
ketika semuanya sudah selesai dan ayah suci pun sudah makan, suci bergegas ke kamar untuk segera bersiap siap.
baru saja suci mau ber make up sedikit tiba tiba terdengar suara laki laki di luar yang sudah tidak asing baginya.
"Keluar dulu ci, ada pak Adit nih" ucap putra mengetuk pintu kamar suci.
"Katanya jam 7!" ucap suci ketika sudah keluar dari kamarnya dan menghampiri Adit.
"iya tapi aku mau ngajak kamu kesuatu tempat dulu, ayo pergi sekarang" ucap Adit.
"Oke" ucap suci, karna bertanya pun tidak ada gunanya "dia benar benar menyebalkan, dia sering mengajak tanpa memberi tahu akan kemana" ucap suci menggerutu sambil mengambil tas di kamarnya.
"Ayo" ucap suci.
"Saya pamit dulu ya pak assalamu'alaikum" ucap Adit kepada ayah suci.
"Silahkan, hati hati ya waalaikumsalam" ucap putra.
ketika Adit dan suci sudah menaiki mobil, Adit bergegas pergi dari rumah suci itu. lagi lagi keheningan menyelimuti suasana mereka.
Adit pun berhenti dan memarkirkan mobilnya di suatu butik.
"Ko kesini?" tanya suci.
__ADS_1
"Turun aja, kamu gak akan tau kalo kamu ga turun" ucap Adit.
suci pun menurutinya dan turun dari mobil Adit. mereka memasuki butik tersebut tapi Adit yang lebih antusias untuk memilih baju padahal ini adalah butik khusus untuk wanita.
"Kamu ribet banget mas" ucap suci ketika melihat Adit yang sedang melihat baju ini itu bahkan hampir semuanya dia lihat satu persatu.
"Diem biarin aku fokus sebentar" ucap Adit yang masih tetap fokus ke tangannya yang sedang memegang baju.
suci mendengus kesal dan duduk di tempat yang sudah di sediakan oleh butik.
"Nih kayaknya cocok, ini juga nih, nah ini lebih cocok kayanya" ucap Adit yang sedang berbicara sendiri tapi suci tetap mendengarnya.
suci hanya fokus ke hpnya karna merasa janggal atas sikap dari lelaki yang sedang bersamanya itu.
suci menurutinya dan bergegas ke tempat ganti baju, satu persatu suci mencoba baju itu dan semuanya terlihat bagus di badan suci. tapi ada satu baju yang membuat Adit melongo terkejut melihat suci.
Adit membayar semua baju yang cocok di suci dan pergi dari butik itu.
ketika sudah melaju dari butik tiba tiba mobil Adit berhenti dan memarkirkan mobilnya di salah satu salon.
"Ayo ci" ucap Adit.
suci hanya menjawab dengan nafas yang berat karna kesal atas perbuatan laki laki itu.
__ADS_1
"Oh iya, bawa juga baju yang kamu coba pas akhir itu" ucap Adit.
suci mengangguk dan membawa sebuah baju yang di perintahkan oleh Adit.
Suci mengimbangi langkah kaki Adit yang sangat lebar, sangat kelihatan bahwa dia terburu buru.
"tolong ya mba rias wanita ini. tapi jangan terlalu tebal, dia sudah cantik soalnya" ucap Adit ketika sudah masuk ke sebuah salon.
"Kamu berlebihan mas" ucap suci sambil melirik sinis kepada Adit.
"Ngga kok, cepet sana! aku nunggu disini" ucap Adit sambil menunjuk tempat dimana sofa yang ia maksud berada.
suci mengangguk dan pergi ke tempat dimana dia akan di make up.
Adit ketiduran di sofa itu sampai dia tidak sadar bahwa tugas nya sudah selesai.
Suci memanggil manggil Adit dan menggoyangkan tubuh Adit agar cepat terbangun, ketika Adit membuka kan matanya Adit terkejut melihat sosok wanita di depannya.
"Masya Allah" ucap Adit dan melongo melihat suci dari atas sampai bawah. suci terlihat sangat cantik dengan make up dan baju dress berwarna merah yang sedang ia kenakan.
kecantikan suci bertambah berkali kali lipat bagi adit. setelah Adit membayar, Adit pergi menuju mobil dengan menggandeng wanita yang berada di sisinya.
Adit membuka kan pintu untuk suci dan suci sudah sangat terbiasa akan hal yang di perbuat oleh Adit.
__ADS_1
ketika suci dan Adit sampai di sebuah acara pernikahan, tiba tiba wajah suci terkejut dan memancarkan senyumnya ketika melihat poster yang di pajang di depan pintu gedung itu.