Hanya Sebatas Embun Pagi

Hanya Sebatas Embun Pagi
(masih) permintaan ayah


__ADS_3

Prass meminta diri untuk pulang. Dia memberi waktu buat keluarga Elia berdiskusi. Meski dalam angannya dia merasa besar kepala, dia merasa langkahnya untuk bisa lebih dekat dengan Elia terbuka lebar. Rasanya benar benar seperti mimpi buatnya.


Di sisi lain, Elia masih termenung di samping ranjang rawat ayahnya. Malam ini dia mau total menjaga sang ayah, ibunya dia pinta pulang untuk istirahat.


"El..kamu mikirin apa?" ranya Ayah melihat putrinya melamun.


" Bagaimana ayah bisa memintaku menikah dengan Prass?" tanya Elia balik.


" Karena aku melihat ketulusan darinya semenjak bertemu pertama dulu..."..." aku jauh lebih percaya dia dari Arya...lagipula Arya sekarang....." ucapan Pak Zani terhenti, seakan ada yang menyumbat pita suaranya.


" Kak Arya kenapa yah?..." Elia penasaran. Dia yakin ayahnya mengetahui sesuatu tentang Arya.


" Pokoknya kamu tidak usah berharap lagi dengannya..." tegas Pak Zani meninggikan suaranya. " Umur ayah sudah tidak lama lagi, ayah mau kamu menikah sebelum ayah pergi..."


" Tidak ayah..ayah pasti sembuh..hiks...hiks..." tangis Elia pecah. Tangannya menggenggam erat lengan ayahnya.


" El...Ayah tidak bisa memberi kebahagian untukmu selama ini..ayah ingin memberi kebahagian untukmu dengan memilihkan jodoh terbaik untukmu...".."Arya memang baik, dia juga menyayangimu..tapi dia tidak bisa memberi kepastian untukmu..."..." Lelaki itu harus bisa memberi kepastian, kalau dia ngambang dan menggantungmu itu bukan lelaki baik..kalau memang serius denganmu, apapun keadaannya dia akan membicarakan denganmu, bukan malah menghindar tanpa kejelasan..membuatmu menunggu tanpa kepastian..." papar Ayah panjang lebar memunculkan tanda tanya besar di benak Elia.

__ADS_1


Maksud Ayah apa sih?? kok aku ga ngerti maksud didalamnya.. memang keadaan kak Arya sekarang gimana..apa maksud ayah dia sudah punya pasangan selain aku???..ucap Elia dalam hati.


" Maksud perkataan Ayah itu apa? El bingung..mang kak Arya kenapa?" Elia penasaran.


" sudahlah El..Ayah mau istirahat.. besok saat sudah waktunya kamu pasti tau sendiri, Ayah mau kamu mempertimbangkan untuk menikah dengan Prass..paling tidak kelak Ayah bisa menemui ibumu dengan tenang disana." ucap Pak Zani sembari menutup mata.


"Ayah..jangan bicara begitu..hiks..hiks..." air mata Elia kembali pecah, namun ayahnya hanya mengusap lembut puncak kepalanya.


Elia dalam kebimbangan. Antara Prass dan Arya. Antara sosok yang selalu ada untuknya atau embun pagi sang cinta pertama yang sampai detik ini tidak ada kejelasan.


--------------


" Gimana keadaan ayah kamu El..." tanya Septi begitu sampai kosan.


" Sudah mendingan Sep..tapi Ayah sudah tidak bisa bekerja, dia harus banyak bedrest..."


Elia bercerita panjang lebar pada Septi dengan mata berkaca kaca. Septi pun trenyuh dengan persoalan Elia.

__ADS_1


" Kayaknya kamu mang harus nikah aja sama Prass..." celetuk Septi tiba tiba.


" Kamu juga dukung dia? tapi aku mencintai kak Arya Sep..." Elia menundukkan wajahnya.


" Aku rasa dia jauh lebih mencintai kamu dibanding Arya yang ga jelas itu..Dia pasti bisa bahagiain kamu El..jagain kamu biar ga terus di kejar cowok cowok lain El..." septi mengkrucutkan bibirnya.


" Maksud kamu?" Elia bingung dengan ucapan Septi.


"Tau ga sih..cowok yang aku taksir tu ternyata suka sama kamu..." Septi membuang mukanya.


" haaaah..." Elia membuka mulutnya lebar lebar.


" Pak Dian, pemilik kafe tempat kerja kamu itu sering kesini, tapi ga ketemu kamu...beberapa hari ini tiap hari dateng nanyain kamu, bahkan ngajak aku nyusul kamu ke Magelang..tapi aku bilang aja ga tau rumah kamu...mending kamu nikah ja El...biar Pak Dian juga nyerah ga ngejar kamu lagi." Septi mencoba membujuk Elia.


Maaf El..aku jadi egois gini sama kamu. Aku bosen liat kamu selalu di kejar cowok yang aku sukai. Dulu aku menyukai kak Arya, meski hanya menyukai dalam diam. Aku ikhlas kamu bersama dia. Tapi tidak kali ini, aku sudah lama menginginkan Pak Dian untuk jadi kekasihku..bahkan untuk jadi suamiku..tak akan kubiarkan dia mendekatimu. Tapi bukan berarti aku ga sayang kamu El...kamu tetap sahabat terbaikku... batin Septi sembari menitikan airmata.


**hmmm...Elia bakal menikah ga ya???

__ADS_1


jangan lupa like dan koment ya...


bersambung**....


__ADS_2