Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 18


__ADS_3

Setelah kejadian di ruang tv itu suci pergi ke luar mencari makanan karna merasa lapar sudah membereskan isi rumahnya.


suci berpikir ingin membeli ketoprak karna dia mengingat bahwa dia dan ayahnya belum makan siang.


setelah sudah membeli ketoprak, suci pulang dan memakan makanan itu bersama ayahnya.


suci pergi ke kamar mandi dan bersiap siap untuk menemui Ferdy karna sudah menunjukkan pukul 2.


Suci pergi ke taman yang sudah di janjikan Ferdy pagi tadi. sesampainya di taman, suci melihat Ferdy yang sudah duduk di kursi panjang berwarna putih.


suci menghampiri Ferdy dan duduk di sampingnya, tapi tiba tiba mata suci membulat ketika melihat wajah Ferdy mulai mendekati wajah suci.


*j*angan jangan dia mau menciumiku, ucap batin suci.


Ketika wajah mereka sudah sangat dekat bahkan nafas Ferdy terasa di wajah suci, suci pun bergegas mendorong Ferdy ke belakang.


"Kamu kenapa? kamu kan istri ku" ucap Ferdy sambil memasang wajah terkejut.


Hah istri? bahkan dia dulu mencampakkan ku, Ucap batin suci lagi.

__ADS_1


"Ayo kita pulang ci, kita mulai dari awal lagi" ucap Ferdy.


"Emang Nika kemana mas?" ucap suci mulai angkat bicara.


"Dia ninggalin aku ci" ucap Ferdy menekuk wajahnya.


"Aku minta maaf ci atas perilaku waktu dulu terhadapmu, aku ingin kita kembali ci" ucap Ferdy sambil meraih tangan suci.


"Aku masih mencintaimu mas dari dulu bahkan sampai sekarang, tapi sayangnya kamu masih belum mengerti apa arti cinta dan kamu tidak tulus untuk kembali bersamaku" ucap suci.


"Aku tulus ci sama kamu" ucap Ferdy.


"Tapi kamu kayak gini karna Nika sudah tidak ada di samping mu bukan?" tanya suci.


"Aku memang mau mengajak mu ketemu, tapi kamu sudah mengajak ku terlebih dahulu" ucap suci lagi.


Ferdy masih tetap terdiam.


"karna kita sudah ketemu, aku mau mengembalikan cincin pernikahan ini ke kamu mas" ucap suci sambil melepas benda yang melingkar di jari manisnya.

__ADS_1


Setelah benda itu lepas dari jari manisnya suci meraih tangan Ferdy dan menyimpan benda itu ke tangannya.


"Terimakasih mas" ucap suci sambil tersenyum. "Maafkan aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk kamu" ucap suci lagi.


"Tapi ci.." ucap Ferdy yang tertahan karena suci sudah berdiri dari duduknya.


"Aku duluan ya mas, biar aku yang mengurus penceraian kita. semoga kamu tidak mempersulitnya mas, ini permintaan ku yang pertama dan terakhir" ucap suci.


Ferdy hanya terdiam dari duduknya dan menatap kepergian wanita cantik itu.


"Maafkan aku ci, sesakit itukah kamu sampai kamu tidak mau melirik ku lagi" ucap Ferdy sambil meneteskan air matanya.


Ferdy pergi dari taman itu menuju mobil dan pergi kerumahnya.


sesampainya di rumah Ferdy mengurung diri di kamar. "Sungguh sangat menyedihkan! wanita yang kucintai meninggalkan ku, bahkan wanita yang selalu membela diriku ikut pergi meninggalkan ku" ucap Ferdy sambil menangis.


asisten rumah tangga di rumah Ferdy hanya bisa terdiam ketika melihat tuannya sangat kacau.


semenjak kepergian suci dari rumah Ferdy, Ferdy memutuskan mencari asisten rumah tangga karna tidak ada orang yang membereskan rumahnya tersebut.

__ADS_1


Sesekali asisten rumah tangga Ferdy menghembuskan nafas berat karna sudah malam tapi tuannya belum hendak keluar juga dari kamarnya.


dia ingin mengetuknya tapi dia takut jika kena marah tuannya.


__ADS_2