Hati AZZOYA

Hati AZZOYA
season 2. 11


__ADS_3

Delapan tahun berlalu...


Tap... Tap....Tap...


Bunyi sepatu pantofel milik Aaron menggema di dalam lobi perusahaan. Semua karyawan yang berkumpul menunduk kan wajahnya. Tak ada seorang pun yang berniat mengangkat wajahnya ke untuk melihat wajah sang pemilik perusahaan.


Aaron Kenan Galaxy pemimpin perusahaan terbesar di kota Venesia. Delapan belas tahun lalu ia sudah menjadi pimpinan perusahaan terbesar di kota ini. Perusahaan yang di bangun oleh kakeknya dan di wariskan pada dirinya.


Tak hanya itu, sembilan belas tahun lalu ia juga menjadi pimpinan mafia di kota Venesia. Tak ada yang tau siapa dia di dunia hitam. Hanya orang tertentu yang mengetahui identitas.


Seorang wanita cantik berpakaian seksi menyambut kedatangan CEO perusahaan tempatnya bekerja. Wanita berpakaian seksi dan ketat, itulah Rosa. Nama lengkap Rosalinda adalah sekertaris Aaron sejak tujuh tahun lalu.


Aaron menatap jengah pada Rosa, sekertaris nya itu tak pernah memakai baju yang benar menurut nya. Entah kenapa matanya selalu sakit saat melihat wanita yang bersetatus sekertaris nya.


"Pagi tuan,"


Tak menjawab, ia langsung masuk ke dalam ruang pribadi nya. Sementara Rosa sendiri mencebikkan bibirnya. Ia kembali lagi duduk di kursi miliknya setelah melihat sang tuan masuk ke dalam ruangan nya.


Nathan sendiri yang melihat Rosa berpakaian seksi setiap hari nya hanya menggelengkan kepalanya. Wanita ini memang keras kepala, sering ia di bentak dan di usir oleh Aaron. Tapi masih saja bandel, tak mendengar perkataan Bos nya.


Aaron mendudukkan tubuhnya di kursi kebesaran nya. Ia membuka laptop miliknya dan berkas yang menumpuk di meja kerjanya.


"Singkirkan ini Nathan."


Nathan segera menyingkirkan lembar kertas putih di atas meja tuannya. Ia mengumpat Rosa yang selalu saja ceroboh. Aaron memang tak akan suka jika banyak kertas yang menumpuk di meja. Tentu saja tuannya ini tak mau pusing dengan angka dan huruf di lembar kertas putih. Lagi lagi itu adalah pekerjaan nya. Andai saja ia akan bersikap curang, saat ini mungkin ialah yang akan kaya. Tapi sayang nya ia masih sayang dengan nyawanya. Tak ada yang tidak mungkin bagi Aaron.


Sedangkan Aaron membuka ponselnya kembali, tak lama ia menarik nafas panjang. Kenapa ia harus seperti ini setiap hari, benar benar menyebalkan.


"Tuan nona Queen menelpon."


Aaron menghembuskan nafas nya kasar mendengar penuturan Nathan. Queen Agatha adalah putra dari Dirga dan Cristi. Wanita berusia hampir tiga puluh satu tahun itu adalah kekasih nya. Pertemuan tak sengaja mereka berdua di Fashion show di kota ini tiga tahun lalu.


Queen sendiri yang sering mengajak Aaron bertemu dan menginginkan Aaron menjadi kekasihnya. Tanpa pikir panjang Aaron mengiyakan ucapan Queen.

__ADS_1


"Kejutan....."


Aaron dan Nathan di kagetkan dengan kedatangan Queen. Queen sendiri langsung menghampiri Aaron dan melabuhkan bibirnya di bibir Aaron.


"Aku merindukanmu,"


Cup....


Nathan keluar dari ruang CEO, dia tak ingin menjadi obat nyamuk untuk tuannya dan kekasihnya.


Sedangkan Aaron, ia hanya tersenyum tipis, tak ada rasa berdebar setelah sebulan tak bertemu dengan kekasihnya.


"Kapan kau datang,?"


"Baru saja,"


Aaron mengangguk kan kepalanya, sebulan yang lalu Queen ke Singapura mengikuti fashion week disana dan lagi orang tuanya juga tinggal di sana.


Queen langsung mendudukan tubuhnya di pangkuan kekasihnya. Ia menghirup aroma tubuh Aaron yang ia rindukan selama ini. Tangan nya, bergerilya membuka kancing kemeja Aaron. Kemudian ia mendaratkan bibirnya di dada bidang Aaron, memberikan tanda merah di sana.


Pandangan mereka bertemu, Queen mendekat menjangkau bibir Aaron. Cup... Queen ******* bibir tebal kekasih. Memberikan rangsangan pada Aaron, tangan nya yang melingkar di leher, menjambak pelan rambut tebal Aaron.


