Hello Tuan Muda

Hello Tuan Muda
Bab 17


__ADS_3

Maureen berjalan dengan sedikit berlari, menahan seluruh keingin tahu an nya yang seharus nya dia tidak ikut campur.


bright membanting pintu mobil nya dan mengejar Maureen, menangkap tangan gadis itu lalu menarik nya kasar, tubuh Maureen membentur tubuh tegap Lelaki di depan nya.


mendengar kan detak jantung kedua nya yang lebih cepat dua ketukan, tangan hangat bright beralih menahan pinggang Maureen, memasuk kan jari-jari nya kedalam kaos putih yang bersembunyi di balik baju hangat itu.


Maureen bisa merasa kan jemari bright semakin tinggi, tangan lelaki itu dingin yang membuat sesuatu dalam diri Maureen tergerak dan membakar, gairah yang asing.


'' lihat aku '' ucap bright, ketika Maureen masih tak membiar kan pandangan nya bertemu.


'' Maureen, aku bilang lihat aku '' sekarang lebih tegas dan hampir membuat Maureen tersentak.


dengan keberanian yang terkumpul bulat, Maureen mulai mengangkat pandangan nya, netra mereka bertemu dan saling bertatap an cukup lama.


Maureen sadar, mata cantik di depan nya berubah dari mata cantik yang tadi pagi dia temukan, tidak ada Sorot mata dingin dan kasar, di sini hanya memperlihat kan mata hangat juga kerinduan.


'' maaf '' ujar bright ketika Maureen membisu sekian kali nya.


Maureen menelan frustasi yang hampir muncul di permukaan, memaksa kan sebuah senyuman seperti biasa.


''kau tidak melakukan kesalahan, tidak ada yang perlu di maaf kan'' ada sepercik Kilauan di mata bright mendengar ucapan Maureen yang terdengar tulus di telinga nya.


bright mendekat menangkap bibir Maureen ke dalam milik nya, menumpah kan kerinduan nya bercampur dengan kelegaan yang sungguh manis.


'' seperti dugaan ku '' ada suara lain terdengar, Maureen mendorong tubuh bright karena refleks.


melihat seseorang keluar dari kegelapan, dengan senyum mengembang melihat apa yang bright dan Maureen lakukan.


Krisna berdiri tidak jauh dari sisi mobil, menonton kedua nya sambil tersenyum.


'' hei, jangan peduli kan aku, lanjut kan apa yang kau suka bro'' suara Krisna kembali terdengar, sarkas dan menggoda.


Maureen merona malu, tapi sesuatu membuat nya mengingat hal lain. mata nya bergeser dan menemukan mata elang milik Krisna, tapi ada yang berbeda dengan lelaki itu, dia terlihat lebih sarkasme dan percaya diri.


'' apa yang kau lakukan di sini '' bright bertanya dingin, menarik Maureen kedalam genggaman Nya.


satu hal lagi yang membuat Maureen teringat bagaimana bright kembali bersikap dingin, Krisna adalah orang yang bright benci.

__ADS_1


'' tenang bro, kita damai Ok '' Krisna mengangkat tangan nya, pasrah '' kasihan wanita mu takut, melihat mu seperti itu ''


bright tersadar lalu menatap wajah Maureen yang bersembunyi di belakang nya, Maureen berbicara lewat wajah nya, aku tidak apa-apa.


'' kita pergi dari sini '' suara bright terdengar lebih lembut, menggenggam tangan Maureen erat.


kedua nya ber lalu pergi tanpa peduli dengan Krisna yang tak bergeming dari tempat nya, Maureen sesekali melirik Ke belakang melihat Krisna dari ekor mata nya.


Krisna mengetip kan sebelah mata, Maureen mengerjap kan mata merasa kan bulu kulit nya berdiri, mengerikan.


apa itu barusan ?


bright mengantar kan Mauren ke dalam mobil lebih dulu sebelum diri nya berjalan memutar dan masuk di sebelah Maureen.


'' menyebal kan kenapa aku harus bertemu dengan dia'' brigh mengumpat Ter tahan, dia takut Maureen merasa risih dengan kehadiran nya yang tersulut emosi.


