
Aldy pun menatap Nika, dan senyumnya kembali terpancar ketika melihat senyuman manis Nika. Aldy pun berdiri memasangkan cincin di jari manis Nika, dan juga Nika memasangkan kembali cincin yang satunya ke jari manis aldy.
Setelah itu, Aldy pun dengan cepat memeluk wanita yang ada di depannya, Aldy mengangkat tubuh Nika dan membuat tubuhnya berputar bersamaan dengan tubuh Nika.
Nika pun membenamkan wajahnya ke dada bidang aldy karena merasa takut jatuh.
Prangggg
Dengan cepat Aldy pun menghentikan putarannya itu dan kembali menatap ke arah Nika.
Cup
Sebuah ciuman lembut yang mendarat di kening Nika.
"Suara apa tadi?" Tanya Nika heran sambil menatap sekelilingnya.
Aldy pun mengangkat bahunya menandakan dia pun tidak mengetahuinya.
Tidak lama dari itu suara kerumunan orang datang menghampiri mereka berdua, dengan cepat Aldy pun menghampiri wanita yang ada cukup dekat darinya.
__ADS_1
"Aku berhasil mah" ucap Aldy sambil memeluk tubuh Luna.
Nika pun terkejut ketika melihat banyak orang yang datang, bahkan karyawan di toko suci pun ikut ada di dekatnya.
Nika menatap kesemua orang yang ada, sampai tatapannya terhenti ketika melihat laki laki yang berada di dekat Luna.
"Ko suci gak ikut?" Tanya Nika sambil menghampiri ke arah Adit.
"Bini gw lagi hamil masa iya gw bawa ke hutan kaya gini" ucap Adit menatap ketus ke arah Nika.
"Tapi nih dia Vidio call ko sama gw dari tadi" ucap Adit sambil menyodorkan handphone nya ke arah Nika.
"Hey Nika, selamat ya. Maaf gw tadi ngerusak suasana, soalnya tadi gw nyenggol gelas" ucap wanita di sebrang sana sambil memasang muka tidak enak.
Adit dan suci pun tertawa dengan sangat keras.
"Maafin gw ya mas" ucap suci ketika sudah menghentikan tawanya.
Dengan cepat Adit pun merebut kembali handphone nya dari genggaman Aldy.
__ADS_1
"It's oke sayang, karna kamu kita semua gak lama di kacanginnya" ucap Adit yang mampu membuat orang orang di sekitarnya ikut tertawa.
Semua orang memberikan ucapan selamat ke Nika dan juga Aldy. Sampai pada akhirnya Nika terkejut ketika melihat laki laki yang menggenggam erat tangan wanita dan datang menghampiri Aldy lalu memberikan pelukan selamat kepadanya.
Setelah memberikan pelukannya, laki laki itu datang menghampiri Nika dan menyodorkan tangannya ke arah Nika.
Tiba tiba kenangan yang saat dia menyakiti Nika pun kembali hadir di benak Nika.
Tatapan benci Nika sirna ketika Aldy menepuk pundak Nika dan mampu membuat Nika menatap ke arah Aldy.
"Hey! Dia ngasih ucapan selamat tuh" ucap Aldy.
Dengan cepat Nika pun meraih tangan yang sudah di depannya, tapi Nika kembali melepasnya dengan sangat cepat.
"Dia Ferdy temenku, dia bekerja di perusahaanku" ucap Aldy memperkenalkan Ferdy kepada Nika.
Tentu saja Aldy belum mengetahui kalau Ferdy lah yang sudah menyakiti calon istri nya itu.
"Ini kekasihnya, dia juga kerja di perusahaan aku nik, doain aja biar mereka juga cepet nyusul" ucap Aldy tersenyum.
__ADS_1
"Kita baru juga satu hari pacaran" ucap Ferdy menatap sinis ke arah Aldy.
"Ya gak apa apa dong, lebih cepat kan lebih baik" ucap Aldy sambil mengedipkan matanya ke arah Nika.