Hello Tuan Muda

Hello Tuan Muda
Bab 5


__ADS_3

Maureen dengan iseng menyentuh pundak bright, dan menekan nya kuat.


''Akhh... ''


jeritan lelaki itu membuat Maureen kaget, refleks tangan lentik Maureen terangkat untuk menyumpal mulut bright yang Ter buka.


''ssttt, kecil kan suara mu ''


'' sakit'' sekarang berbeda, bright berucap begitu lirih dan lembut. Maureen yang ber hati ke ibu an merasa kasihan melihat nya.


'' maaf, aku tidak ber maksud menyakiti mu'' Maureen ber kata penuh sesal. menatap sendu laki-laki yang sekarang duduk di sebelah nya.


'' tidak apa-apa '' bright melempar senyum an penenang.


'' Buka baju mu '' perintah Maureen.


bright melihat dengan raut wajah bingung, Maureen menghela nafas '' buka baju mu'' ulang nya.


tanpa berpikir panjang, bright langsung membuka baju nya dan bersandar dengan nyaman, tidak bisa di bohongi perasaan Maureen saat ini, dia sungguh takjub dengan tubuh indah bright.


perut sixpack yang begitu seksi, tapi Maureen tidak membiar kan nafsu memenuhi fikiran nya, cepat-cepat dia menyingkir kan keinginan buruk yang dapat menyesat kan itu.


'' siapa nama mu'' tanya bright ketika Maureen masih fokus mengolesi obat merah di pundak nya.


'' Maureen '' jawab si gadis menatap wajah tampan bright dari samping, lalu kembali pada luka nya.


'' maaf aku lupa ''


'' tidak masalah, aku tidak meminta mu untuk terus mengingat nama jelek itu ''


bright tersenyum tipis ''seperti nya kau bukan berasal dari sini ''


'' benar aku tinggal di LA, jadi wajar saja nama ku terdengar sedikit aneh di kota ini''


Maureen kembali Merapi kan kotak obat yang baru saja dia guna kan '' sudah sangat larut, bagaimana kau akan pulang ''


'' entah lah, aku tidak bisa menghubungi seseorang. ponsel ku tertinggal di mobil dan sekarang mobil itu sudah hancur''


'' aku bisa meminjam kan ponsel ku''


''aku tidak mengingat nomor mereka''


Maureen menghela nafas berat, otak kecil nya terus ber fikir mencari solusi sampai sebuah suara menghenti kan nya.


'' izin kan aku tinggal ''


'' tapi... ''


'' aku janji tidak akan mengganggu privasi mu, please ''


'' baiklah '' jawab Maureen pasrah sebelum akhir nya dia bangkit dan pergi menuju kamar nya.


'' Maureen '' gadis cantik itu memaling kan wajah.


'' terima kasih, untuk bantuan mu '' senyuman bright sangat tulus dan terlihat seperti senyuman kesedihan.


Maureen bisa merasa kan kalau lelaki itu tidak bisa di bilang baik-baik saja.

__ADS_1


tapi Maureen tidak punya hak untuk ber tanya lebih jauh, mengingat diri nya tidak memiliki status apa pun di mata sang lelaki, hanya cukup penyelamat dan selebih nya adalah orang asing.


'' iya, good night ''


...----------------...


Oliver berjalan mondar mandir, tangan nya memang iPhone yang terus menghubungi nomor seseorang tapi tetap tidak mendapat balasan.


'' bright, aku harap sesuatu yang buruk tidak terjadi pada mu ''


'' apa yang kau lakukan Olly '' suara yang sudah tak asing di telinga Oliver mengalih kan fokus nya.


'' apa yang kau lakukan di sini '' tanya Oliver, ber jalan mendekati gadis yang sekarang menatap nya.


''aku merindu kan mu, sayang ''


'' jangan sekarang re, aku masih belum selesai dengan keinginan ku'' Oliver mengusap lembut pipi gadis itu.


'' kapan semua nya akan berakhir ''


'' tenang saja ini tidak akan lama, aku hanya khawatir dengan keadaan bright dia bahkan tidak mengangkat telfon ku''


''baiklah aku tidak akan mengganggu, tapi ingat aku selalu menunggu mu ''


'' iya sayang '' Oliver memberi kecupan mesra di bibir gadis itu dan mengantar nya keluar dari apartemen.


gadis itu berbalik dan kembali ber kata ''oh iya, aku lupa memberi tahu mu. kau menunggu bright bukan ''


Oliver mengangguk kan kepala '' lihat saja kabar di televisi ''


Oliver menghidup kan layar televisi dan Ter kejut melihat semua berita yang di tayang kan satu topik yang sama, kecelakaan sebuah mobil keluarga Remirro.