Aaron sendiri melingkarkan tangannya pada pinggang ramping Queen. Mereka berdua saling membelit lidah, Queen sendiri mengerang di sela sela ciuman panasnya. Tangan Aaron bergerilya masuk ke dalam blus yang di kenakan wanita yang duduk di pangkuan nya. Ia menekan dan meremas salah satu gunung kembar Queen bergantian. Sebagai pria normal dan termasuk hiperseks tentu saja Aaron juga menginginkan tubuh molek yang duduk di pangkuan nya.


Uhhh...


Queen mengerang saat bibir Aaron turun ke bawah dan dan menyesap leher jenjangnya. Tangan nya besarnya turun ke bawah dan mengelus lipatan yang tersembunyi milik Queen.


Tak banyak bicara Aaron menarik kain segitiga berenda milik Queen dan membuangnya begitu saja. Membelai bulu bulu halus dan menekan satu jari miliknya ke dalam. Queen sendiri mengerang merasakan panas yang menjalar di pusat inti tubuhnya akibat gesekan jari Aaron.


"Kau sangat basah Queen.."


Jarinya masih menggesek dan bibir nya menyeringai melihat wajah Queen. Hingga ia bisa merasakan tubuh Queen yang bergetar.

__ADS_1


Aaron melepaskan tangannya dari sana dan mendorong tubuh Queen berbalik dan bersandar di meja.


keduanya mengerang saat Aaron menghujam miliknya pada milik Queen. Ia bergerak maju mundur, mencengkram erat pinggang Queen yang masih berpakaian.


Di luar sendiri Nathan hanya menggelengkan kepalanya. Ia tau apa yang tuannya lakukan pada Queen. Aaron adalah pria yang tak bisa lepas dari ************ wanita. Bertahun tahun ia mengikuti pria yang menjadi tuannya itu sudah hapal, dengan kelakuannya.


Sementara Rosa, yang duduk di kursi nya menatap wajah Nathan jengah. Ia juga tau apa yang mereka lakukan di dalam sana. Sebenarnya ia sedikit iri dengan Queen yang menjadi kekasih Aaron. Padahal ia juga tak kalah cantik dengan Queen. Nasibnya saja yang kurang beruntung tak di lirik oleh tuannya itu. Meski setiap hari ia sudah memakai pakaian seperti ini. Aaron sama sekali tak pernah meliriknya apalagi tidur dengannya.


Ruangan luas ruang pribadi CEO, dan dinginnya AC tak membuat tubuh keduanya tak bermandikan peluh dan keringat. Aaron masih bergerak maju mundur menghujam milk Queen dari belakang. Sesekali tangannya akan meremas buah yang menggantung dan bergoyang berirama dengan hujaman miliknya.


Bibir Queen sendiri tak berhenti bersuara, ia menyebut nama Aaron berkali kali saat kekasihnya menyentaknya dalam.


Hingga satu jam lamanya Aaron mengakhiri percintaan paginya dengan Queen. Mereka mengerang bersama dengan tubuh Aaron yang bergerak cepat dan menegang.


Aaron sendiri langsung berjalan ke kamar mandi di ruang pribadi nya. Sementara Queen masih menetralkan nafasnya yang memburu. Ia mengusap bulir keringat di keningnya sendiri. Melihat Aaron yang masuk ke dalam kamar pribadi nya ia lalu berjongkok mengambil kain segitiga tipis milik.


Queen tak bisa menghilangkan senyum lebarnya. Inilah yang Queen rindukan dari Aaron. Percintaan panasnya dengan sang kekasih hatinya.


Queen Agatha, setelah kuliah di Indonesia ia melanjutkan kuliah di Paris. Ia mengambil jurusan disain, berbeda dengan sebelumnya yang menajemen bisnis. Queen di paksa pindah haluan karna ibunya yang juga berprofesi sebagai Disainer juga. Dirga dan Cristi ingin ia go internasional melanjutkan bakat ibunya yang sebelumnya tak kesampaian. Hingga ia berhasil dan bertemu Aaron di fashion show di Paris.


Di kamar mandi, Aaron mengguyur tubuh polos nya sendiri. Tak ada perasaan istimewa setelah percintaan panasnya bersama dengan Queen. Yang ia lakukan dengan Queen sama dengan yang ia lakukan dengan wanita yang ia sewa saat ia menginginkan dan menyalurkan gairahnya.


Ia juga tak tau kenapa ia tak bisa mencintai wanita yang menjadi kekasihnya.Tiga tahun lalu Queen mengatakan mereka resmi menjadi pasangan kekasih. Sama sekali Aaron tak merasa spesial dengan hubungan mereka. Ia juga tak pernah memandang Queen wanita yang istimewa di hatinya.


Insaffff 🤭🤭


Dukung OTOR dulu bunda, baru lanjut lagi.


Yang gak kasih VOTE dan hadiah besok ga di kasih ama ayang🤭🤣


Liat aku yang gak kasih😎


.

__ADS_1


.


__ADS_2