
"Aku masih ngerasa gak pantes aja gitu bi sama Aldy, jadi aku memilih acuh ke dia karna aku ingin Aldy memiliki wanita yang baik Bi, yang jauh lebih baik dari aku" ucap Nika yang mencoba menegarkan hatinya.
"Tapi nak Aldy tidak pergi dari kehidupan neng kan? Itu tandanya dia benar benar sangat menyayangi dan ingin bersama neng, jadi mulai sekarang tugas neng cukup ngebuat nak Aldy bahagia. Jika nak Aldy memilih neng untuk hidup bersama neng, itu tandanya neng yang terbaik buat dirinya" ucap bi asih yang mampu membuat Nika tersenyum bahagia.
Dengan spontan Nika pun memeluk erat tubuh bi asih, air matanya terjatuh membahasi pipinya. Air mata yang menandakan kebahagian di kehidupannya.
Ketika Nika sudah selesai melepaskan air matanya, Nika pun melepaskan pelukannya.
"Udah Sekarang neng tidur aja, tadi kan udah capek. Inget! Satu hari lagi" ucap bi asih tersenyum sambil mencolek hidung Nika.
Nika pun mengangguk dan Tersenyum, Nika pergi ke kamarnya untuk segera tidur. Karna merasa cukup lelah, Nika tidak membutuhkan waktu lama agar dapat tertidur.
Tidur lelap yang penuh kebahagian di lubuk hatinya, bahkan tidurnya pun terasa sangat singkat.
Pagi nya Nika terbangun, ketika Nika membuka mata, mata nya pun menyipit karna merasa silau oleh cahaya matahari yang menembus kaca kamarnya.
__ADS_1
Karna terlalu lelah, Nika lupa untuk menutup tirai kamarnya. Untung saja terdapat dua lapis, jadi Nika masih tertutup oleh tirai transparan di kacanya.
Nika pergi ke kamar mandi untuk segera mencuci muka nya. setelah sarapan, Nika memilih untuk membereskan rumahnya terlebih dahulu dari pada membersihkan tubuh nya.
Ketika sudah selesai membereskan rumahnya, Nika pun membaringkan tubuhnya di sofa.
"Uh.. capek nya" ucap Nika yang sambil tergeletak di sofa.
"Kata bibi juga apa! Neng gak usah bantuin bibi" ucap bi asih sambil menyodorkan satu gelas air es segar.
"Ya ampun, kan ini sudah kebiasaan aku bi" ucap Nika bangkit dari tidurnya dan segera meminum air es dari bi asih.
Nika pun mengangguk sambil tersenyum. Karna sudah menunjukkan pukul 11 siang, Nika pun pergi ke dapur untuk segera makan karena perut nya sudah tidak bersahabat lagi.
Ketika perut nya sudah Ter isi, Nika pun pergi ke kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya. Setelah selesai dengan urusan tubuhnya, Nika kembali membaringkan tubuhnya ke kursi tempat menonton tv.
__ADS_1
Tidak terasa Nika pun terlelap dari tidurnya dengan tv yang tetap menyala. Sampai tidak terasa waktu berjalan dengan cepat, suara telpon yang berasal dari handphone Nika yang mampu membuat Nika membuka kan matanya dengan cepat.
Nika meraih handphone nya dan segera menekan tombol untuk segera menjawab telpon dari seseorang.
"Hallo iya?" Ucap Nika sambil membenarkan posisi tidurnya.
"Eh Lo tidur ya! Gw nelponin Lo dari tadi tapi gak di angkat angkat" ucap Aldy
"Ya ampun, iya maaf maaf" jawab Nika yang tetap menggunakan nada rendahnya.
"Cuci muka dulu nik, biar gw enak ngobrolnya" ucap Aldy.
Tanpa menjawab ucapan dari Aldy, Nika pun pergi ke kamar mandi untuk segera mencuci mukanya.
"Hallo, ada apa?" Tanya Nika ketika sudah kembali menyimpan hpnya di telinga.
__ADS_1
"Besok pagi jangan lupa ya nik" ucap Aldy.
"Ya ampun Al! Masa iya gw lupa sama hari pernikahan gw sendiri!" Ucap Nika meninggikan suaranya.