''sial '' Oliver mengacak-acak rambut nya frustasi, genggaman nya Ter kepal kuat dan meninju tembok yang ada di sebelah sisi tubuh nya.


'' tidak, bright tidak boleh mati ''


fikiran nya kalut dengan kejadian tiga tahun yang lalu, ketika sebuah motor sport hitam melaju dengan kecepatan tinggi menguasai sebuah jalan, seolah jalanan itu memang Ter cipta khusus untuk nya.


sampai sebuah teragedi mengubah sejarah, menghidup kan rasa dendam dan memulai sebuah perang yang di balas dengan sebuah kelembutan, Oliver kembali memukul tembok dengan keras mata nya memerah karena marah.


'' saya janji, akan menjaga dan merawat nya seperti keluarga saya sendiri ''


Oliver memejam kan mata, mengingat kata itu berputar di memori ingatan nya. perut nya seolah ingin muntah, karena kengerian yang di timbul kan dari banyak nya darah yang ber ceceran di mana-mana.


'' bright, di mana kamu sekarang ''


...----------------...


bright masih Ter tidur pulas di sofa, walaupun posisi nya kurang nyaman tapi rasa lelah nya yang membuat lelaki itu tertidur tanpa gangguan.


'' aku tidak tahu seberapa besar masalah mu, yang jelas kau Ter lihat sangat tenang saat tidur ''


Maureen ber gumam lirih, menatap lekat pahatan indah wajah bright yang terlihat sempurna saat janggut dan kumis nya tercukur bersih. menampil kan bibir pink nan seksi yang sedikit terbuka untuk mengeluar dan memasuk kan udara.


tangan Maureen terasa gatal untuk tidak menyentuh dada bidang lelaki itu, juga perut kotak-kotak yang semakin membuat mata Maureen berbinar Ter goda.


Maureen bangkit ketika bright menggeliat untuk berganti posisi, gadis itu melangkah keluar rumah dan mengambil beberapa buah jambu yang sudah sedikit menguning dari tangkai nya.

__ADS_1


'' manis '' gumam nya setelah merasa kan gigitan pertama, kaki nya kembali melangkah memasuki rumah besar yang tak lain milik keluarga kyloura.


'' pagi Sandra, papa, mama '' sapa Maureen. mengikuti gaya bicara Sandra kepada orang tua nya.


'' pagi Maureen '' jawab semua nya hampir ber samaan kecuali Sandra yang menambah kan satu kata di belakang ''gila ''


'' kau memang teman ku yang paling baik Sandra ''


''oh terima kasih pujian nya, Maureen ''


Miran meletak kan beberapa makanan di meja makan di ikuti dua pelayan di belakang, wanita itu tersenyum hangat ke arah Maureen setelah gadis itu mengambil posisi duduk di sebelah Sandra.


'' Maureen, kamu tidak kerja sekarang''


''iya, ada apa Tante ''


'' tidak apa, Tante fikir kamu akan ikut Sandra ''


'' kau mau kemana '' Maureen menatap gadis yang masih sibuk dengan iPhone nya.


'' Rebecca mengajak ku, entah, dia bilang mau ber kunjung ke tempat salah satu teman nya di Roma '' jawab Sandra.


'' wow, menakjub kan. apa kau akan ber kendara sendiri ''


'' tentu, kau Meu bergabung'' Sandra menusuk melon yang sudah di kupas di atas piring dan memasuk kan nya ke mulut.


'' iya, setelah itu aku akan di usir oleh keluarga mu, karena tidak membayar sewa''


Miran dan Jason Ter senyum mendengar penuturan Maureen, kehadiran gadis cantik itu membuat suasana keluarga kyloura semakin ramai.


karena Sandra memiliki teman di rumah nya, Mauren sudah di anggap sebagai anak nya sendiri oleh Jason dan Miran. anak kedua keluarga kyloura.


'' Tante miran'' panggil Maureen.


'' iya sayang, kenapa? ada sesuatu yang kamu mau hmm''


'' tidak '' Maureen menjawab dengan cepat '' aku boleh bawa pulang makanan ke rumah, sisa yang ada di meja ini'' lanjut nya.


Sandra menoleh kan kepala, lalu memayun kan bibir nya '' buat apa? '' tanya Sandra.


'' mulut nya penuh sayang, Jangan bicara dulu '' Jason menegur dengan lembut.


'' aku ingat di sebelah tempat aku kerja ada orang yang meminta-minta, tapi kalau tidak ada. tidak masalah '' Maureen menjawab dengan tenang.


'' tidak, pasti ada. bawa saja nanti yang kamu mau''


'' terima kasih Tante ''


Nexs


MOhon dukungan nya dengan like, komen,vote dan bintang buat yang ikhlas aja, ngak maksa. saling membantu ya kakak.


jangan lupa follow tiktok : @shopaychill


Ig : yarasary_


terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2