
Maureen membuka pintu kedai yang menimbul kan Suara gemericik, seseorang menatap nya dari balik konter sambil sesekali menyesap kopi.
Maureen Ter senyum simpul, menyimpan baju hangat nya di lemari lalu ber jalan ke belakang konter.
'' ada yang aneh dengan mu, apa yang membuat mu Ter lihat lebih bahagia seperti ini '' linor menatap Maureen yang ber pura-pura santai menata bungkus an kopi di tempat kotak sebelah meja konter.
'' aku tebak, kau pasti lagi jatuh cinta '' linor memberi tatapan sok tahu, sambil mengayun kan jari telunjuk nya ke arah Maureen '' pasti dengan cowok keluarga Remirro itu ''
'' bisakah dia '' Maureen ber tanya geli, seolah hal itu sangat mustahil untuk Ter jadi.
'' mungkin, siapa tahu? kau kan gadis manis '' linor menjauh untuk memilih kue Danish ceri dan menggigit nya '' kau bisa menarik perhatian nya itu yang ku tahu ''
'' itu bukan hal yang besar, sekedar ber tingkah apa menarik nya? aku yakin dia pasti mengecap ku sebagai orang aneh ''
Maureen mengabai kan komentar linor, tapi tidak lama kemudian kedai makan penuh dengan pelanggan-pelanggan di pagi hari dan per cakapan itu Ter lupa kan begitu saja.
Maureen melayani dan mengelap dan menuang sepanjang pagi hingga kerumunan menipis dan Maureen bisa kembali ke tempat biasa nya di balik konter, melamun kan kehidupan yang tidak seorang pun tahu Ter masuk teman dekat nya, Sandra.
suara gemerincing pintu Ter dengar, Maureen melompat untuk melihat pelanggan yang baru datang. Seorang anak laki-laki muda, gerakan nya santai saat mengambil posisi duduk di meja sebelah jendela, tanpa di sadari kehadiran nya begitu menawan saat sinar emas matahari menyapa kulit putih nya.
'' ada yang bisa ku bantu'' anak laki-laki itu melihat Maureen sesaat lalu meraih dan mengambil sebuah menu. mengamati lembaran yang mulai usang dan kembali lagi ke arah Maureen.
'' kue Pai rasa blubery'' dia melempar senyum an ringan '' satu soda dan milkshake rasa coklat ''
'' baiklah '' Maureen tidak Ter buru-buru menyiap kan pesanan nya, memberes kan beberapa botol lama dan di ganti dengan yang baru. menekan tombol untuk memanggil Jose dari istirahat nya yang tidak sembunyi-sembunyi.
'' siapa kan ini '' Mauren menyerah kan kertas kepada Jose.
'' baiklah ''
sesekali Maureen melirik lewat ekor mata nya, tampilan tenang yang begitu menghanyut kan. elegan setiap kali kepala nya berputar mengamati.
tidak seperti kebanyakan orang yang datang ke kedai, berbicara dengan kesenangan dan mengalih kan rasa bosan dengan memainkan iPhone nya. dia berbeda, anak laki-laki itu lebih suka menikmati suasana santai nya dengan melihat-lihat para pejalan kaki di luar jendela, lalu menatap semua sisi termasuk Maureen yang sekarang berjalan mendekat.
'' selamat menikmati '' Maureen memberi senyuman ceria tepat setelah meletak kan pesanan.
'' semoga sesuai dengan selera mu''
__ADS_1
'' terima kasih '' laki-laki itu tersenyum simpul, meraih kue Pai pesanan nya dan menikmati dalam setiap gigitan nya.
'' ini menakjub kan '' seru nya tampak ber semangat, saat itu Maureen tidak jauh dari posisi. meja kedua dari tempat laki-laki itu duduk, dan dapat merasa kan kalau kata-kata itu di lempar untuk nya.
