
David acuh ia berjalan melewati Reza. Tapi Reza menghentikan langkahnya.
"Aku membencimu Dav, kenapa harus kau. Kartika memutuskan ku satu tahun yang lalu. Kami sudah berpacaran lebih dari tiga tahun lamanya. Dan dia tiba tiba saja mengakhiri hubungan kami, ternyata ada hubungannya dengan mu."
David berbalik dan menatap datar wajah Reza. Ia baru tau sudah selama itu Reza berpacaran dengan nya.
"Kenapa semua wanita harus menatapmu Dav."
Reza terkekeh kecil mengingat persahabatan mereka bertiga. Mereka bertiga sudah sangat lama bersahabat. Dan ia juga tau karakter David yang bermulut pedas. Tapi tiba-tiba saja ia ingin David hancur agar semua wanita tak menatap ke arah David.
"Maafkan aku yang mencurangi mu. Aku sempat ingin menghancurkan mu, agar Kartika mau kembali lagi padaku. Aku bersekongkol dengan Luna, adik ipar Zoya."
Bug...
Satu pukulan melayang di wajah Reza. David geram dengan penghianatan sahabat nya. Dan Reza terhuyung kebelakang, ia menyentuh bibirnya yang mengeluarkan darah. Tapi ia tetap ingin David tau jika ia sangat mencintai Kartika.
"Aku minta maaf Dav, asal kau tau aku sangat mencintai Kartika. Tapi jika ia memilihmu aku bisa apa? Aku hanya minta bahagiakan dirinya."
Cih...
"Kau menawarkan bekas mu padaku."
Reza mengepalkan tangannya mendengar David menghina Kartika.
"Dav, Kartika wanita baik baik."
"Yang mana wanita baik. Setelah tidur dengan mu, lalu ingin tidur dengan ku. Kau ingin aku menyentuhnya begitu."
"Dav...."
Benar kata David, tentu saja David tak akan sudi. Lagi pula David sama sekali tak mencintai nya. Sementara David tersenyum sinis melihat nya.
Tak lama kemudian ia pergi meninggalkan Reza. Ia sungguh ingin menghabisi Reza saat ini.
Sementara di ruangan VIP. Kartika menatap tajam wajah Zoya. Zoya hanya menghembuskan nafasnya perlahan. Dia masih mengenali siapa wanita cantik ini.
"Kau tau, gara gara kau Daddy ku sakit. Bisakah kau lepaskan David untuk ku. Aku, sudah menghabiskan malam dengannya."
Zoya bereaksi, ia menatap wajah cantik Kartika.
"Kapan..."
__ADS_1
"Semalam, kami habis bercinta."
Kartika membuka sedikit kancing gaunnya. Lalu menunjukan tanda merah pada Zoya, dan Zoya hanya menatap wajah cantik Kartika.
"Kau yakin dengan suami ku bercinta semalam?"
Kartika salah tingkah di tempatnya berdiri. Ia tak menyangka Zoya akan meragukannya. Zoya melirik putrinya yang tertidur di sampingnya. Jangan sampai dia bangun dan menangis. Ia lalu menatap wajah Kartika kembali. Bagaimana mungkin dia mencari alasan yang tak masuk akal. Bercinta dengan David, sementara David sendiri bercinta dengannya hingga ia harus kehilangan buah hatinya.
"Maaf nona, David suami saya. Dan akan selamanya seperti itu. Bagaimana anda mengatakan baru saja menghabiskan malam bersamanya. Sedangkan David sendiri bercinta dengan ku. Kami menghabiskan malam yang sangat panas. Hingga aku berakhir di sini, karna David menyentuhku sampai pagi."
Mata Kartika memerah antara malu dan marah mendengar Zoya yang mengatakan bercinta dengan David sampai pagi.
Sementara dari luar David tersenyum lebar, mendengar istrinya memujinya. Tapi tak lama kemudian ia kembali lagi menatap bersalah pada Zoya, karna kebodohan nya.
"Kau hanya istri yang tak di anggap nona. Tak ada yang tau jika kau adalah istri seorang David. Semua orang hanya tau akulah wanita nya. Lagi pula ku dengar kau seorang janda."
