
kita lanjut ceritanya ya gaeees...ga vote jg ga papa kok, dibaca aja aku dah suuueneeeeng bgtz...love you readers😘😘😘
Â
Sebuah mobil jenis SUV berhenti di depan gerbang sekolah KB dan TK Pelita Buah Hati. Seorang lelaki matang turun dan membuka pintu disampingnya, terlihat membujuk seorang anak gadis lalu menggendongnya turun. Mereka masuk lalu menuju ke kantor sekretariat sekolah.
tok...tok..tok...
" Selamat siang...." Guru yang dikenal bernama Bu Gina tersenyum lebar menyambut kedatangannya, matanya melebar terpesona.
Jauh jauh hari sosok lelaki itu memang sudah membuat janji. Dia akan memasukkan putri kecilnya untuk bersekolah di KB tersebut.
"Selamat siang...dengan Bu Gina?" tanya lelaki itu membuyarkan lamunan Bu Gina. Lelaki yang berumur sekitar 30an tahun itu berperawakan tinggi dengan badan tegap, menggendong seorang gadis kecil berumur sekitar 3 tahun. Tiap mata kaum hawa yang melihat pasti terpesona dengan sosok tampan, manly, dan sangat kebapakan itu.
" I...iya Pak saya Gina....hmmmm...inikah Queen? yang mau sekolah di sini???" Bu Gina mengusap pipinya yang gembul. Tapi gadis itu seperti kurang nyaman dan justru mengetatkan pelukannya di leher sang Ayah.
" Iya Bu...bisa kami lihat kelasnya dulu?" tanya lelaki itu.
"Oh iya Pak...mari saya antar...Queen nanti masuk di kelas Ceria ya, kelas anak umur 3 sampai 4 tahun...nanti kalau sudah 4 tahun masuk kelas Cerdas..dan setelah 5 tahun masuk kelas Cermat...untuk kelas Cermat itu sudah masuk kelas TK..kelas diatasnya yaitu kelas Cendekia untuk persiapan masuk SD..." Bu Gina sedikit menjelaskan tentang sekolah pada lelaki itu, lelaki itu hanya mengangguk dan tersenyum.
Oh senyumnyaaaa...bikin aq meleleh.... batin Bu Gina. Bu Gina memang belum punya pasangan, padahal usianya sudah 30 tahun.
Setelah beberapa saat akhirnya sampai di sebuah ruangan. Riuh terdengar celotehan dan gelak tawa anak anak dari dalam ruangan. Queen penasaran lalu meminta turun dari gendongan sang Ayah dan terlihat mengintip dari dari celah pintu yang tertutup tidak rapat.
__ADS_1
" Queen mau masuk?" tanya sang Ayah. Si gadis cuma mengangguk.
" Mari Ibu guru antar ke dalam, nanti ada Ibu Elia yang akan mendampingi Queen belajar dan bermain.." ucap Bu Gina.
Elia...??! Pria itu mengerutkan dahi.
Pasti bukan dia...ucapnya dalam hati.
"Oia Pak Arya, sepertinya Queen tertarik untuk langsung masuk ke kelasnya.. sebentar saya antarkan pada guru pendampingnya dulu lalu kita kembali ke kantor untuk urusan administrasinya..." Pria itu mengangguk.
"Queen sayang...Ayah tinggal gapapa kan? Queen masuk kelas kenalan sama temen temen...oke?"
" Iya ayah..." jawab gadis itu pelan. Gadis kecil ternyata pemberani, disaat anak lain mungkin takut untuk ditinggal orang tuanya di awal masuk sekolah tapi dia sudah berani masuk kelas sendiri.
Setelah ibu Gina mengantar Queen masuk kelas, dia mengajak Arya untuk segera menyelesaikan administrasi yang semestinya. Beberapa dokumen harus dilengkapi dari pembayaran uang pangkal, uang DAK ( dana alat dan kegiatan), serta uang SPP dan seragam. Berapapun nominalnya itu tidak masalah bagi seorang Arya Bramantyo, seorang CEO dari PT Berkah Holding. Sebenarnya bisa saja dia menyuruh asistennya untuk mengurus ini itu, tapi untuk putri semata wayangnya dia ingin melakukan semua sendiri.
Di dalam kelas Elia mencoba mengajak Queen berbicara, karena sejak masuk kelas dia hanya diam melihat anak2 lain berlarian tanpa mau berbaur.
" Hallo gadis manis...kenalin ini Bu Elia" ucap Elia lembut mengulurkan tangannya. Si gadis hanya menoleh tanpa berniat membalas uluran tangan Elia. Mata bulat itu hanya berkedip kedip.
" Oke kalau ga mau salim ga papa kok...oia Queen suka main apa? nanti ibu ambilin...hhmmm boneka? lego bongkar pasang? ato apa??" Elia mencoba mendapatkan perhatian anak didiknya yang baru.
" Queen ga mau..." jawab anak itu.
__ADS_1
"Hmmmm...ga papa kalo ga mau main, boleh Ibu bertanya?" gadis itu menoleh dan mengangguk.
" Queen tadi diantar siapa?"
" Ayah..."
" Ibu Queen ga ikut?" tanya Elia lagi. Queen hanya menggeleng.
" gapapa sayang..besok lain kali pasti Ibu Queen mengantar..."
" Ibu Queen tidak akan mengantar...Ibu Queen pergiii jauuuh sekali...." pendar matanya mulai meredup. Seperti ada kesedihan mendalam dari sorot mata anak itu. Elia mengernyitkan dahinya.
" Ya sudah yuuuk ikut Ibu...kita berkenalan dengan teman teman..." Elia memegang ujung telunjuk Queen dan membawanya menuju teman teman.
prok...prok...prok...
"Perhatian anak anak...Ibu Elia bawa teman baru niiih.... yuuuk kita kenalan...."...Elia memperkenalkan Queen pada seluruh muridnya. Semua menyambut Queen dengan suka cita, lambat laun Queen bisa berbaur dan mulai bermain.
Teeeeet....teeeeet....
Bel tanda berakhirnya sekolah berbunyi. Anak anak yang ikut sekolah halfday sudah mulai dijemput sedang yang ikut fullday dibawa Ibu pengasuh kelasnya masing masing menuju kantin kelas untuk makan siang. Queen ikut program sekolah fullday jadi dia nanti dijemput jam 3 sore.
**Elia dan Arya kapankah bertemu??? bertemu cinta pertama akankah masih bisa membuat baper????
__ADS_1
dan apakah prahara yang membuat pernikahan Elia dengan Prass berakhir???...
hmmmm....tetep ikutin ceritanya ya gaeeees...🥰🥰🥰**...