
Elia sudah bersiap tidur. Dia memakai piyama motif hello kitty favoritnya. Beberapa saat kemudian Prass keluar dari kamar mandi, hanya melilitkan handuk di pinggangnya. Elia melihatnya tak berkedip. Untuk pertama kalinya dia melihat pria bertelanjang dada di depannya. Dada bidang dengan perut kotak kotak. Belum lagi wajahnya yang rupawan sungguh menggoda kaum hawa yang melihat nya. Ganteng sekali suamiku..gumam El dalam hati.
Tanpa menghiraukan keberadaan Elia, Prass cuek membuka handuknya begitu saja karena hendak berpakaian.
"Maaasss...ga sopan banget deh.." teriak Elia bersembunyi di balik selimut.
Prass hanya terkekeh, betapa pengantinnya itu teramat polos pikirnya.
" Sholat dulu El..sana ambil air wudhu..." perintah Prass. Elia mengangguk dan segera berwudhu.
Setelah selesai sholat, Elia mencium punggung tangan Prass. Terus Prass gantian mengecup puncak kepala Elia dan membaca doa agar Elia jadi istri yang sholihah.
" Aku ingin bicara El..." ucap Prass tiba tiba.
" Iya..."
" Kita sudah menikah, kita sudah halal..jadi....." Prass terdiam sejenak melihat manik mata Elia.
Duh... jangan jangan Mas Prass mau bicarain soal itu...gimana ini...rasanya aku belum siap. Andai saja dia itu.....huh, kenapa sih pikiranku dia terus...Elia kamu harus fokus dengan yang di depan kamu sekarang! suamimu!.. dia berhak atas segala yang ada padamu... pikir Elia.
__ADS_1
" Jadi?" Elia penasaran.
" Kamu mau lakukan sekarang atau....." Prass terhenti karena air liurnya sudah memenuhi rongga mulutnya lalu ia telan dengan susah payah.
" Aku sepenuhnya milik kamu Mas, terserah kamu...." sanggah Elia tahu maksud arah bicara Prass sambil memalingkan wajah.
deg...deg...deg..
Hanya terdengar suara detak jantung keduanya. Batin Elia berdesir, seakan ada puluhan kupu kupu yang mengaduk perutnya.
Tangan Prass meraih dagu Elia dan menghadapkan kearahnya.
Setelah melepas kecupannya, dia beranjak rebahan di kasur. Elia masih bengong, mencerna ucapan Prass tadi.
Benarkah yang dia katakan? hmm..syukurlah dia mengerti. Meski sebenarnya jika dia sangat menginginkannya aku tidak akan menolak, karena memang itu kewajibanku. Meski mungkin aku lakuin tanpa keikhlasan.
" Ayo tidur El.." ucap Prass.
" Iya Mas..." Elia beranjak menyusul Prass tidur.
__ADS_1
Mereka tidur sewajarnya, tidak ada embel embel pembatas guling di tengah mereka. Hanya saja Prass tidur memunggungi Elia.
Kenapa aku tadi berkata begitu??? ini jatuhnya aku malah menyiksa diri, sebenarnya piiiingiiiin banget diri ini menjamahmu El..
Aku sudah hampir 27 tahun,lelaki dewasa normal yang juga butuh pelampiasan. Mana ini si thole ga tidur tidur juga, uh dasar baru juga tidur disamping El, hatiku sudah dug dug duer..kalau aku dalam posisi itu gimana rasanya ya??? batin Prass di sela sela usaha matanya untuk terpejam.
Sengaja Ia memunggungi Elia, agar dia tidak tergoda. Karena memikirkan gadis itu saja sudah membuatnya horny, apa lagi menyentuhnya!?
Di sisi lain ada seorang pemuda sedang frustasi menyesali keadaannya. Dia seperti Elia, berandai andai akan hal yang tak mungkin terjadi.
Dia membayangkan kini Elia akan menghabiskan malam dengan suaminya. Itu membuat hatinya panas dan giginya bergeretak kesal. Dia menyesal andai waktu bisa terulang, tentulah ia sekarang yang sedang mereguk madu cinta bersama Elia.
Kembali ke pasangan pengantin baru. Elia sudah terlelap, namun Prass masih berperang dengan hasratnya. Dipandangnya gadis manis disisinya. Ingin sekali ia mereguk indahnya malam pertama dengan pengantinnya itu.
Disusurinya tiap inci wajah istrinya. Benar benar sempurna di matanya. Meski terlihat lucu karena Elia tidur dengan mulut agak terbuka tapi tetap cantik di matanya. Dia merapikan anak rambut yang menutupi wajahnya dan mengecup pelan kening, pipi dan bibir Elia.
Terimakasih Tuhan atas anugrahmu ini. Sungguh tak pernah terbesit dalam anganku untuk memilikinya. Aku berjanji akan selalu membahagiaknnya. I love you El...I'm really really so loving you..yesterday, now and forever.....teriak Prass dalam hati.
**hmmmm.....dukung author trus ya...jangan lupa like, koment and vote ya..
__ADS_1
-----bersambung**...----