Maureen tahu bright mati-matian untuk tenang, terlihat dari mata lelaki itu yang memerah dan melihat-lihat ke arah tak tentu.


mobil di jalan kan, meninggal kan Krisna dan keheningan malam yang terselimuti dengan udara dingin.


bright memaling kan wajah ketika merasakan sepasang tangan mengusap lembut pundak tegap nya, dia menemukan Maureen tersenyum hangat menenangkan lalu mendekat dan mencium garis di sepanjang dagu nya.


'' Bersama mu''


***


bright mengantar kan Maureen pulang ke rumah, menepi kan mobil di pelataran, mereka berciuman selama setengah jam di sana, jari-jemari bright, menggenggam baju hangat Maureen, tubuh kedua nya tertekan rapat, hingga akhir nya bright melepas kan diri, menarik nafas.


'' aku harus pergi '' Maureen menjauh kan diri, dia terengah-engah, sebelum bright kembali mencondong kan tubuh mencium pipi lembut itu.


'' kalau begitu pergilah '' bright bergumam, mendekati telinga nya dan menggigit nya lembut, tubuh Maureen tersentak karena nya dan bright merasa kan kekuasaan sekilas.


'' kamu harus bekerja besok, tolong mengerti keadaan mu sendiri, aku tak mau kamu terkena masalah lagi, apa lagi karena aku''


Maureen memprotes lemah, jujur dia masih merasa kan ketertari kan dengan lelaki yang sekarang bersama nya.


'' kamu sangat manis, Maureen '' bright tertawa kecil, lalu dia mencium lagi, menangkup wajah Maureen di kedua tangan nya, perlahan dan penuh perhatian.

__ADS_1


ini adalah ciuman perpisahan, Maureen bisa merasa kan , rasa panik nya mulai muncul. Maureen bergantung pada kaos bright, merasa kan suasana yang akan kembali di hadapai nya, gelap dan terlalu sunyi.


ucapan hati yang sesungguh nya adalah bahwa Maureen ingin tinggal, tepat di mana mereka berada : terkunci di kursi depan mobil nya dengan musik bermain di latar belakang dan mesin nya menderu pelan setiap kali mereka berciuman.


di sini Maureen aman, nyaman di pelukan nya dengan campuran adrenalin yang bergetar di pembuluh darah Maureen, tapi saat Maureen keluar dari mobil, malam ini akan berakhir, kembali di tengah kegelapan, ke dunia dingin yang nyata.


'' aku rasa kamu benar, aku harus pergi '' sekarang bright yang menjauh, ter senyum lemah.


'' aku tahu, tidak apa-apa '' Maureen memaksa kan senyuman, aneh bukan!


awal nya Maureen menyuruh nya pergi tapi sekarang dia sendiri yang tidak rela, Maureen kembali memakai sepatu dan merapikan baju hangat Nya.


". aku... aku sungguh senang malam ini, Trims " Maureen meraih pegangan pintu.


" aku akan mengunjungi mu lagi" ujar bright, menangkap tangan Maureen dan mencium telapak tangan nya " aku ada rapat besok, tapi kita bisa keluar Selasa malam, dan aku akan datang ke kedai mencoba menemui mu di jam istirahat "


Maureen Ter diam sejenak. memikir kan tentang perkataan bright malam ini " bright " ujar nya " ku rasa, kamu tidak perlu datang ke kedai, di sana bukan tempat mu, lebih baik kita menjaga jarak "


" untuk membuat nama baik mu tetap aman " tambah Maureen, menarik tangan nya dan keluar dari mobil.


"kamu bisa berpura-pura semua mu, tapi aku tahu kau juga mengingin kan ku" bright berbicara lewat jendela yang terbuka.


Maureen menghenti kan langkah nya setelah mendengar suara mesin mulai menjauh, meninggal kan Mauren di tepi jalan yang gelap, Maureen melihat nya pergi lampu mobil menghilang ke dalam kegelapan malam, hingga tidak ada apapun selain suara jangkrik- jangkrik dan sinar dari lampu di dalam rumah keluarga kyloura.


Maureen berputar dan pelan-pelan berjalan menuju Teras rumah nya, membiar kan tawa dan kesenangan di sore hari pudar menuju udara malam yang dingin.


apa yang sebenar nya aku cari ?


***


Nexs


MOhon dukungan nya dengan like, komen, dukungan dan bintang buat yang ikhlas aja, ngak maksa. saling membantu ya kakak. lop you.


jangan lupa follow tiktok : @shopaychill


Ig : yarasary_

__ADS_1


terima kasih.


__ADS_2