
Arya terdiam, merenung memikirkan ucapannya tadi pada Elia. Dia merasa bersalah, telah menyakiti hatinya. Karena pasti Elia punya alasan harus kehilangan kesuciannya. Tapi yang jelas Arya merasa kecewa dan hancur.
Aku ingin hanya diriku yang memiliki tubuh dan hatimu El..hatiku sakit orang lain sudah menjamahmu. Aku mencintaimu tapi kenapa jadi begini. Aku kecewa El....hati Arya bergumam.
------------------------
Elia duduk di halte bis sendirian. Niatnya menunggu bis mau pulang. Tapi berkali kali bis datang silih berganti dia masih tetap di tempat. Pandangannya kosong, entah apa yang sebenarnya ada di pikirannya.
Tiba tiba ada mobil menepi, Elia menatapnya sejenak namun langsung membuang muka. Dia berdiri lalu pergi dari tempat duduknya. Dia enggan bertemu pemilik mobil itu.
" El...tunggu..jangan peergii...!" si empunya mobil berteriak sambil berlari mengejar Elia.
" Maafkan aku El...." ucapnya sembari memeluk Elia dari belakang.
" Lepaskan aku kak..aku memang kotor, hina dan tidak pantas untukmu...pergilah cari kebahagiaanmu sendiri..."
"Aku tetap akan jadi kak Aryamu...apapun yang terjadi, aku tetap akan menerimamu..." ujar Arya lirih di dekat telinga Elia.
" Tapi kaaak...."Elia mengelak mencoba melepas pelukan Arya. Namun gagal karena tenaga Arya lebih besar.
" Ayo kita menikah..ikutlah aku ke Sidney..aku kuliah sambil kerja, jadi sepertinya aku mampu untuk menghidupimu.."..." kamu hanya perlu jadi istriku, melayaniku..." ungkap perasaan Arya lembut.
" Kakak?...benarkah ucapanmu????" tanya Elia ragu.
" Tentu El...aku tidak sanggup kehilanganmu lagi..."
"hmmmmm......" Elia terdiam...." aku tidak pantas untukmu kak..."...." aku kotor..hiks...hiks..." tangus Elia pecah mendengar ungkapan hati Arya.
__ADS_1
" Kamu pantas El...." ucap seseorang tiba tiba di belakang dua orang ini. " kamu masih suci..aku sama sekali belum menyentuhmu..." imbuhnya.
Seketika mereka menoleh bersama.
" Mas Prass?!?"
" Iya El, aku telah menyelamatkanmu dari berandalan suruhan Tria...aku menemanimu semalaman sampai efek obat tidurmu hilang..."
" Tapi kenapa ucapan Mas seakan telah terjadi sesuatu diantara kita???" tanya Elia bingung.
" Karena aku pikir, itu akan bisa membuatmu menikah denganku..aku kira kau akan merengek minta pertanggung jawabanku..tapi ternyata itu meleset..hehe..." Prass terlihat cengar cengir.
plaaaaaak....
Tamparan keras mendarat di pipi Prass. Si empunya pipi hanya diam seakan dia terima dengan perlakuan itu. Dia merasa pantas untuk mendapatkannya.
Prass hanya termenung melihat sejoli itu melangkah jauh. Paling tidak perasaannya sudah lega, meski konsekuensinya dia akan kehilangan Elia untuk selamanya. Namun, sepertinya hatinya masih belum rela Elia bersama lelaki lain. Dia hanya bisa memandang nanar keoergian keduanya. Hingga air matanya pun menetes dari pelupuk matanya. Entah sakit karena tamparan Elia atau menshan sakit di hatinya.
Kenapa Prass bisa tiba tiba datang? itu karena dia membuntuti Elia seharian ini. Tujuannya mencari waktu yang tepat untuk bisa menjelaskan semua kebenaran pada Elia.
--------------
" gimana El...kamu mau segera menikah denganku kan?" tanya Arya gugup.
" Iya kak..semoga yang dikatakan Mas Prass benar, aku tidak ingin mengecewakanmu..."..
.."tapi setelah kakak lulus kuliah ya..."...." aku ga mau kehadiranku malah bikin kakak tidak konsen kuliah.."
__ADS_1
" baiklah kalau itu keputusanmu...yang penting aku yakin kamu adalah milikku El.."..." oia minggu depan aku akan berangkat..."
" secepat itu kak?"
" iya biar kuliahku dan kuliahmu cepat selesai..trus kita bisa segera menikah...heeee..." tawanya nembuyarkan lamunan Elia.
Seminggu kemudian Arya sedang melakukan perjalanan menuju bandara. Ia akan bertolak menuju Sidney untuk melanjutkan kuliah. Ia meraih sebuah benda kotak di dalam sakunya. Mencoba menghubungi seseorang.
"El..kamu dimana?" ucapannya pada seseorang setelah yang diseberang telfon mengangkatnya. " kamu jadi ke bandara kan?" imbuhnya. " oke aq tunggu di sana...semoga sempat ketemu sebelum pesawat berangkat..." lalu menutup telfonnya.
cccchhhiiiiiiat bruuuuuuugh...!!!!!
Tiba tiba terdengar suara mobil mengerem mendadak dan menghantam sesuatu dengan keras. Kap mobil itu sampai terbuka dan gulungan asap mengepul. Lalu orang orang berkerumun mencoba menolongnya.
wiuwiu...wiuwiu...wiuwiu
Suara ambulance semakin menambah riuh suasana jalanan itu. Terlihat dua orang lelaki tergeletak di jalan dengan banyak darah tercecer.
"El....aaku akaan seelalu meencintaimuu..." ucap salah satu diantaranya terbata bata. Dengan pandangan yang semakin gelap gelap dan akhirnya tak sadarkan diri. Hingga akhirnya dibawa ambulance ke rumah sakit.
Di sisi lain, Elia dengan wajah tertunduk tampak cemas menunggu Arya di lobi bandara. Entah apa yang mengganggu pikirannya hingga perasaannya jadi tidak tenang.
***Siapakah yang mengalami kecelakaan tersebut???
---- bersambung----
Dukung author dengan memberi jejak ya..like koment dan beri tipπππ..jangan lupa vote juga***...
__ADS_1