
"Trus?" Tanya Nika heran.
"Kapan Lo ngukur tubuh Lo buat bikin gaun pernikahan?" Tanya Aldy.
"Fitting? Untuk apa?" Kali ini Nika melemparkan pertanyaannya walaupun pertanyaan Aldy belum nika Jawab.
"Biar pernikahan kita berkesan nik" ucap Aldy.
Krekk
Tiba tiba luka yang sudah lama mengering kini sudah basah kembali ketika telah mendengar ucapan Aldy.
"Kok Lo nangis?" Tanya Aldy ketika melihat air mata Nika membasahi pipinya.
"Itu ucapan yang dulu mas.." ucap Nika terhenti.
"Udah gw bilang jangan panggil dia dengan sebutan mas!" Ucap Aldy memotong ucapan Nika.
__ADS_1
"Iya terus gimana? Kok Lo malah nangis?" Tanya Aldy lagi ketika tidak mendengar kelanjutan dari perkataan Nika.
"Itu ucapan yang dulu Ferdy ucap kan ke gw ketika dua hari lagi kita akan menikah" ucap Nika sambil tetap menetes kan air matanya.
"Trus dia nyakitin gw" ucap Nika lagi sambil menangis dan di iringi gelak tawa nya.
Aldy pun mengernyitkan dahi nya ketika melihat wanita di sisinya menangis sambil tertawa.
"Apa semua wanita seperti ini? Dia mampu menangis dan tertawa dalam satu situasi sekaligus" ucap Aldy di dalam hatinya.
"Gw gak akan kaya dia nik, buktinya gw mau nunggu Lo selama bertahun tahun walaupun gw gak ketemu sama Lo. trus ketika kita sudah ketemu, gw masih mau menunggu Lo dalam sebulan ini dan juga kalo gw berniat nyakitin Lo, gw gak akan mau nikahin Lo secara resmi nik" ucap Aldy menjelaskan dan mampu membuat Nika semakin tenang atas jawaban yang keluar dari mulut Aldy.
"Gw besok kesini buat jemput Lo, tapi besok hari terakhir Lo kerja ya" ucap Aldy ketika sudah berada di depan rumah Nika.
"Gw mau Tetep kerja di toko suci Al, gw gak mau di rumah terus, gw selalu kesepian disini" ucap Nika memurungkan wajahnya.
"Kan sekarang ada bi asih" ucap Aldy menenangkan wanita yang ada di depannya.
__ADS_1
"Beda!" Ucap Nika meninggikan intonasi ucapan nya.
"Kalo Lo tetap nyuruh gw keluar dari toko suci, lebih baik kita gak jadi Nikah aja!" Ucap Nika menatap sinis ke arah Aldy.
"Dih kok gitu, yaudah tapi Lo besok izin dulu ya ke suci untuk gak kerja, kan seminggu lagi kita nikah. Jadi Lo harus ngejaga kesehatan Lo ya" ucap Aldy.
"Tapi...." Ucap Nika terhenti.
"Gw mohon nik, kita akan sibuk banget dalam Minggu ini" ucap Aldy sambil menggenggam erat tangan Nika.
"Oke oke" ucap Nika pasrah.
"Yasudah, gw pamit pulang ya. Salam buat bi asih" ucap Aldy sambil mengacak ngacak rambut wanita yang ada di hadapannya.
Nika pun mendengus kesal dan memberikan tatapan sinis ke arah laki laki yang kini sudah melangkah jauh dari hadapannya.
"Bye" ucap Aldy ketika hendak pergi dari halaman rumah Nika.
__ADS_1
Ketika Aldy sudah tidak terlihat, Nika pun masuk ke dalam rumahnya dan segera mengunci pintu rumahnya.
Nika pun menjatuhkan tubuhnya karena sangat merasa lelah pada hari ini, kaki nya yang sangat pegal karena Aldy yang sudah mengajak nya berkeliling di dalam mall yang sangat besar tanpa membeli apapun.