Heart For My Sister

Heart For My Sister
Kedatangan Tamu Tak Di Undang


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan begitu panjang hingga merasa tubuh sangat lelah, kini akhirnya Raisa tiba di tempat yang sudah ia dapatkan informasi keberadaan Axel dan Viona. Suasana sangat dingin di luar, Raisa nampak mengusap lengannya sendiri sembari mengetuk pintu villa. Suara ketukan itu membuat Viona yang tengah meneguk susu hamil menatap ke arah pintu. Baru saja pelayan ingin bergegas membuka pintu, Viona sudah lebih dulu melarang.


"Biar saya saja, Bi" sahut Viona beranjak melangkah dan ketika pintu terbuka kening Viona mengerut dalam melihat siapa wanita yang berdiri di depannya saat ini.


Wanita cantik yang ia kenal sejak lama. "Kak Raisa?" sapanya heran benarkah yang berdiri di depannya adalah Raisa? Untuk apa wanita itu kemari? Viona hanya bisa bertanya-tanya dalam hati ketika melihat Raisa tersenyum padanya. Sejenak Viona terdiam mematung hingga ingatannya pun jatuh pada waktu Axel menerima telepon dan menyebut nama akhirnya 'Sa'


"Aku boleh masuk kan, Vi?" tanya Raisa dengan tidak tahu dirinya meski ia terus mengembangkan senyum di wajahnya.


Viona masih tak berbicara apa pun hanya meminggirkan tubuhnya saja. Entah apa lagi ini sebenarnya? Viona merasa akan ada sesuatu yang tidak baik memasuki hubungannya dengan Axel.


"Kakak tahu dari mana kami di sini?" tanya Viona pada akhirnya menyusul langkah Raisa yang duduk di sofa.

__ADS_1


"Dari Ibu. Kamu tidak keberatan kan kalau aku ikut menumpang di sini selama liburan? Tentu tidak dong. Biasa Tiara juga akan mengajakku pergi bersama dulu saat dia masih ada sekali pun sedang bersama Axel." sahut Raisa mengingatkan Viona yang masih nampak canggung.


Sekilas curhatan Tiara melintas di pikiran Viona kembali, dimana sahabatnya sering kali menunjukkan wajah tak suka ketika Tiara mendapat kejutan atau sedang bermesraan dengan Axel. Senyuman di wajah Raisa sering menjadi tanda tanya di benak Tiara yang ia curhatkan pada sang adik.


Dalam hati Viona tengah merasakan hal yang tidak enak saat ini. "Kak, aku tinggal ke kamar dulu yah? Tunggu saja Kak Axel datang dia lagi beli buah untukku." sahut Viona yang mendengar ketika Axel mengatakan akan pergi membelikan buah meski Viona tak menyahuti ucapan sang suami.


Di kamar kini Viona berpikir sejenak.


Tetapi, melihat kehadiran Raisa di tengah-tengah mereka Viona jadi bimbang. Kepergiannya bukanlah sebuah jalan keluar untuk masalah mereka saat ini. Dan Viona yakin jika ia pergi dari Axel, masalah tidak akan selesai. Yang ada justru masalah semakin bertambah ketika kepergiannya justru memberikan jalan untuk Raisa atau wanita lainnya masuk ke dalam pernikahannya. Sumpah demi apa pun Viona tidak ingin sang anak kedudukannya tersingkir oleh anak dari wanita lain.


Viona tampak duduk menarik napasnya dalam lalu menghela dengan pelan. Berusaha menenangkan pikiran dan memikirkan semuanya dengan pikiran dingin. Namun, belum saja sempat ia memikirkan semua, suara Axel justru datang memasuki kamar memanggil sang istri.

__ADS_1


"Vi, di luar ada Raisa. Ayo keluar bersama." sahut Axel yang baru saja datang dan langsung menarik tangan sang istri pelan keluar dari kamar.


Ia tidak ingin mengabaikan Raisa yang sudah membantunya, dan juga tidak ingin membuat Viona salah paham jika mereka berbicara hanya berdua saja. Sudah cukup rasanya masalah yang timbul selama ini di pernikahan keduanya. Axel lelah dan ia tidak mau menjadi ancaman penyakit sang istri yang mungkin saja bisa kembali tanpa mereka duga.


Keduanya duduk berhadapan dengan Raisa. Wanita itu tampak tersenyum sedikit kaku setelah melihat tangan Axel yang sudah menggenggam tangan Viona.


"Aku rasa tidak masalah bukan jika aku meminta bantuanmu untuk menampungku sementara di sini, Xel? Sebab sebelumnya aku juga sudah membantumu bukan?" kening Viona mengerut lagi mendengar ucapan Raisa.


Membantu apa? Mengapa ia tidak tahu? Ah Viona lupa jika Axel tidak pernah menganggapnya selama ini. Bagaimana bisa pria itu menceritakan apa pun yang terjadi padanya dengan Viona?


"Ah tentu saja tidak masalah, Raisa. Tapi, bukankah aku tidak memberi tahumu tentang alamat kami? Lalu dengan siapa kau mendapatkannya?" tanya Axel yang merasa tentu sangat penasaran.

__ADS_1


Dalam diam Viona hanya berusaha mencerna dan ia kini mendengar jika sang suami tidak memberikan alamat pada Raisa. Dimana artinya wanita itu memang berniat datang kemari sebelum menemui sang ibu di rumah. Fix, Viona yakin kedatangan Raisa tentu ada niat yang terselubung bukan hanya murni ingin menumpang.


__ADS_2