
"Jangan macam macam Al! Gw tinju Lo ntar!" Ucap Nika dengan nada penuh ancaman.
Tanpa menjawab Aldy pun menarik lengan Nika agar dapat berjalan mengikuti langkahnya, langkah yang di sinari oleh lampu handphone yang di genggam oleh Aldy.
"Al ini hutan loh" ucap Nika lagi yang terdengar getar ketakutan dari bibirnya.
"Iya gw tau ini hutan, mangkanya Lo diem!" Ucap Aldy yang tetap fokus ke jalannya.
"Lo langkahnya jangan berat gitu dong nik, gw susah bawa tangan Lo nya" ucap Aldy lagi.
Nika pun tetap terdiam dan kali ini ikut memfokuskan langkah kakinya.
Dukkk
Kepala Nika pun menabrak punggung Aldy dengan cukup keras.
"Kalo mau berhenti tuh ngomong dulu Al!" Ucap Nika ketus sambil mengelus jidatnya.
"Jangan banyak ngeluh! Sini berdiri di sisi gw" Ucap Aldy menarik tangan Nika agar dapat berada di sisinya.
Nika pun menurutinya sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Lo terkesima kan?" Tanya Aldy ketika Nika yang terdiam cukup lama.
"Terkesima apaan! Jidat gw sakit Al" ucap Nika murung yang masih tetap menundukkan kepalanya.
Dengan spontan Aldy pun melirik ke arah Nika, Aldy pun tertawa kecil ketika melihat wanita di samping nya yang tetap berdiri menunduk.
"Mana gw liat, angkat kepala Lo!" Ucap Aldy menyentuk dagu Nika agar dapat mengangkat kepalanya.
Nika pun menurutinya, matanya membulat melihat suasana yang ada di depannya. Dengan cepat Nika pun menepis tangan Aldy yang tetap menyentuh dagunya.
"Eh hati hati nik" ucap Aldy ketika Nika dengan cepat melepaskan genggamannya dan berlari kecil menghampiri suasana yang ada di depannya.
"Apa maksudnya ini?" Tanya Nika tersenyum kagum sambil menatap suasana di sekitarnya.
"Lo bego ya. Ini bukit, liat aja cuma tingginya segini" ucap Aldy sambil menuding pelan jidat Nika.
"Apaan sih! Ini gunung Al!" Ucap Nika menatap aldy dengan tatapan tidak mau kalah.
"Terserah Lo deh nik" ucap Aldy sambil memutar bola matanya.
"Ini ada acara apa Al?" Tanya Nika dengan senyuman mengembangnya dan tidak lupa dengan pipi yang sudah mulai merona.
__ADS_1
"Acara tunangan temen gw, bagus ya dekornya" ucap Aldy sambil tersenyum ke arah Nika.
Nika pun sangat kecewa, perasaannya ancur bagaikan tersambar petir di siang bolong.
"Gw kira ini buat gw" ucap Nika di dalam hati sambil meredup kan senyumannya.
Nika pun melangkah pergi dari sisi Aldy. Kini tubuhnya membelakangi laki laki yang awalnya berada di sisinya.
"Nika" ucap Aldy.
Nika pun terkejut mendengar suara Aldy yang cukup dekat dengannya, Dengan spontan Nika pun memutarkan badannya.
Nika pun semakin terkejut ketika melihat laki laki yang sedang berlutut di hadapannya sambil menyodorkan sebuah cincin couple.
"Apakah kamu mau menikah dengan ku?" Ucap Aldy sambil tersenyum lebar ke arah Nika.
Nika pun menatap dan tersenyum lebar ke arah Aldy, bahkan matanya pun berkaca kaca ketika mendengar ucapan yang keluar dari mulut laki laki itu.
"Tapi Al, maaf gw gak cinta sama Lo" ucap Nika yang tentu saja membuat wajah Aldy yang tadinya menatap, berubah menjadi menunduk.
"Gw nyaman saat berada di sisi Lo, gw bahagia ketika berada bersama Lo. Tapi...." Ucap Nika terhenti dan menarik nafas panjang.
__ADS_1
"Karna itu gw mau menikah dengan Lo" ucap Nika yang cukup keras sampai suaranya menggema di sekitarnya.