Heart For My Sister

Heart For My Sister
Kejutan Sederhana


__ADS_3

Sepanjang berbicara, tak sekali pun Axel melepaskan genggaman tangan dari sang istri. Sebagai istri, Viona tentu saja hanya diam. Bagaimana pun buruknya pernikahan mereka, ia tidak ingin memberi celah pada orang asing untuk masuk, sementara Raisa sesekali juga terus memandang ke arah tangan mereka.


“Yasudah, kalau begitu. Sepertinya Kak Raisa lelah. Itu di sebelah sana ada kamar biar di bantu sama bibi yah?” Viona yang lelah jika harus bersandiwara pun dengan lembut meminta Raisa masuk kamar. Axel yang melihat sang istri masuk kamar juga mengikuti dari belakang.


Wajah Raisa pun berhenti tersenyum. Ia memilih istirahat di kamar sebab tubuhnya pun juga sangat lelah. Tanpa sepengetahuan wanita itu, kini Viona sudah di gendong paksa oleh Axel keluar vila.


“Turunkan aku!” Viona ingin berteriak namun tangan pria itu begitu cepat membungkam bibir sang istri.


Keduanya menaiki mobil yang sudah siap mengantar mereka kemana pun.


“Vi, tolong bekerja sama denganku.” ujar Axel yang tahu jika Raisa tahu mereka akan pergi sudah pasti wanita itu akan meminta ikut juga.


”Untuk apa? Bukankah tidak masalah jika dia ikut? Kalian sudah dekat juga kan?” tebak asal Viona yang mendapat helaan napas kasar dari Axel.

__ADS_1


“Sudah yah, aku minta maaf atas semuanya. Sekarang tolong baik-baik lah untuk anak kita. Aku benar-benar salah.” Entah dari mana kelembutan itu di dapatkan. Yang jelas ini bukanlah pria yang seperti saat pertama mereka menikah bagi Viona.


Masih diam saja, Axel tak mau membuat Viona semakin marah. Pria itu bergerak mengusap perut rata Viona dimana perlakuan tersebut membuat sang istri cukup terkejut.


Sepanjang jalan pun Viona berusaha menahan rasa geli di tubuhnya akibat tangan sang suami. Sedang di villa mereka tidak tahu jika Raisa yang baru selesai mandi mencari-cari keberadaan mereka.


“Nona, mau kemana?” tanya sang pelayan yang melihat Raisa berjalan ke setiap ruangan di vila itu.


“Kenapa vila sepi yah? Kemana Axel?” Pertanyaan Viona sontak membuat sang pelayan bingung. Kenapa wanita di depannya ini justru bertanya sang tuan, bukan istrinya.


“Em mereka pergi jalan-jalan, Nona.” Mendengar jawaban sang pelayan, Raisa merasa kesal.


Lagi-lagi ia ketinggalan informasi. Wanita itu pun bergerak masuk ke dalam kamarnya lagi dan membaringkan tubuh secara kasar. Berharap tinggal satu atap membuatnya mudah menjaga jarak antara Viona dan Axel, nyatanya sikap Axel sudah di luar dugaannya. Setahunya pria itu begitu dingin pada Viona bahkan terkesan tidak menganggap wanita itu. Namun, kenyataan saat ini sudah jauh berubah. Dimana Axel berlaku hangat dengan sang istri dan justru Viona yang nampak cuek.

__ADS_1


“Tenang, Raisa. Tenang, mungkin ini semua hanya menutupi hubungan mereka yang sesungguhnya. Kali ini kamu nggak boleh lagi merelakan Axel. Sebelum pria itu benar-benar mencintai istrinya, kamu harus bisa memenangkan hati Axel. Tiara sudah pergi entah kemana, penghalangmu tidak ada lagi. Semua pasti akan sangat mudah.” gumamnya memberikan semangat pada diri sendiri.


Di sinilah keduanya berhenti mengendarai mobil. Salju yang terlihat sangat indah membuat Axel berniat membawa Viona menikmati sejenak apa yang ingin ia tunjukkan.


“Untuk apa kesini?” tanya Viona yang mengerutkan keningnya heran.


“Ayo,” tanpa berkata-kata Axel sudah menggendong sang istri menaiki sebuah benda untuk mereka melintasi salju yang tebal itu. Sebelumnya mereka sudah memakai pakaian tebal dan mantel.


Viona yang ingin memberontak perlahan urung ia lakukan saat menikmati perjalanan di salju yang tebal. Hingga keduanya tiba di tempat yang Axel persiapkan beberapa jam lalu.


Ukiran salju yang sudah di bentuk seperti kerajaan kecil serta lampu led yang berkerlap kerlip begitu cantik terlihat seperti istana para peri. Berbinar mata Viona melihatnya, jiwa kecilnya meronta-ronta melihat apa yang sang suami persiapkan.


Viona tersenyum lebar sembari membungkam bibirnya.

__ADS_1


“Cantik sekali…” tuturnya lirih. Axel hanya diam melihat reaksi sang istri.


Baginya Viona hanya sebatas istri, saat ini ia baik pada Viona bukan pertanda rasa cinta yang sudah tumbuh pikirnya.


__ADS_2