tiba tiba langkah nya terhenti seketika.


"Lah, kenapa dia pulang ke rumah temannya? bukan kah dia dulu punya rumah?" ucap Nika heran.


"Yasudah lah, nanti ku tanyakan jika dia datang kemari lagi" ucap Nika sambil mengangkat bahunya.


Setelah Nika bergumam sendiri, Nika pun pergi ke dapur terlebih dahulu karna perutnya sudah sangat tidak bersahabat.


ketika Nika membuka kulkas, Nika terkejut terhadap isinya tersebut. "Kok cuma mie?" ucap Nika heran.


Tapi keherannannya hilang seketika ketika dia mengingat sesuatu. "Ini kan apartemen cowok, jadi mana mungkin banyak bahan makanan" ucap Nika mendelikan matanya.


setelah menghembuskan nafas panjang, Nika mengambil sebungkus mie instan untuk ia masak.

__ADS_1


Nika memakan mie itu dengan sangat lahap. setelah perutnya ter isi, Nika pergi mandi dan bersiap siap untuk istirahat.


Nika tertidur sangat pulas karna dirinya benar benar lelah.


paginya dia terbangun dengan suara ketukan di pintu kamarnya. dia mengetahui itu pasti Ferdy, karna hanya mereka berdua yang dapat masuk ke ruangan tersebut.


Nika membuka kan pintu kamarnya, dia terkejut melihat apa yang laki laki itu bawa.


"Kenapa kamu membawa banyak sekali bahan makanan mas?" tanya Nika heran.


"Kamu pasti belum makan, ini aku bawa ini semua agar kamu masak" ucap Ferdy.


"Gatau kali ya dia kalo gw udah makan dengan mie instan kemarin sore" gumam Nika di dalam hatinya.


"Aku boleh bicara sebentar?" Tanya laki laki itu.


Nika pun mengangguk tapi tidak mengalihkan pandangannya.


tangan Ferdy berubah menjadi di pundak Nika dan dengan cepat membalikkan badan Nika agar berhadapan dengan nya.


Kini Nika semakin terkejut ketika Ferdy mengangkatnya membuat Nika duduk di sebuah wastafel.


Tangan Ferdy melingkar di pinggang Nika dan tubuhnya membungkuk agar wajah nya sejajar dengan Nika.

__ADS_1


"Ka..kamu kenapa mas?" tanya Nika terbata bata.


Ferdy tersenyum sebelum melayangkan bibir nya kepada Nika, kini hembusan nafas Ferdy sangat terasa di wajah Nika.


Dia menciumku ucap Nika di dalam hatinya.


Nika tidak melepaskan nya, Nika hanya terdiam dan sampai membuat lidah Ferdy menerobos mulutnya. "Buka mulutt mu" ucap Ferdy ketika hendak melayangkan ciuman nya lagi. Nika pun menuruti nya sampai mereka pun berciuman dengan sangat lembut.


Ferdy melepaskan ciuman tersebut ketika nafas Nika sudah tidak beraturan.


"Kamu kenapa?" tanya Nika lagi.


"Kamu mau menikah dengan ku kapan?" tanya Ferdy ketika sudah memberikan senyumannya kepada Nika.


"Terserah kamu" ucap Nika sambil tersenyum tersipu malu.


"2 hari lagi ya, aku yang mengatur semuanya" ucap Ferdy tersenyum.


Nika pun mengangguk dan langsung memeluk laki laki yang berada di depannya tersebut.


"Aku tidak sabar untuk selalu hidup bersamamu" ucap Nika sambil memeluk Ferdy.


Ferdy pun tersenyum dan membalas pelukan wanita yang sedang memeluknya itu.

__ADS_1


__ADS_2