"Tapi akulah pemenangnya,"
Wajah Kartika merah padam mendengar Zoya lagi lagi yang membanggakan dirinya. Sedangkan Zoya, ia tak perduli lagi dengan David mau mengakuinya di depan umum atau tidak. Bunda sudah berpesan agar ia harus mempertahankan pernikahan nya. Bunda sendiri yang mendukungnya. Apalagi Kartika jelas saja sudah berbohong padanya. Bukan tidur dengan David,, tapi dengan orang lain. Dan ini yang menjadikan Zoya berani melawannya. Wanita ini tak akan mempermalukan David dan bunda. Sementara dirinya sendiri sudah berbuat ulah dan itu tidak dengan suaminya.
"Kau, wanita murahan,"
Plakk....
"Mas...."
Zoya memekik kaget melihat David menampar wajah Kartika.
"Jangan pernah menghina istriku, bukankah kau sendiri yang murahan nona?"
"Dav..." Wajah Kartika merah padam mendengar hinaan David untuk nya. Ia tak menyangka David akan menamparnya di depan wanita ini.
"Dav, pertu_"
"Ingat nona, aku bisa saja menghancurkan mu. Pergi dari sini,!"
Kartika menatap wajah David memelas, pipinya terasa panas akibat tamparan keras David. Benarkah dia tak bisa memiliki David.
"Mas...." Usai Kartika pergi Zoya menatap suaminya lekat.
Cup....
__ADS_1
"Aku hanya milikmu, apapun yang terjadi. Istri ku hanya satu."
David melabuhkan ciuman panasnya pada bibir pucat Zoya. Ia hanya ingin Zoya, tak ada yang lain. Apalagi mereka baru saja kehilangan buah cintanya.
*
"Ada apa Tika,?"
Reza menatap lekat wajah Kartika yang memerah. Ia menyentuh dan mengecupnya.
"Aku_"
Reza menyambar bibir Kartika, ia tau pasti dia akan mengatakan jika David tetap tak ingin bertunangan dengan nya.
"Sudah ku bilang aku mencintaimu. Aku akan menikahi mu Tika. Jangan berharap lagi pada David."
Kartika menangis di hadapan Reza, ia tak menyangka Reza masih mencintai nya. Padahal ia sudah menolaknya berkali kali.
"Maaf..."
"David sahabatku, aku tau dia. David tak akan membiarkan seseorang masuk begitu saja. Apalagi menghancurkan nya, dia bukan pria yang bisa kau sentuh. Aku juga kadang membencinya, karna dia lebih unggul dari ku. Tapi aku sadar, David memang tak bisa tersaingi. Aku juga membencinya karna kau lebih memilih nya dari pada aku. Tapi aku bisa membahagiakanmu Tika."
Setelah David menamparnya, Kartika pergi begitu saja dari kamar rawat Zoya. Dia pergi meninggalkan rumah sakit sambil menangis. Dan Reza yang tak sengaja melihat nya, mengejar kekasihnya yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.
Disinilah mereka berdua, di dalam mobil Reza. Ia menyeret Kartika begitu wanita itu menghentikan mobilnya dan membuka pintu mobil.
"Kau harus berjanji akan menikahi ku."
Kartika menunduk, ia malu dengan dirinya yang tak tau diri. Setelah menolak Reza berkali kali dan memilih David. Dia justru ingin Reza menikahinya, setelah ia di tolak David.
"Aku tetap mencintaimu Tika."
Reza menempelkan bibirnya kembali pada kekasihnya. Ia tau dirinya yang di jadikan sebagai pelampiasan oleh Kartika. Reza tak perduli, lagi pula dia yang sudah mengambil mahkota Kartika.
Tangan Reza melepaskan kancing baju kekasih nya. Sementara tangan nya yang lain menekan tengkuk Kartika, memperdalam lidahnya. Bunyi kecapan lidah yang saling membelit terdengar nyaring di dalam mobil. Reza menurunkan tali penyangga dua buah yang menonjol. Dan itu sangat menantangnya.
Uh.....
Lenguhan panjang Kartika saat Reza menyesap salah satu puncak kecoklatan miliknya. Sedangkan tangannya menekan dan meremas salah satu dari mereka.
.
__ADS_1
Kenapa ke anu lagi 🤣 ajarin dong biar ga mesum trs🤭 efek hujan ini🤣. Anu lagi anu lagi🤦🤦