Harga Setetes Benih (Dinikahi Om Duda)

Harga Setetes Benih (Dinikahi Om Duda)
Bab 60 Launching (Bonus Part)


__ADS_3

Hari-hari terus berlalu, hari berganti minggu, minggu berganti bulan hingga beberapa bulan telah berlalu. Akhirnya Silla sudah berhasil menjadi Ibu karena telah melahirkan anak dari suaminya Rass berjenis kelamin laki-laki.


Kelahiran anak mereka menjadi penambah kebahagiaan. Begitu juga Nadya yang sudah bahagia dengan Heru dan Yudha yang saling intropeksi diri dengan istri keduanya setelah bercerai dengan Nadya.


"Kamu mau kasih nama anak kamu siapa, Sil?" Tanya Miranda yang datang bersama Jonathan karena ingin melihat langsung bayi laki-laki sahabatnya itu.


"Oh iya, gak tahu ya Mir, aku belum kepikiran malah. Mungkin Mas Rass sudah menyiapkannya?" timpal Silla sembari menoleh ke arah Rass yang masih mendekap bayi lucu mereka.


"Iya aku udah siapin namanya kok. Perpaduan dari nama kita," tukas Rass kemudian.


"Wah apa itu, cepat beri tahu kami, Rass. Biar aku juga bikin nama anak kami dari kami berdua pula?" Tanya Jonathan tidak sabar.


"Sebenarnya gak perpaduan juga sih, hanya nyerempet doang." Rass terkekeh dengan ucapannya sendiri.


"Ya elah lama amat jawabnya, hanya perlu satu bulan lagi aku juga bakal gendong anak aku," kesal Jonathan karena tak jua mendapat jawaban.


"Iya, iya, aku beri tahu ya."


Rass memperlihatkan sebuah nama dengan huruf kapital di layar ponselnya.


"RASYA ERLANO PRASETYO"


"Wah, namanya bagus banget, Nama anak kita apa dong Kak?" Tanya Miranda tidak sabar.


"Tenang, kan belum lahir. Entar cari nama anak cowok yang OTW cewek atau malah sebaliknya."


"Kalau gitu cari keduanya dong," timpal Rass dan Silla berbarengan.

__ADS_1


"Ah, iya ide bagus tu. Biar aku yang cari nama cowok kakak cari nama cewek ya?" Pinta Miranda kemudian.


Jonathah menganggukkan kepala. Terserah apa mau Miranda yang penting dia bahagia.


"O ya, Tante Nadya udah kesini, Sil?"


"Nanti sore, mereka akan menginap di rumah buat bantu aku ngurus Rasya."


"Oh iya, itu lebih baik sih menurutku, kitakan baru jadi Ibu."


***


Tak lengkap rasanya jika satu bulan belum terlewatkan dengan cepat sampai akhirnya Miranda juga bisa melahirkan secara normal. Tidak ada kendala apa pun seperti penuturan Dokter paska keguguran, dan itu adalah hal yang luar biasa.


Pagi itu, Miranda masih ada di ruang pemulihan bersama Jonathan dan bayi kecil mereka. Sesuai harapan anak Miranda lahir berjenis kelamin perempuan. Semalam melihat perjuangan Miranda yang di penuhi peluh dan kesakitan. Hal itu membuat Jonathan ektra siaga. Berharap kejadian pada Meilinda kala itu tak lagi terjadi pada wanita yang kini menjadi cahaya dalam hidupnya.


"Masih sakit gak perutnya, kalau sakit bilang sama aku ya?"


Jonathan kembali menciumi Miranda. Entah sudah berapa kali Jonathan melakukan itu sejak semalam.


"Makasih ya, Sayang. Sudah ngasih aku bidadari cantik yang gemuk dan lucu."


"Sama-sama, Mas."


Karena anak Silla masih kecil Ia sedih tak bisa melihat langsung, terpaksa Silla dan Rass vidio call dan janjian akan ketemuan usai anak mereka sudah berusia lebih dari 40 hari.


"Maaf ya, Mir. Aku gak bisa datang kesana. Tapi kami janji deh usai Rasya lewat selapan aku akan berkunjung kerumahmu untuk mempertemukan mereka," tukas Silla dari balik layar.

__ADS_1


"Gak papa, Sil. Yang penting kalian sehat. Dan aku juga sehat disini."


"Mana dedek cantiknya, Mir. Aku mau lihat?"


Miranda pun mengarahkan ponselnya kearah putri kecil mereka yang ada di sampingnya.


"MasyaAllah, anak kamu cantik banget Jo," seru Rass yang ikut nimbrung.


"Iya dong, siapa dulu emaknya," Jawab Jonathan balik.


"Iya, iya, jagoanku juga ganteng kok kayak aku, coba deh lihat dia masih dengkur." Rass balas mengarahkan ponselnya kearah sang putra yang semakin tembem saja pipinya.


"Ah iya, gemoi banget." Miranda gemes melihatnya.


"Terus nama anak kamu siapa ni, katanya juga perpaduan biar sama kayak Rasya?" Silla sama keponya seperti Miranda saat itu.


"Iya kami sudah sepakat kalau nama anak kami sederhana saja, Sil. Yang penting Rasya gak lupa nanti manggilnya."


"Siapa dong, cepet kasih tahu!" Desak Rass pula.


"MINAIRA ARADINA," Jawab keduanya kompak.


By, By, See you good by🤭🤭🤭👋👋


******SELESAI******


JANGAN LUPA YA PADA NINGGALIN LIKE DAN SEGERA MAMPIR KE RUMAH BARU 👇👇👇

__ADS_1


PEMBANTU IDAMAN MAS DUDA


Authornya masih sama Manisnya kayak Madu tawon bila mengigit bisa seminggu gak ilang rasanya🤣🤣🤣🤣


__ADS_2