
Hello readers...Eka Dee mau lanjutin cerita ini nih...😃...penulis sebenere penasaran juga sama kelanjutan kisah mereka, terutama si Arya apa dia bisa mendapatkan kekasih hati kembali???
Apakah Risa bisa menaklukan Arya yang cinta mati sama Elia????
heppy reading gaessss......
 --------------
" Saaaayaaaang.....ayo banguuuun...." Elia dengan sabar membangunkan putra kesayangannya itu,sambil mencium dan memeluknya adalah rutinitasnya tiap pagi. Anak lelaki yang sudah berumur 5 tahun itu terlihat hanya menggeliat.
__ADS_1
" Ibuuuu....masih ngantuuuk niiih...." jawab si anak malas. Berbicara tanpa membuka matanya.
Elia hanya tersenyum kecil. Anak lelakinya itu semakin hari semakin mirip ayahnya. Membuat Elia termenung sejenak, berandai jika ayah anaknya itu masih ada di sisinya. Mantan suaminya yang bernama Prass itu sudah 3 tahun berpisah dengan Elia. Mereka memilih jalan masing masing untuk melanjutkan hidup. Sungguh jalan hidup yang tidak Elia inginkan bahkan tidak pernah ia fikirkan sebelumnya. Setelah prahara yang pernah terjadi dulu, ia mengira hidupnya akan berjalan dengan baik baik saja, adem ayem dan bahagia. Namun ternyata kebahagiaan itu hanya sementara, hanya sebatas embun pagi yang hilang diterpa angin dan sinar mentari. Mungkin cinta mereka belum sekokoh batu karang yang tak gentar digempur dahsyatnya gelombang. Elia menghembuskan nafas kasar, menghalau sesak di dadanya dan kembali dalam dunia nyata.
" Zidan Elstyo Nugrohoooo....!" Elia memanggil nama anaknya lengkap dengan nada agak meninggi membuat sosok yang mempunyai identitas itu terkaget. Tahu maksud jika sang Ibu sudah memanggil nama lengkapnya berarti sudah tidak bisa dielak lagi. Anak lelaki itu segera bangun, bergegas mandi dan segera bersiap untuk pergi sekolah. Sang ibu hanya bisa tersenyum tipis.
Setelah menghabiskan sarapan, mereka segera berangkat sekolah. Elia sekarang jadi guru pengajar di sebuah TK tempat anaknya bersekolah. Meski dasar pendidikannya bukan sebagai tenaga pengajar namun ia mau belajar.
Setelah perjalanan 10 menit dengan motor maticnya Elia dan Zidan sampai di sekolah. Terlihat banyak anak sudah mulai bermain, berlarian dam saling berkejaran. Sungguh suasana ceria dan sangat menyejukkan mata.
__ADS_1
"Zi sayang Ibu masuk kantor dulu ya..." pamit Elia pada anak kesayangannya dan sang anak hanya mengangguk. Tanpa mereka tahu ada sebuah mobil mewah yang terparkir di luar gerbang mengamati dengan intens Elia dan anaknya.
"Tuan, pergi sekarang atau nanti?" sang sopir yang merangkap sebagai asisten pribadi itu bertanya.
" Pergi sekarang Ed..."
Mobil mewah itu pun segera melaju memecah kepadatan jalan. Hampir setiap sebulan sekali mobil mewah dengan plat luar daerah itu selalu datang ke sekolah itu, pagi pagi sekedar melihat Elia dan anaknya tanpa turun dari mobil, benar benar hanya melihat. Elia sendiri mungkin tidak tahu kalau dirinya sedang diperhatikan. Siapakah gerangan sosok itu?
Bertepatan dengan kepergian mobil itu bel sekolah berbunyi. Anak anak mulai berbaris masuk ke dalam kelas. Suasana yang tadi riuh ramai berubah jadi hening, meski hanya sementara . Anak anak dalam KB itu memang sudah diajarkan untuk disiplin, tapi namanya juga anak anak tetap aja minatnya sesuai dengan dunianya, bermain.
__ADS_1
**Jalan kehidupan yang tertulis dalam takdir Illahi tidak bisa ditolak oleh siapapun. Semua berjalan sesuai dengan keputusanNya. Tinggal kita berdoa merayu Sang Pencipta agar merestui keinginan kita. Karena kadang kita lupa apa yang kita mau belum tentu yang terbaik dan yang Maha Sempurna berikan pasti yang terbaik. Selalu berfikir positif adalah cara tetap selalu bahagia.
😀 dukung terus author ya gaesss....thanks buat jempolnya😘😘😘**........