Hati AZZOYA

Hati AZZOYA
season 2. 21


__ADS_3

" Om.."


Almira berseru dalam pelukan Aaron. Sementara Aaron sendiri memejamkan matanya menikmati sentuhan tangan Almira di dadanya. Jari lentik itu memainkan kancing kemeja yang di pakai nya.


"Om.."


Bisiknya lagi, saat tak mendengar jawaban Aaron padanya. Ia lalu mengangkat wajahnya, menatap wajah Aaron dari bawah. Rahang tegas yang di tumbuhi bulu bulu halus. Hidung mancung di antara mata tajamnya. Dia bukan lagi seperti monster tapi sepertinya pangeran berkuda yang menjemput sang tuan putri.


Tangan nya terulur menyentuh rahang tegas Aaron. Dengan jari lentik nya ia mengusap rahangnya. Sementara Aaron sendiri menatap mata bundar dan bening milik Almira.


Ssttt...


Bibir Aaron tak bisa mengontrol dirinya, ia mendesis saat Almira mengelus rahang tegasnya.


"Om,..."


"Ya sayang..."


"Al mau pulang..."


Aaron membuka matanya kembali. Ia menatap mata Almira yang sayup, ia yakin gadis dalam pelukannya ini mengantuk akibat kekenyangan.


Cup...


Almira menatap wajah Aaron dengan mata kantuknya, sudah berulang kali pria dewasa ini menciumnya. Ia sendiri tak tau, apa maksudnya. Tapi rasa senang yang membuncah ia rasakan, mendapatkan perlakuan seperti yang Aaron berikan padanya.


Hingga Almira benar benar tertidur di pelukan Aaron tanpa sadar. Terlalu lama berada di pelukan dada bidang Aaron yang membuatnya nyaman. Ia tertidur pulas, bersandar di dada bidang nya.


Aaron sendiri yang merasakan tak ada pergerakan dari Almira mengusap lembut pipinya. Ia mengangkat tubuh kecil Almira keluar dari restoran Jepang, berjalan dimana Nathan dan mobil nya berada.


Sampai di mobilnya Nathan yang melihat Aaron mengangkat tubuh Almira hanya menghembuskan nafasnya perlahan. Ia yakin sebentar lagi David akan murka saat mendengar putrinya bersama dengan tuannya.


Di mobil Aaron memangku tubuh Almira. Mata tajamnya tak beralih menatap wajah mungil Almira.


"Pulang,..."


Nathan mengangguk mengiyakan, ia menginjak pedal gasnya melajukan mobilnya menuju hotel tempatnya menginap. Sesekali matanya melirik ke arah tuannya yang duduk di belakang.


Ia tak bisa menghentikan tuannya begitu saja. Ia tak berani, Aaron akan memenggal kepala jika ia berkata lancang. Tuannya itu memang gila, dia benar-benar menculik Almira. Bagaimana dengan reaksi David saat Almira berada di tangan Aaron.


Sampai di kamar hotel milik nya, Aaron membaringkan tuh kecil Almira. Ia yakin saat ini David sudah tau jika ia membawa putrinya kemari. Tekadnya sudah bulat, ia akan memiliki Almira apapun caranya. Itu sebabnya ia membawa Almira datang ke hotel tempatnya menginap. Semoga saja Almira tak membencinya saat bangun dari tidurnya nanti.


*


David mengepalkan tangannya saat tau jika Almira bersama dengan Aaron. Pria yang ingin merebut istrinya sekarang berada di Indonesia lagi dan bersama dengan Almira. Apa sebenarnya tujuan Aaron membawa Almira. Apa dia ingin menyandra Almira agar dia menyerahkan istrinya padanya.

__ADS_1


"Kau sudah terlalu jauh Aaron, aku tak akan memberikan milik ku pada siapapun termasuk dirimu."


Rey hanya menunduk, ia sendiri tak tau apa tujuan Aaron sebenarnya. Kenapa dia selalu mengusik tuannya. Bahkan sudah delapan tahun, dia baru kembali lagi. Apa dia masih menginginkan nona Zoya, atau yang lainnya.


Mereka berdua sama-sama berkuasa. Apa mungkin salah satu diantaranya harus tak bernyawa lebih dulu.


"Jangan beritahu istri ku, aku tak ingin dia khawatir."


"Ya tuan.."


Setelah kepergian Rey, David masih duduk di kursi kerjanya di rumah. Hingga pagi menjelang ia tak kembali lagi ke kamar miliknya. Ia masih memikirkan apa yang Aaron inginkan darinya. Tak mungkin Aaron menginginkan istrinya kembali. Sudah lebih delapan tahun, rasanya tak mungkin dia menginginkan Zoya. Apa mungkin....


Brakk...."Brengsek....."


Asraf yang tak jauh dari ruang kerja daddy nya mendengar suara itu. Tak lama kemudian ia melihat daddy nya keluar dari sana.


"Dad,.."


David menghembuskan nafasnya perlahan, ia lalu berjalan mendekati putranya.


" Asraf baru saja ke kamar kakak, tapi kakak tidak ada di kamar nya, kakak kemana Dad, apa menginap di rumah teman.?"


Tanya nya pada David, ia pagi pagi datang ke kamar kakaknya ingin mengucapkan selamat pada kakaknya yang berhasil mendapatkan ranking. Tapi sampai di kamar nya, kamar nya masih kosong. Dan lagi seperti tak ada bekas kakaknya pulang.


