Hello Tuan Muda

Hello Tuan Muda
Bab 50


__ADS_3

Maureen tiba di kediaman Remirro lebih awal, memeriksa diri nya kembali di kaca sepion sebelum berjalan ke pintu depan, membiarkan seorang pelayan datang untuk mengantar nya kedalam.


'' kamu terlihat cantik '' Bright menyambut Maureen dengan ciuman panjang, meski di lingkungan mereka masih terdapat beberapa pelayan yang sedang sibuk mengerjakan tugas mereka masing-masing.


Maureen menghabis kan lebih banyak waktu dari biasanya di depan lemari untuk memilih pakaian dan merapikan rambut nya, tapi ini semua untuk Oliver, bukan dia.


'' terima kasih '' Maureen menarik diri nya, mengamati sekilas diam-diam, lalu mengikuti langkah Bright menaiki satu persatu anak tangga.


'' ayo masuk '' Bright meraih tangan Maureen, tapi gadis itu masih bergeming di tempat.


'' aku sudah menyiapkan popcorn, pizza dan film. aku serius saat kamu bilang akan bersantai ''


Maureen mengikuti Bright memasuki kamar, ada sebuah meja di tengah ruangan dengan makanan dan soda, semua yang mereka perlukan untuk malu hari yang damai.


bright mulai memilah-milah film di TV dan Maureen mengambil makanan, memaksa diri nya untuk menahan diri sepuluh detik sebelum bertanya ''jadi... di mana Oliver ''


'' dia pergi keluar tadi sore '' Bright tidak mengalihkan pandangan nya.


hati Maureen seperti jatuh '' oh?''


'' iya, dia pergi dengan beberapa teman nya untuk pergi minum. bilang kita bisa menikmati malam ini berdua saja, aneh kan, dia tiba-tiba berkata begitu peduli dengan hubungan kita ?''


kekecewaan terasa pahit dan gatal di nadi Maureen. sepanjang hari Maureen menunggu untuk bisa melihat nya dan sekarang dia seperti anak kecil yang bodoh, mengharap sesuatu yang tidak ada.


'' aku tidak tahu dia punya teman di sini '' ujar Maureen Ringan, konsentrasi dengan benang keju yang memanjang dari pizza.


'' kamu tahu Oliver '' Bright menatap ke arah nya ''dia bisa berteman dengan siapa pun, tuan populer ''


''betul '' pizza nya berubah menjadi karton di dalam mulut Maureen.


'' seperti nya perjalanan berburu itu membantu mu untuk damai dengan nya, Oliver bilang kalian bersenang-senang ''


'' oh, iya '' Maureen hampir tersedak, dan Bright secepat mungkin menjulur kan sebotol minuman kaleng.


'' tidak apa, sebentar lagi dia tidak akan menggangu kita lagi '' Bright merenggang, meraih satu potong pizza.


'' apa maksud mu'' Maureen merasa kan sedikit rasa panik '' apa dia akan bekerja ''

__ADS_1


Bright menggeleng kan kepala '' seorang teman nya bilang dia mendapat kan pekerjaan di San Diego. perusahaan baru mulai, tenang teknologi dan semacamnya, dia memerlukan seseorang untuk investor dan menjadi wajah nya. cocok sekali dengan keahlian Oliver ''


Maureen mengangguk, jantung nya berdetak dengan rasa takut. dia akan pergi, Oliver. dia seperti semua orang lain nya, semua yang Maureen lakukan dengan Oliver hanya sebuah kesenangan sementara, cara menghabis kan waktu sebelum dia pergi.


Maureen hampir saja mengakhiri hubungan nya dengan Bright untuk Oliver : merobek satu hal baik dalam hidup Maureen dengan sia-sia.


dan Maureen akan sendirian.


kelegaan datang, tajam dan kuat. tadi nya dia pikir akan menghancurkan segalanya, tapi bright tidak tahu. dia tidak tahu apa-apa.


Maureen mendekat dan mencium Bright, membuka laki-laki itu terkejut '' terima kasih '' bisik nya '' untuk apa yang kamu lakukan malam ini, untuk semua nya. kamu adalah yang terbaik ''


Bright merona, tersenyum '' apa yang sudah aku lakukan hingga pantas mendapat kan mu?''


