
"Dih apaan sih Lo, gw cuma mau ke kamar mandi, lepasin gw Al' Ucap Nika yang di akhiri tawanya.
Dengan spontan Aldy pun melepaskan tangannya dari tubuh nika. kini ganti, wajah Aldy yang berubah menjadi merah karna merasa malu.
Nika pun kembali melangkah kaki nya untuk segera pergi ke kamar mandi.
Ketika sudah memasuki kamar mandi, Nika pun menutup pintu dengan sangat rapat.
"Dia mencium ku" ucap Nika sambil menyentuh bibirnya.
Nika mengatur nafas nya yang sempat tidak teratur. ketika nafas nya kembali normal, Nika pun kembali menghampiri Aldy yang sibuk dengan laptop di pangkuan nya.
"Cepet kerjain, biar semuanya dapat segera selesai" ucap Nika ketika sudah duduk di sisi Aldy.
"Gw mau banget sih bantu Lo, tapi sayang gw gak ngerti yang kayak ginian" ucap Nika lagi sambil meraih makanan di meja.
__ADS_1
"Iya gw tau ko, gw heran deh kenapa ya gw bisa jatuh cinta sama cewek yang gak bisa apa apa kek Lo" ucap Aldy yang mampu membuat Nika melayangkan tinjuan nya ke arah lengan bagian atas Aldy.
"Sinting Lo Al" ucap Nika mendengus kesal.
"Sakit nik! Lo mau gw cium lagi?" Tanya Aldy menatap ke arah Nika.
Dengan cepat Nika pun menggelengkan kepalanya dan menutup bibirnya itu.
"Kalo Lo nyakitin gw, gak akan segan segan gw untuk cium bibir Lo!" Ucap Aldy menatap penuh ancaman.
"Silahkan, emang gw takut!" Ucap Nika kembali memberikan tinjuan nya ke arah Aldy dan segera kabur dari hadapan laki laki itu.
Dengan cepat, Aldy pun menempelkan bibir nya ke bibir tebal Nika, bahkan kali ini Aldy melumat habis bibir wanita yang sudah menentang ancaman nya.
Nika pun mendorong tubuh Aldy dan melepaskan ciumannya itu.
__ADS_1
"Gw gak bawa lipstik Al!" Ucap Nika menatap sinis ke arah Aldy.
"Udah duduk, jangan ganggu gw kerja biar cepet selesai" ucap Aldy kembali menarik tangan wanita itu agar dapat segera duduk di sofa.
Ketika sudah kembali duduk di sofa, Aldy mengirimkan pesan ke seseorang dan segera menyimpan kembali Handphone nya ketika pesan itu sudah benar benar terkirim.
Aldy pun kembali ke pekerjaannya, melihat semua berkas berkas yang ada di meja. Sedangkan Nika hanya mampu memfokuskan dirinya ke handphone yang di genggamnya, dan memakan makanan yang sudah tertera banyak di meja itu.
Tok tok tok
"Permisi pak, boleh saya masuk?" Ucap seorang wanita di depan ruangan Aldy.
"Masuk" jawab Aldy.
Wanita itu pun masuk, dan memberikan senyuman manis nya ke arah Aldy. Nika yang awalnya tetap fokus ke handphone nya kini menjadi memalingkan fokusnya ke seseorang wanita yang baru saja datang menghampiri mereka.
__ADS_1
Wajah Nika berubah menjadi memanas ketika melihat wanita itu tetap memandangi laki laki yang ada di sampingnya. Sesekali Nika melirik ke arah Aldy, tapi laki laki itu tetap fokus ke layar yang ada di depannya.
Setelah lumayan menyelesaikan aktivitas yang sangat sibuk itu, Aldy pun mendongakkan kepalanya ke arah wanita yang baru datang itu.