
Mereka pun duduk di meja yang sudah terdapat namanya, sampai pada akhirnya berada pada sesi untuk berdansa dengan pasangannya masing masing.
"Waktu itu di acara pernikahan Ferdy kita berdansa dan kamu masih ogah ogahan Sama aku ya ci" ucap Adit sambil tertawa kecil ke arah suci.
"Iya ya mas, tapi sekarang aku ogah ah biarin yang muda muda aja berdansa" ucap suci sambil mengelus lembut perut buncitnya.
"Nah bener tuh, kenapa kalian gak dansa aja?" Ucap Adit menatap ke arah Nika dan juga Aldy.
"Ayo yuk nik" ucap Aldy membujuk wanita yang ada di sampingnya.
"Dih ogah ah. Lo aja sama mas Adit yang dansa, gw disini nemenin ibu hamil" ucap Nika sambil menggenggam tangan suci.
"Dih ogah" ucap Adit yang di barengi oleh Aldy.
Suci pun tertawa dan begitu juga Nika, akhirnya mereka pun tidak ikut berdansa hanya bercanda ria dan juga saling memotret diri nya masing masing.
__ADS_1
Sesekali Nika mencuri curi keadaan untuk memotret laki laki yang ada di sampingnya.
Setelah sesi berdansa selesai, Nika pun mengajak Aldy untuk pulang bahkan ajakannya pun di setujui oleh suci.
Mereka pun pergi ke pelaminan untuk mengucapkan selamat dan juga berpamitan untuk pulang.
Jabatan tangan terus berganti sampai akhirnya terdapat di mana bagian Nika memberikan jabatan tangan itu ke pengantin baru.
Mata Nika memerah, Nika ingin sekali menangis pada saat itu, tapi tangisan sakit ketika mengingat semua kejadian hari dimana dia menyakiti Nika.
Suatu tepukan pundak yang mampu membuat Nika melepaskan lamunannya, dengan cepat Nika pun menyodorkan tangannya ke arah Ferdy.
Dan Nika berjalan ke arah Puspa, dengan spontan Puspa pun memeluk Nika dengan sangat erat.
"Aku harap, kita bisa menjadi sahabat ya mba" ucap Puspa yang mampu membuat Nika tersenyum.
__ADS_1
"Iya" ucap Nika dan Puspa pun melepaskan pelukannya lalu tersenyum manis ke arah Nika bahkan Nika pun membalas senyuman itu.
"Selamat ya, semoga cepat di kasih keturunan" ucap Nika tersenyum yang sambil mengelus lembut pundak Puspa.
Ketika sudah turun dan sudah memberikan selamat, Nika pun melangkah pergi dari gedung itu dengan rangkulan tangan dari laki laki yang ada di sampingnya.
"Aku tau, sudah tidak ada lagi perasaan di hatimu ke Ferdy nik, aku tau air matamu tadi itu air mata khuatir, aku yakin Ferdy gak akan nyakitin Puspa, dan aku janji aku gak akan pernah nyakitin kamu" ucap Aldy ketika hendak membuka kan pintu mobil untuk Nika.
Nika pun tersenyum bahagia, air matanya pun menetes dan dengan spontan Nika pun memeluk erat tubuh Aldy.
"Udah ayo pulang, udah mau jam 10 nih" ucap Aldy yang di angguki oleh Nika.
Nika pun memasuki mobil itu, di sepanjang jalan Nika terus menatap ke arah Aldy yang sedang fokus ke perjalanan.
"Iya tau, gw ganteng nik" ucap Aldy ketika dia menyadari bahwa sedang di perhatikan oleh wanita di sampingnya.
__ADS_1
Nika pun memalingkan wajahnya ke arah lain, dan melihat foto di handphone nya yang sudah dia ambil ketika berada di acara pernikahan Ferdy.
Nika tertawa ketika melihat foto yang terdapat muka cengo Aldy yang diam diam susah Nika ambil.