'' jangan '' Maureen menggeleng kan kepala nya.


'' aku tahu kamu tidak suka semua hal romantis seperti itu '' Bright bersikeras '' tapi kamu harus tahu, kamu adalah segalanya bagi ku''


Maureen terhenti.


'' aku sungguh-sungguh '' ucap Bright, masih serius '' aku tidak pernah merasakan hal seperti ini pada siapa pun sebelum nya. karena aku menunggu seseorang seperti mu. aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan tanpa mu, Maureen, aku bahkan tidak bisa membayangkan nya ''


'' aku mencintai mu ''


rahang Maureen jatuh.


Bright tersenyum lebar '' kamu tidak perlu bilang apa-apa, kamu hanya perlu kamu tahu bagaimana saat kamu di cintai ''


dia mengeluarkan sesuatu dari saku nya, sebuah kotak kecil dan sesaat rasa panik membelah diri Maureen.


'' aku ingin memberi kan ini pada mu'' Bright menyodor kan nya, kaku ''cincin tunangan, aku ingin kamu melihat betapa berartinya kamu untuk ku''


Maureen menghembus kan nafas gemetar, pelan-pelan membuka kotak nya, cincin perak yang ramping dengan ukiran batu berbentuk hati di tengah nya. memblokir bisikan-bisikan Oliver di belakang kepala nya ''aku sangat menyukai nya ''


'' terima kasih '' suara Maureen cerah dan jelas.


Bright mendekat untuk melingkar kan tangan nya dan memeluk Maureen, Maureen terselimuti oleh tubuh hangat nya, pas sekali.

__ADS_1


'' aku minta maaf '' Maureen berbisik, memeluk nya erat. seakan dia bisa menghapus kegilaan selama beberapa Minggu terakhir ini, rasa malu dari penghianatan nya.


'' untuk apa ?'' Bright mengusap punggung Maureen lembut.


'' hanya saja, aku merasa tidak pantas mendapat mu''


'' omong kosong, kamu kan satu-satu nya gadis paling manis di dunia '' bright berkata penuh sayang.


Bukan. aku sungguh kacau di dalam, tapi untuk sesaat, aku hanya ingin menjadi gadis yang ia lihat, yang baik dan yang terbaik.


'' bisa kah kita hanya duduk seperti ini untuk beberapa saat '' pinta Maureen pelan.


'' tanpa film, atau semua rencana yang ada ''


'' apa pun yang kamu mau'' Bright bergumam.


Maureen bergeser supaya duduk memunggungi Bright, di dalam v di antara kaki lelaki itu.


Maureen membiarkan kepala nya bersandar ke belakang pada dada Bright dan mengamati langit malam lewat kaca balkon, tubuh Maureen terselimuti oleh tubuh Bright, pas sekali.


Bright memeluk nya seperti itu dan Maureen merasa sesuatu tergerak di dalam nya, sebuah kerinduan.


Maureen merasa sangat kesepian, bukan hanya sejak keluar dari panti dan tinggal di rumah kos kyloura, tapi selama bertahun-tahun lamanya: rasa nya seakan kesepian itu adalah keadaan Maureen yang biasa.


" Bright, jika suatu hari nanti. aku harus dilema antara memilih cita-cita ku atau diri mu, apakah kamu akan marah kalau aku memilih mengejar cita-cita ku lebih dulu '' tanya Maureen.


'' tidak '' Bright menyandar kan kepala nya di pundak Maureen '' aku tidak akan pernah mengekang kebebasan mu. tapi kamu juga harus ingat, kalau aku di sini selalu menunggu mu ''


Maureen memaling kan wajah dan mencium pipi kanan Bright '' sekali lagi terima kasih, karena mengerti ''


bright tersenyum '' aku akan selalu melakukan apa pun untuk mu '' dia mendekat, mencium bibir Maureen setelah mengatakan tiga kata terakhir Nya.


'' termasuk nyawa ku''


***


Next

__ADS_1


terus dukung kelanjutan nya, jangan lupa kepoin terus hubungan Bright dan Maureen dan Oliver....


waduh gimana ya?


__ADS_2