Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 15


__ADS_3

Ferdy pergi dari danau dengan keadaan yang sangat kacau dia pergi ke bar mengajak teman teman yang lainnya juga.


Ferdy benar benar tidak bisa di kendalikan dia meminum alkohol sangat banyak walaupun teman temannya mencegah tapi Ferdy tetap meminumnya sampai temannya Ferdy menelpon suci untuk segera membawanya pulang.


mereka hanya mengetahui suci masih bersama dengan Ferdy jadi mereka menelponnya.


"Hallo ci" ucap temannya Ferdy ketika telponnya di angkat suci.


"Iya mas" jawabnya, suci tidak mengetahui itu temannya Ferdy yang suci tahu itu adalah Ferdy soalnya temannya menelpon pake nomor Ferdy.


"Saya temannya Ferdy mba, bisa gak kesini jemput ferdy? Ferdy mabuk berat di bar, nanti saya kirim lokasi nya mba" ucap temannya Ferdy.


suci pun bergegas pergi ke bar itu ketika sudah mendapatkan pesan dari temannya Ferdy.


suci sangat khuatir karna bagaimana pun Ferdy tetap suaminya, dan suci tidak mungkin menghiraukan Ferdy yang sedang membutuhkan bantuan.


suci pergi ke bar itu menggunakan ojek sesampainya di bar suci menemui Ferdy, ya Ferdy sangat terlihat kacau.


teman temannya Ferdy membantu membawa Ferdy ke dalam mobil dan suci mengendarai mobil nya dengan sangat berhati hati.


sesampainya di depan rumah Ferdy suci pun membantu Ferdy berdiri dan membawanya ke kamar tamu karna dia tidak sanggup jika membawa Ferdy ke kamarnya karna harus menaiki tangga.

__ADS_1


suci membaringkan Ferdy di kamar itu, ketika ia hendak pergi dari kamar tapi kakinya terhenti ketika ada sebuah tangan yang memegangi tangan suci.


suci pun berbalik badan dan menatap orang yang memegangi tangannya itu.


"Nikaa" ucap Ferdy.


"Nikaa jangan tinggalkan aku" ucap nya lagi


"bodohnya aku yang sudah berfikir dia mencintaiku, lihat lah kau menolongnya tapi apa? rasa sakit yang kau dapatkan!" ucap batin suci.


Ferdy pun menarik tangan suci dengan sangat keras sampai suci pun terjatuh di tubuhnya Ferdy.


suci pun sangat terkejut bahkan matanya membulat ketika Ferdy membalikkan badannya dan duduk di atas suci.


tangan Ferdy sudah meraih sesuatu yang ada di dada suci, ketika suci mencoba ingin melepaskan tapi tangannya di tahan dan di genggam ke atas oleh Ferdy.


bibirnya sudah menelusuri ke bagian leher dan dada sampai menyimpan bekas merah di dadanya.


"Nika aku sangat mencintaimu" ucap Ferdy ketika menghentikan aktivitas bibirnya dan mulai menelusuri bagian tertentu suci.


suci mencoba melepaskan dirinya tapi lagi lagi tenaganya kalah besar dengan Ferdy.

__ADS_1


ketik Ferdy sudah mencoba membuka kancing celana suci, suci pun bergegas mendorong Ferdy sampai Ferdy terjatuh di lantai.


suci pergi dari kamar itu dan mengambil tas dan baju yang sudah tadi Ferdy buka, suci memakainya kembali dan keluar dari rumah Ferdy.


"Dasar lelaki sialan!" ucap suci.


suci pun pergi dari rumah Ferdy dengan berjalan kaki karna tidak ada ojek di waktu tengah malam ini.


dreg.. dreg.. dreg.. handphone suci bergetar.


"Hallo ci kamu di mana?" tanya Adit ketika telponnya di angkat


belum sempat suci jawab tapi Adit sudah kembali berbicara.


"ayah kamu nelpon ke aku, dia bilang kamu gaada di rumah. dia sudah menelponmu berkali kali tapi tidak kamu angkat" ucap Adit.


"Aku sudah mengantar mas Ferdy, dia tadi mabuk berat di bar. dan ini aku sudah menuju pulang ko" jawab suci.


"Trus kamu pulang naik apa?" tanya Adit lagi.


"Aku jalan kaki mas, soalnya gaada ojek atau pun angkutan umum jam segini" ucap suci menjelaskan.

__ADS_1


"tunggu aku disitu, aku akan ngejemput kamu!" ucap Adit, belum juga mendapatkan jawaban tapi Adit sudah menutup telponnya dan bergegas untuk segera menjemput suci.


__ADS_2