
"Jadi gini ya, gw bisa ketemu sama dia tapi sebagai istri dari sahabat nya. Kalo lebih dari itu gw ogah! Trus hati gw memang sakit kalo ketemu sama dia Al, tapi gw nyoba untuk membiasakan hal itu demi Lo! Karna gw gak mungkin ngerusak persahabatan Lo" ucap Nika yang tetap menatap Aldy,
Aldy pun tersenyum mendengar penjelasan itu dari Nika, Aldy meraih tangan Nika dan menggenggam nya dengan sangat erat.
"Kalo aku ngajak mereka ke sini untuk makan bareng boleh gak?" Ucap Aldy yang tetap menggenggam tangan Nika.
"Trus gw harus ngmong gak boleh gitu? Apa hak gw untuk ngelarang hal itu Al?" Tanya Nika.
"Iya, jadi intinya boleh gak?" Tanya Aldy lagi.
"Iya iya, ribet banget" ucap Nika dan kembali memakan makanan nya lagi.
Aldy pun tersenyum dan mengambil handphone nya untuk mengirim pesan singkat di salah satu grup.
"Makan Al, Lo belum makan dari siang" ucap Nika ketika melihat Aldy yang tetap sibuk dengan handphonenya.
__ADS_1
Dengan cepat Aldy pun menyimpan handphone nya dan memakan makanan yang ada di atas meja.
Setelah makanan itu sudah habis di santap, Aldy pun membayar makanan itu dan bergegas pergi dari cafe lebih tetap nya mau pindah cafe menuju cafe yang sudah ia janjikan dengan teman temannya.
Sesampainya di salah satu cafe, Aldy pun langsung mengajak Nika masuk ke cafe itu, pandangannya menyapu seisi cafe sampai akhirnya terhenti ketika melihat seseorang yang sedang mengangkat tangan sambil tersenyum ke arahnya.
Aldy pun mengajak Nika untuk segera menemuinya.
Benar saja, di cafe itu sudah terdapat 2 orang yang masing masing membawa wanita cantik. Nika pun duduk di sofa yang sangat dekat dengan Aldy.
"Muka muka calon pengantin kelihatan adem banget ya" ucap suci yang mampu memecahkan keheningan di ruangan itu.
"Eh ngomong ngmong calon pengantin, ada seseorang yang mau nikah lebih dulu dari gw loh" ucap Aldy yang mampu membuat suci dan Adit melongo mendengar nya.
"Siapa Al?" Tanya Adit heran.
__ADS_1
Aldy dan Nika pun terdiam karna mengharapkan orang yang di maksud menjelaskan dengan sendirinya.
Ferdy yang merasa itu di tunjukkan ke dirinya dengan cepat Ferdy mengeluarkan satu buah undangan dari tas Puspa.
"Gak usah nyindir nyindir kaya cewek aja Lo Al" ucap Ferdy sambil menyimpan undangan itu di atas meja.
"Lo udah mau nikah aja" ucap Adit mengambil undangan itu dan membukanya.
"Ternyata Lo tetap aja yang terakhir menikah ya Al" ucap Adit sambil tertawa.
"Lah yang penting gw nikah sama wanita kesayangan gw dari dulu" ucap Aldy dan merangkul wanita yang ada di sisinya.
"Cih, alay!" Ucap Adit sambil terkekeh geli melihat ulah dari sahabatnya itu.
"Eh mas, kok baru bilang sih? Ini pernikahannya ko 2 hari lagi sebelum pernikahan Nika sama mas Aldy?" ucap suci ketika sudah melihat isi dari undangan itu.
__ADS_1
Ferdy pun menjelaskan dengan sangat detail, penjelasan itu sama persis dengan apa yang sudah Puspa jelas kan ke Aldy dan juga Nika.
Adit dan suci pun mengangguk kan kepalanya ketika Ferdy sudah menjelaskan nya dengan sangat terperinci.