David meninggalkan Asraf begitu saja. Jika sampai Aaron macam macam dengannya, ia akan memburu di manapun dia berada. Sementara Asraf sendiri yang melihat daddy nya pergi ke kamar miliknya bingung. Sejak kapan kakak nya menginap di rumah temannya. Apa karna semalam mereka merayakan perpisahan sekolah. Terus menginap di rumah siapa.?


Berbagai pertanyaan hinggap di kepala Asraf tentang kakak nya.


"Kakak mana.?"


Arhas mengagetkan saudara kembarnya. Sementara Asraf sendiri mendengus dan meninggalkan kakak kembarnya.


"Sayang aku merindukanmu..?"


Zoya berbalik saat tiba tiba saja suaminya memeluknya dari belakang. Ia menatap wajah lelah suaminya. Mengelus pipinya dengan telapak tangannya.


"Apa semalam mas tidak tidur, jangan terlalu lelah mas, nanti kau bisa sakit."


Jawab Zoya, ia yakin suaminya tak tidur semalam, terlihat matanya yang sayu.


Cup...." Aku merindukan istri ku.."


Zoya tersenyum tipis, ia lalu mengecup bibir suaminya, ********** dalam. Tak biasanya David seperti ini. Dia seperti gelisah, dan memikirkan sesuatu.


"Aku milikmu mas.."

__ADS_1


David menempelkan kembali bibirnya pada bibir Zoya. Tangan besarnya menarik ikat handuk kimono yang Zoya kenakan. Melepaskan handuk yang di pakai Zoya dan membiarkan teronggok di lantai dingin begitu saja.


Tak hanya David, Zoya pun tak ingin kalah dengan suaminya. Ia melepaskan kancing kemeja David satu persatu dan membuangnya asal. Tautan bibir mereka tak lepas saat David mendorong Zoya keatas ranjang dan membaringkan tubuh istrinya perlahan.


Uhh..


Zoya melenguh saat tangan David meremas bergantian dua buah yang menonjol ke depan. Apalagi, bibir panas David juga sudah berpindah ke sana dan menyesapnya kuat.


Zoya menggelinjang, tangan nya meremas rambut tebal David. Bibir nya juga tak berhenti mendesah dan melenguh, merasakan sentuhan tangan dan bibir David di gunung kembarnya. Tak hanya itu, tangan David berpindah turun kebawah. Mengusap perlahan tubuh polos Zoya dengan tangan besarnya.


Ahh...


Zoya mendesah saat David mengusap miliknya yang tersembunyi. Tanpa sadar Zoya melebarkan kedua kakinya, hingga membuat tangan David leluasa menyentuh milik nya.


******* Zoya semakin tak terkendali saat David menekan tangan nya masuk ke dalam, menggeseknya dengan ritme sedang di bawah sana.


David sendiri ingin Zoya puas dengan dirinya. Ia tak mau Zoya berpaling darinya. Apalagi saat ini Aaron datang kemari mengincar kembali miliknya. Mana mungkin ia akan membiarkan begitu saja miliknya di sentuh oleh Aaron. Itu sebabnya ia ingin Zoya tak bisa melupakan permainan dirinya.


Lima menit, sepuluh menit, hingga ia merasa kan tubuh Zoya yang menegang. Tak lama kemudian ia mendengar suara jerit desah Zoya di telinganya, bersama dengan tangan nya yang licin. Ia tersenyum puas melihat Zoya mendesah karnanya. Kemudian merangkak naik mengecup bibir basah Zoya, dan tangannya di bawah sana memposisikan dirinya pada milk Zoya.


Ahhh...


Erangan keduanya yang bersamaan keluar dari bibir masing masing. Tak lama kemudian David bergerak maju-mundur menghujam milik Zoya. Zoya sendiri tak bisa mengontrol dirinya. Ia mendesah dan mendongak bersama dengan gerakan David di bawah sana.


David terus bergerak maju mundur menghujam milik Zoya. Ada perasaan yang David takutkan jika Zoya tiba-tiba memilih Aaron yang lebih muda darinya. Ia tak ingin Zoya tak merasa puas dan berpindah kelain hati. Ia tak ingin karna faktor usia Zoya akan berpaling darinya. Cukup tau diri, jika selama ia sakit Zoya lah yang memuaskan dirinya.


Dan saat ini ia yang akan memuaskan Zoya di ranjang agar istrinya tak berpaling darinya.


Padahal David tak perlu berpikir macam-macam, kesetiaan Zoya pada David tak bisa di ukur dengan usia dan ketampanan. Hati AZZOYA tetaplah milik David Aderson.


.


Bantu vote lagi 🤧


Taukah anda kadang, minta up lagi Thor🤣


Aq disitu ga bisa tidur Mak, penging nyenengin hati reader lanjut terus,😘 gosok saja 🤣


Tapi sayang yang kasih VOTE dan hadiah cuman dikit 🤦


Apalagi kalau mati lampu, ngungsi otor, naik gunung turun gunung naik lagi turun lagi, Sampek dengkul goyang🤣🤣 Belum lagi suka naik di pohon rambutan cuman buat nyari jaringan, di gigit semut angkrang juga behhh gatel 🤣🤣 Maklum anak udik otor.


CURHAT😁


.

__ADS_1


__ADS_2