Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
part 13


__ADS_3

Setelah berbincang cukup lama dengan putra, Adit pun pergi ke ruangannya. Adit menghela nafas berat jika mengingat masalalu yang sudah ia alami.


walaupun Nika selalu mengejar ngejarnya, setiap jam meminta maaf bahkan sesekali Nika datang menghampiri Adit dengan rasa sangat bersalah dan meminta kesempatan sekali lagi.


tapi Adit tidak mau memberinya kesempatan, walaupun Adit sudah memaafkannya tapi Adit masih merasa jijik akan hal yang sudah Nika lakukan terhadap nya.


sepulang dari kantor, Adit mampir di sebuah cafe untuk makan malam.


tapi tiba tiba matanya membulat dan tangannya mengepal dengan erat ketika melihat sepasang kekasih yang baru datang dan duduk tidak jauh dari tempat Adit.


"Dasar wanita tidak tahu malu! kemarin mohon mohon kepadaku agar bisa kembali bersamaku, tapi lihat dia sekarang. haha membicarakan nya saja saya sudah jijik" ucap Adit menggerutu pelan.


Adit ingin sekali pergi dari tempat itu, tapi dia tidak mau sampai manusia tidak punya hati itu merasa puas melihat dirinya sakit hati.


Adit pun memutuskan tetap berada di cafe itu dan menyantap makanan yang sudah ia pesan. suasana tubuhnya sudah kembali netral bahkan ketika melihat wanita yang ia kenal datang menghampiri nya.


"hai mas" ucap suci datang menghampiri meja Adit.


"eh ci, gimana kabarnya? silahkan duduk" ucap Adit.

__ADS_1


"Baik mas Alhamdulillah, maaf nih ganggu aku tadi cuma mampir buat beli makan malam untuk bapak, eh liat mas Adit disini. sekalian saja saya mampir" ucap suci tersenyum.


"tidak apa apa kok ci" jawab Adit.


"eh iya mas, maaf ya buat waktu itu. bukan maksud saya menyembunyikan hubungan mas Ferdy sama...."


"sudah jangan di bahas ci, lagian saya tau. kamu cuma korban doang kok" ucap Adit memotong ucapan suci.


suci hanya diam dan mengangguk tanda mengerti. Setelah pesanan suci sudah selesai suci pun pamit pulang.


"saya anterin ya ci" ucap Adit


"yaudah kebetulan saya juga mau pulang, kita bareng aja keluarnya" ucap Adit.


suci pun mengangguk tanda setuju apa yang di tawarkan oleh Adit.


Nika yang melihat suci dan Adit pun sangat geram, ingin sekali Nika menghampiri mereka berdua. tapi Nika tidak mau mempermalukan dirinya sendiri karna dia tahu pasti Adit akan membela suci dari pada dia.


setelah sampai rumah, Adit pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap siap tidur.

__ADS_1


dreg dreg dreg suara telpon berbunyi.


"Hallo mas" ucap wanita di sebrang sana.


"ada apa kamu nelpon?" tanya Adit ketus, karna yang menelpon nya wanita yang sangat ia benci.


"aku mohon mas, cabut tuntutan pencarian kamu di pengadilan mas" ucap Nika yang sambil terdengar isakan tangisannya.


"untuk apa?" tanya Adit.


"Aku masih mencintaimu mas, apa karna suci kamu ceraikan aku?" tanya Nika


"Hahaha aku tidak selicik dan sejahat itu nik yang belum cerai tapi sudah bergandengan dengan cewe lain. aku bukan kamu!" ucap Adit tegas.


"Lalu kenapa kamu tadi berduaan di cafe bersama suci mas?" tanya Nika heran.


"Itu urusan saya, soal saya Deket dengan siapa siapa gaada sangkut pautnya sama kamu, apalagi besok hari penceraian kita. sudah ya saya cape! jangan ganggu saya lagi!" ucap Adit dan dengan cepat menutup telpon dari Nika.


Adit menghela nafas berat, iya Adit masih mencintainya tapi Adit tidak mau bodoh karena cinta.

__ADS_1


Adit pun tertidur karna dirinya sungguh sangat merasa lelah.


__ADS_2