Hanya Menjadi Simpanan Suamiku

Hanya Menjadi Simpanan Suamiku
Part 71


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Nika pun datang ke meja makan mengambil sepiring nasi dan lauk pauknya. Nika makan dengan sangat lahap, semenjak ada bi asih di rumah Nika pun sudah tidak membawa sebungkus nasi dari luar lagi.


Nika sangat bahagia mempunyai seseorang yang dapat mendengar kan keluh kesah setiap harinya, mempunyai seseorang yang mampu menegarkan dan menyemangati Nika setiap detiknya.


Bi asih memang sudah pernah menikah, tapi suami dan anak nya meninggal saat kecelakaan. Jadi karna itu bi asih sangat menyayangi Aldy dan juga Nika, begitu pun Nika yang sangat menyayangi bi asih.


Ketika selesai makan, Nika membersihkan bekas makannya dan segera pergi ke kamar untuk ber istirahat.


"Aku nyelesain urusan ku dulu ya nik. kamu langsung tidur, jangan terlalu cape, jaga kesehatan nya juga" satu pesan yang sudah Nika baca dari sosok calon suaminya yang mampu membuat Nika tenang dan segera tertidur.


Pagi nya Nika pun terbangun oleh suara ketukan pintu kamarnya dari seseorang. karna hari ini cuaca agak mendung, jadi Nika tidur nya pun tidak terganggu oleh cahaya yang menembus ke dalam kamarnya.


Nika pun turun dari kamarnya dan segera membuka kan pintu kamarnya. ketika sudah membuka kan pintu, Nika menghentikan aktivitas mulut nya yang sedang menguap sambil menggaruk kepalanya.

__ADS_1


"Ko Lo kesini pagi pagi? Kan gw gak kerja" ucap Nika ketika melihat laki laki yang berada di depan pintu kamarnya.


"Kan gw kerja nik" ucap Aldy.


"Trus apa urusannya sama gw?" Tanya Nika heran.


"Lo ikut sama gw ke kantor, nanti setelah pekerjaan gw selesai, kita pergi ke butik untuk fitting baju buat Lo" ucap Aldy.


"Dih ogah ah, ntar gw di sono di kacangin sama Lo" ucap Nika ketus.


Nika pun mendengus kesal tapi ucapan Aldy pun tidak dia bantah, bahkan saat ini Nika pergi ke kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya.


Setelah selesai Nika pun pergi untuk segera sarapan, seperti biasa Aldy selalu bersarapan di rumah Nika seperti janji nya waktu dulu ketika dia membelanjakan bahan makanan untuk Nika.

__ADS_1


Aldy dan Nika pun berpamitan ke bi asih untuk segera pergi dari rumahnya itu.


Ketika sudah di dalam perjalanan hujan pun turun dengan sangat deras mengguyur semua wilayah di sekitar nya.


Perjalanan yang sangat hening, bahkan suara percikan air pun dapat terdengar ke dalam mobil menerobos memasuki lubang telinga sepasang kekasih itu.


Tidak lama dari itu, mobil Aldy terhenti di salah satu perusahaan yang lumayan cukup besar.


Aldy pun turun dari mobilnya dan membuka kan pintu mobil yang satunya lagi agar wanita di samping nya dapat keluar dari mobil.


Setelah berada di depan pintu perusahaan, Aldy pun memberikan kunci nya ke salah satu security agar dapat menyimpan mobil Aldy ke parkiran.


Ketika sudah memasuki perusahaan dan hendak menaiki lift, tiba tiba wajahnya berubah menjadi kecut ketika melihat seorang laki laki yang ada di dalam lift itu.

__ADS_1


Aldy pun menyadari ketidak sukaan Nika pada saat itu, dengan cepat Aldy menyimpan tangannya di pundak Nika dan mengajak Nika agar segera memasuki lift itu.


__ADS_2