'' sangat lezat, mungkin ini pertama kali nya aku memuji makanan''
Maureen Ter tawa kecil mendengar omong kosong nya.
'' kau ber lebihan, itu bukan apa-apa kalau di banding kan dengan makanan hotel bintang lima '' sanggah Maureen sambil mengelap meja Dengan sesekali menatap pelanggan nya.
'' sungguh, aku tidak pernah ber bohong dengan pengakuan ku''
Maureen tertawa mendengar suara ceria pelanggan nya, entah kenapa orang di depan nya ini begitu menyenang kan saat di ajak ber argumen.
''baiklah, aku kalah '' Maureen berbalik merapikan botol saus yang sudah habis di ganti dengan yang baru.
setelah di rasa cukup Maureen kembali mendekati pelanggan nya yang dengan terang-terangan memperhati kan Mauren sejak tadi.
'' sudah senggang ''
'' yaps seperti yang kau lihat sekarang''
laki-laki itu mengunyah habis kue Pai nya lalu memandang Maureen.
'' kau bekerja untuk keluarga mu'' pertanyaan itu keluar dengan lancar, dan dengan sedikit senyum ramah laki-laki itu menambah kan ''oh.. maaf, aku Krisna mungkin menurut mu aku sedikit lancang''
'' tidak '' Maureen menjawab cepat " Maureen " dengan santai menjabat tangan Krisna.
" oh... senang bertemu dengan mu, Maureen. jadi, kau punya cerita menarik"
Maureen mengedik kan bahu "tidak ada, semua nya terasa membosan kan. menurut ku"
" oh ya" dengan semakin penasan, Krisna menatap intens mata kelam Maureen "lalu kenapa kau menetap di sini kalau hanya membuang waktu "
dengan tingkat sedikit berfikir Maureen menjawab " tidak ada pilihan lain"
Krisna tersenyum simpul mendengar ucapan Maureen " apa ini yang kau ingin kan "
__ADS_1
"entahlah aku juga tidak berfikir begitu. maksud ku, keinginan ku atau bukan semua terasa sama" Maureen menghela nafas.
" aku tetap harus bekerja untuk hidup"
Krisna menjentikkan jari tangan nya, dan Maureen semakin tertarik untuk lanjut berbicara.
"itu masalah mu, kau masih tidak menyadari tentang diri mu sendiri "
Maureen menelan ludah, apa yang Krisna bicara kan? bagaimana mungkin aku tidak mengenali diri ku sendiri!
'' aku tidak mengerti? "
Krisna bangkit tanpa peduli dengan Maureen yang menuntut jawaban.
" Krisna.. " Maureen ikut berdiri, perkataan nya terhenti saat lensa cerah Krisna menatap nya, menusuk ke dalam.
" hidup mu genggaman mu, kau punya aturan mu sendiri. itu pengertian nya, aku tidak bisa lagi membantu lebih jauh"
Krisna melangkah maju lebih dekat, sangat dekat sampai sedikit saja Maureen bergerak tubuh nya akan menempel pada Krisna.
" kau harus mencari sendiri. dan aku siap menunggu sampai Maureen yang sesungguhnya keluar, bukan diri mu yang terkurung seperti ini "
jantung Maureen ber pacu dua kali lebih cepat, suara Krisna hampir seperti bisikan yang menggetarkan seluruh tubuh Maureen.
ada kengerian yang mendalam dan ada rasa penasaran yang juga cukup besar, Maureen terus menatap ke depan sampai Krista benar-benar menghilang.
siapa aku sebenarnya? dan apa yang dia maksud? aku tak mengerti, tapi entah mengapa aku merasa tertarik dengan perkataan nya !
Nexs
MOhon dukungan nya dengan like, komen,vote dan bintang buat yang ikhlas aja, ngak maksa. saling membantu ya kakak.
jangan lupa follow tiktok : @shopaychill
Ig : yarasary_
terima kasih.
__ADS_1